Indonesia Emas Berkelanjutan 2045: Kumpulan Pemikiran Pelajar Indonesia Sedunia Seri 10 Pangan

Authors

Hilmy Prilliadi (ed)
Atatürk Üniversitesi
https://orcid.org/0000-0001-5974-4352
Siti Mustaqimatud Diyanah (ed)
Selcuk University

Keywords:

Indonesia, Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, Pangan

Synopsis

LIPI Press berkolaborasi dengan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia menerbitkan rangkaian buku seri Indonesia Emas Berkelanjutan 2045: Kumpulan Pemikiran Pelajar Indonesia Sedunia. Rangkaian bunga rampai ini terdiri dari 12 buku dengan sejumlah topik yang mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) untuk mencapai tujuan Indonesia Emas 2045. Buku ini merupakan seri kesepuluh dari rangkaian tersebut.

Seri Pangan mendukung poin ke-2 SDGs, yakni “Tanpa Kelaparan” (zero hunger). Bunga rampai ini terbagi menjadi lima tema besar, yaitu ekonomi pertanian, ketahanan pangan, diversifikasi pangan lokal, optimalisasi produksi pangan, dan penanganan malnutrisi. Perjalanan Indonesia masihlah sangat panjang untuk mewujudkan tujuan tanpa kelaparan. Untuk itu, sebuah negara haruslah mencapai ketahanan pangan, perbaikan nutrisi, dan menggalakkan pertanian yang berkelanjutan.

Dengan terbitnya seri bunga rampai ini, diharapkan dapat mewujudkan pembangunan Indonesia yang berkelanjutan, terutama di sektor pangan. Selain itu, buku ini juga dapat dijadikan acuan untuk para pemangku kepentingan di bidang pertanian, teknologi pangan, ahli gizi, dan para akademisi terkait. Temukan beragam sudut pandang baru terkait pengelolaan di sektor pangan dalam buku ini. Selamat membaca!

Chapters

  • Jalan Panjang menuju Indonesia tanpa Kelaparan
    Hilmy Prilliadi, Siti Mustaqimatud Diyanah
  • Optimalisasi Rantai Pasok Pangan Lokal
    Hilmy Prilliadi
  • Meningkatkan Investasi di Sektor Pertanian dalam Rangka Peningkatan Produksi dan Produktivitas Pertanian
    Zahraturrahmi
  • Manajemen Risiko yang Tepat dan Skema Asuransi Pertanian untuk Penguatan Ekonomi Petani
    Siti Mustaqimatud Diyanah
  • Pengembangan Inovasi Teknologi untuk Ketahanan Pangan Nasional dan Pemberdayaan Petani sebagai Ujung Tombak Penyedia Pangan
    Khadijah Febriana Rukhmanti Udhayana Hr
  • Penerapan Reforma Agraria untuk Mewujudkan Ketahanan Pangan dan Peningkatan Kesejahteraan Petani
    Surya Bagus Mahardika
  • Pelestarian Keragaman Sumber Genetika Tumbuhan untuk Kebutuhan Pangan dan Pertanian di Indonesia
    Mushthafainal Akhyar Ramadhan
  • Pemanfaatan Sumber Daya Genetik Lokal dan Pengembangan Varietas Lokal sebagai Upaya Mendukung Peningkatan Kualitas Pangan
    Zulfa Az Zahroh
  • Pandemi COVID-19: Kembalikan Sistem Pangan Lokal Berbasis Sosial-Ekologi Menuju Ketahanan Pangan Bangsa
    Bhaskara Anggarda Gathot Subrata
  • Pemanfaatan Pertanian 4.0 untuk Keberlanjutan Sosial, Produksi Pangan, dan Lingkungan
    Anthonius Ketaren
  • Strategi Peningkatan Produktivitas Pertanian melalui Optimalisasi Fungsi Penyuluhan dalam Diseminasi Inovasi Pertanian
    Muh. Syukron
  • Penerapan Sistem Agroforestri sebagai Upaya Peningkatan Produktivitas Pertanian Nasional
    Rendy Anggriawan
  • Potensi Pengembangan Sektor Pangan sebagai Upaya Kebijakan Penanganan Malnutrisi Balita untuk Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan (SDGS)
    Yudi Gebri Foenna
  • Kebun Gizi Keluarga untuk Penanganan Ketahanan Pangan Keluarga yang Stabil, Terjangkau, dan Berkelanjutan
    Hotma Uli Octavia Tampubolon
  • Kolaborasi: Kunci Utama untuk Indonesia tanpa Kelaparan
    Hilmy Prilliadi, Siti Mustaqimatud Diyanah

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bappenas. (2019). Voluntary national reviews database. Dalam Sustainable development knowledge platform. https://sustainabledevelopment. un.org/vnrs/.

FAO. (2017). The future of food and agriculture: Trends and challenges. Dalam The future of food and agriculture: trends and challenges (Vol. 4, Issue 4). https://bit.ly/3tR2tju.

United Nations. (2020). Global indicator framework for the sustainable development goals and targets of the 2030 agenda for sustainable development. Dalam Work of the statistical commission pertaining to the 2030 Agenda for Sustainable Development. https://bit.ly/3jG7y9H.

Bask, A., & Rajahonka, M. (2017). The role of environmental sustainability in the freight transport mode choice. International Journal of Physical Distribution & Logistics Management, 47(7), 560–602. https://doi. org/10.1108/ijpdlm-03-2017-0127

Blanquart, C., Gonçalves, A., Kebir, L., Petit, C., Traversac, J.-B., & Lidwine, V. (2010). The Logistic leverages of short food supply chains performance in terms of sustainability. 12th World Conference for Transportation Research, 1–19.

Brekalo, L., & Albers, S. (2016). Effective logistics alliance design and management. International Journal of Physical Distribution and Logistics Management, 46(2). https://doi.org/10.1108/IJPDLM-08-2014-0201

Collison, M., Collison, T., Myroniuk, I., Boyko, N., & Pellegrini, G. (2019). Transformation trends in food logistics for short food supply chainswhat is new?. Studies in Agricultural Economics, 121(2), 102–110. https://doi.org/10.7896/j.1909

Council of Supply Chain Management Professional. (2013, Agustus). Definitions of supply chain management. Diakses Januari 2021 dari CSCMP Supply Chain Management Definitions and Glossary: https:// bit.ly/3pSmkxh

Engelseth, P., & Hogset, H. (2016). Adapting supply chain management for local foods logistics. Proceedings in Food System Dynamics, 143–160.

FAO. (2014). Developing sustainable food value chains-Guiding principles. Control, 25(9).

FAO. (2014). Sustainability Pathways: Evaluaciónes de la sostenibilidad (SAFA).

http://www.fao.org/nr/sustainability/evaluaciones-de-lasostenibilidad- safa/es/

Fredriksson, A., & Liljestrand, K. (2015). Capturing food logistics: a literature review and research agenda. International Journal of Logistics Research and Applications, 18(1), 16–34. https://doi.org/10.1080/136 75567.2014.944887

Kukovic, D., Topolsek, D., Rosi, B., & Jereb, B. (2014). A comparative literature analysis of definitions for logistics: between general definition and definitions of subcategories. Business Logistics in Modern Management, 111–122.

Lucena, P., Binotto, A. P. D., Momo, F. D. S., & Kim, H. (2018). A case study for grain quality assurance tracking based on a blockchain business network. http://arxiv.org/abs/180.07877

Lutz, J., Smetschka, B., & Grima, N. (2017). Farmer cooperation as a means for creating local food systems-Potentials and challenges. Sustainability (Switzerland), 9(6). https://doi.org/10.3390/su9060925

Martikainen, A., Niemi, P., & Pekkanen, P. (2014). Developing a service offering for a logistical service provider-Case of local food supply chain. International Journal of Production Economics, 157(1), 318–326. https://doi.org/10.1016/j.ijpe.2013.05.026

Mastronardi, L., Marino, D., Cavallo, A., & Giannelli, A. (2015). Exploring the role of farmers in short food supply chains: The case of Italy. International Food and Agribusiness Management Review, 18(2), 109– 130.

Matson, J., & Thayer, J. (2013). The role of food hubs in food supply chains. Journal of Agriculture, Food Systems, and Community Development, 3(4), 1–5. https://doi.org/10.5304/jafscd.2013.034.004

Oglethorpe, D., & Heron, G. (2013). Testing the theory of constraints in UK local food supply chains. International Journal of Operations and Production Management, 33(10), 1346–1367. https://doi.org/10.1108/ IJOPM-05-2011-0192

Rajesh, R. (2018). On sustainability, resilience, and the sustainable-resilient supply networks. Sustainable Production and Consumption, 15, 74–88. https://doi.org/10.1016/j.spc.2018.05.005

Renting, H., Marsden, T. K., & Banks, J. (2003). Understanding alternative food networks: Exploring the role of short food supply chains in rural development. Environment and Planning A, 35(3), 393–411. https:// doi.org/10.1068/a3510

Ringsberg, H. (2014). Perspectives on food traceability: A systematic literature review. Supply Chain Management, 19, 558–576. https:// doi.org/10.1108/SCM-01-2014-0026

Roth, A. V., Tsay, A. A., Pullman, M. E., & Gray, J. V. (2008). Unraveling the food supply chain: Strategic insights from China and the 2007 recalls. Journal of Supply Chain Management, 44(1), 22–39. https:// doi.org/10.1111/j.1745-493X.2008.00043.x

Schmitt, E., Dominique, B., & Six, J. (2018). Assessing the degree of localness of food value chains. Agroecology and Sustainable Food Systems, 42(5), 573–598. https://doi.org/10.1080/21683565.2017.1365800

Schmitt, E., Galli, F., Menozzi, D., Maye, D., Touzard, J. M., Marescotti, A., Six, J., & Brunori, G. (2017). Comparing the sustainability of local and global food products in Europe. Journal of Cleaner Production, 165, 346–359. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2017.07.039

Schwarz, J., Schuster, M., Annaert, B., Maertens, M., & Mathijs, E. (2016). Sustainability of global and local food value chains: An empirical comparison of Peruvian and Belgian asparagus. Sustainability (Switzerland), 8(4), 344. https://doi.org/10.3390/su040344

Shanahan, C., Kernan, B., Ayalew, G., McDonnell, K., Butler, F., & Ward, S. (2009). A framework for beef traceability from farm to slaughter using global standards: An Irish perspective. Computers and Electronics in Agriculture, 66(1), 62–69. https://doi.org/10.1016/j.compag.2008.12.002

Stevenson, G. W., & Pirog, R. (2013). Values-based food supply chains: Strategies for agri-food enterprises-of-the-middle. USDA, 1–9.

Wagner, B. A., & Young, J. A. (2009). Seabass and seabream farmed in the Mediterranean: Swimming against the tide of market orientation. Supply Chain Management, 14(6), 435–446. https://doi. org/10.1108/13598540910995219

Wolf, M. M., Spittler, A., & Ahern, J. (2005). A profile of farmers’ Market Consumers and the Perceived Advantages of Produce Sold at Farmers’ Markets. Journal of Food Distribution Research, 36(1), 192–201.

A’fif, M. F. (2013). Dampak investasi swasta yang tercatat di sektor pertanian terhadap perekonomian jawa tengah (analisis input-output). (Skripsi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro). https:// ejournal3. undip.ac.id/index.php/jme/article/download/ 3181/3117.

Basith, A. (2019, 11 September). BKPM sampaikan 5 keluhan investor yang hambat investasi ke Indonesia. Kontan.co.id. Diakses 20 Desember 2020 dari https://nasional.kontan.co.id/news/bkpm-sampaikan-5- keluhan-investor-yang-hambat-investasi-ke-indonesia.

Badan Pusat Statistik. (2019). Statistik Indonesia tahun 2019. Penerbit Badan Pusat Statistik.

Badan Pusat Statistik. (2020). Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Triwulan II-2020. Diakses pada 10 Januari 2021 dari https://www.bps.go.id/ pressrelease/2020/08/05/1737/-ekonomi-indonesia-triwulan-ii-2020- turun-5-32-persen.html.

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). (2019). Realisasi investasi. Diakses 10 Januari 2021 dari https://www4.bkpm.go.id/id/ statistik/investasi-langsung-luar-negeri-fdi.

CIPS Indonesia. (2020, 6 Oktober). UU cipta kerja buka peluang peningkatan investasi pertanian sekaligus ancam kelangsungan lingkungan. Diakses 08 Januari 2021 dari https://www.cips-indonesia.org/post/uu-ciptakerja- buka-peluang-peningkatan-investasi-pertanian-sekaligus-ancamkelangsungan- lingkungan.

Darsono. (2008). Peran investasi dalam kinerja pertumbuhan sektor pertanian Indonesia. Jurnal Agribisnis dan Industri Pertanian 7(3). Diakses 10 Januari 2021 dari www.perpustakaan.uns.ac.id. https://media.neliti. com/media/publications/44275-ID-potensi-dan-peningkatan-investasidi- sektor-pertanian-dalam-rangka-peningkatan-k.pdf.

Dumairy. (1996). Perekonomian Indonesia. Penerbit Erlangga.

Ekarina. (2020, 18 Oktober). UU Cipta Kerja berpeluang ubah iklim investasi Indonesia. https://katadata.co.id/ekarina/berita/5f8c41657a06b/uucipta- kerja-berpeluang-ubah-iklim-investasi-indonesia.

Hadi, U. P., Simatupang, P., Purba, H. J., Situmorang, J., Wahyudi, T. S., Wahida., & Nuryanti, S. (2010). Analisis dampak investasi terhadap kinerja sektor pertanian. Pusat Analisis Sosial Ekonomi Pertanian dan Kebijakan Kementerian Pertanian. Diakses 08 Januari 2021 dari https://pse.litbang.pertanian.go.id/ind/pdffiles/LHP_PUH_2010.pdf.

Halim, A. (2003). Analisis investasi. Penerbit Salemba Empat.

Hasan, M. (2013). Investasi pemerintah dan swasta pada sektor pertanian sebagai input dalam formulasi kebijakan publik di bidang ekonomi. Birokrasi, 1(1), 51–58. ISSN 2354–5925. http://eprints.unm.ac.id/5569/.

Jhingan, M. L. (1993). Ekonomi Pembangunan dan Perencanaan. Raja Grafindo Persada.

Khalwaty, T. (2000). Inflasi dan solusinya. Penerbit PT Gramedia Pustaka utama.

Komite Pemantauan Pelaksana Otonomi Daerah (KPPOD). (2003) Daya Tarik Investasi Kabupaten/Kota di Indonesia: Persepsi Dunia Usaha. Diakses pada 10 Januari 2021 dari https://onesearch.id/Record/IOS1. INLISM00000000004257

Kuncoro, Mudrajad. (1997). Ekonomi pembangunan: Teori, masalah dan kebijakan. Unit penerbitan dan percetakan akademi manajemen perusahaan YKPN.

OECD. (2020). OECD Investment Policy Reviews: Indonesia 2020. Diakses pada 10 Januari 2021 dari https://www.oecd.org/ or https://www. oecd.org/investment/oecd-investment-policy-reviews-indonesia-2020- b56512da-en.htm.

Priyarsono, D. S., A. Daryanto, & L. S. Kalangi. (2005).Peranan investasi di sektor pertanian dan agroindustri dalam penyerapan tenaga kerja dan distribusi pendapatan: pendekatan sistem neraca sosial ekonomi. Penelitian Terapan Fakultas Ekonomi dan Manajemen Institut Pertanian Bogor.

Rusmana, A. (2018). Pengaruh investasi sektor pertanian dan investasi sektor industri serta investasi sektor jasa terhadap pertumbuhan ekonomi dan tingkat pengangguran di Indonesia. Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman, 3(4). http://journal.feb.unmul.ac.id/index.php/JIEM/ article/view/4087.

Todaro, Michael P. dan Stephen C. Smith. (2006). Pembangunan ekonomi (edisi kesembilan, jilid I). Erlangga.

Setyaningrum, M. P. (2020, 25 Agustus). Investasi di sektor pertanian masih perlu ditingkatkan. Warta Ekonomi. Diakses 10 Januari 2021 dari https://www.wartaekonomi.co.id/read300975/investasi-di-sektorpertanian- masih-perlu-ditingkatkan.

Soepono, P. (1999). Teori lokasi: representasi landasan mikro bagi teori pembangunan daerah. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 14(4), 4–44.

Sukirno. (2001). Pengantar makroekonomi. PT Raja Grafindo Persada.

Tambunan, T. (2006). Iklim investasi di Indonesia: masalah, tantangan dan potensi. www.kadin-indonesia.or.id.

Timorria, I. F. (2020, 5 Agustus). Kuartal II/2020, BPS: Kontribusi pertanian terhadap PDB justru naik. Bisnis.com. https://ekonomi.bisnis.com/ read/20200805/9/1275293/kuartal-ii2020-bps-kontribusi-pertanianterhadap- pdb-justru-naik.

Utama, M. S. (2013). Potensi dan peningkatan investasi di sektor pertanian dalam rangka peningkatan kontribusi terhadap perekonomian di Provinsi Bali. ISSN 1410-4628. Diakses pada 10 Januari 2021 dari https://media. neliti.com/media/publications/44275-ID-potensi-dan-peningkataninvestasi- di-sektor-pertanian-dalam-rangka-peningkatan-k.pdf.

Van der Eng. P. (2008). Capital formation and capital stock in Indonesia, 1950–2007. Working Paper, 24. The Ardnt-Corden Division of Economics, Research School of Pacific and Asian Studies, ANU colloge of Asia and Pacific. The Australia National University, Canberra, Australia.

World Bank. (2005). Iklim investasi yang lebih baik bagi setiap orang. Laporan Pembangunan Dunia 2005. The World Bank. Penerbit Salemba Empat.

WEF. (2005). The global competitiveness report 2005–2006. World Economic Forum. Geneva. Diakses pada 10 Januari 2021 dari http:// www3.weforum.org.

Zaenuddin, M. (2009). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi investasi PMA di Batam. Jejak, 2(2). Diakses 08 Januari 2021 dari https:// journal.unnes.ac.id/nju/index.php/jejak/article/view/1468.

Amir, H. (2014). Sektor pertanian: Perlu upaya akselerasi pertumbuhan. Pusat Pengelolaan Risiko Fiskal Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan. Jakarta.

Anupriya. (2014). The rich biodiversity in Indonesia. Biodiversity Conservation in Indonesia. Diakses 20 Januari 2021 dari https://blogs.ntu.edu.sg/ hp331-2014-03/?page_id=27

Badan Pusat Statistik. (2019). Produk domestik bruto indonesia triwulanan 2015–2019. Jakarta.

Badan Pusat Statistik. (2020). Luas panen dan produksi padi di Indonesia 2019. Jakarta.

Badan Pusat Statistik. (2021a). Nilai tukar petani. Badan Pusat Statistik. Diakses 19 Januari 2021 dari https://www.bps.go.id/subject/22/nilaitukar- petani.html.

Badan Pusat Statistik. (2021b). Penduduk 15 tahun ke atas yang bekerja menurut lapangan pekerjaan utama 1986–2020. Diakses 21 Januari 2021 dari https://www.bps.go.id/statictable/2009/04/16/970/penduduk- 15-tahun-ke-atas-yang-bekerja-menurut-lapangan-pekerjaanutama- 1986---2020.html.

Cetin, B., & Turhan, S. (2013). Tarim sigortalari. Gelistirilmis (2nd ed.). Nobel Akademik Yayincilik Egitim Danismanlik TIC. LTD. STI.

Direktorat Perlindungan Tanaman Pangan. (2019). Laporan kinerja Direktorat Perlindungan Tanaman Pangan tahun 2018. Jakarta.

Direktorat Perlindungan Tanaman Pangan. (2020). Laporan kinerja 2019. Jakarta.

Elizabeth, R. (2007). Pemberdayaan wanita mendukung strategi gender mainstreaming dalam kebijakan pembangunan pertanian di perdesaan. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 25(2), 126–135.

Iturrioz, R. (2009). Agricultural insurance. Primer series on insurance issue 12. The International Bank for Reconstruction and Development/The World Bank. https://doi.org/10.1002/9781119345664.ch5

Kahan, D. (2013). Farm management extension guide managing risks in farming: Farm management extension guide. FAO. Diakses 19 Januari 2021 dari http://www.fao.org/uploads/media/3- ManagingRiskInternLores.pdf.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. (2018). Profil perempuan Indonesia 2018. Jakarta. Diakses 21 Januari 2021 dari https://www.kemenpppa.go.id/lib/uploads/list/d9495-bukuppi- 2018.pdf.

Mahul, O., & Stutley, C. J. (2010). Government support to agricultural insurance: challenges and options for developing countries. The World Bank Publications.

Negash, F. (2020). The role of rural women in agricultural development. A Review Paper presented on the 1st Annual Research Symposium of Public Service College of Oromia (PSCO) Fikrineh Negash. June 2012.

Mufidah, N., & Prabawati, I. (2018). Implementasi program penyaluran pupuk bersubsidi melalui kartu tani di Desa Durung Bedug Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo. Publika, 6(9).

Patil, B., & Babus, V. S. (2018). Role of women in agriculture. International Journal of Applied Research, 4(12), 109–114.

Oguz, C., & Bayramoglu, Z. (2018). Tarim ekonomisi (3rd ed.). Atlas Akademi.

Patil, B., & Babus, V. S. (2018). Role of women in agriculture. International Journal of Applied Research, 4(12), 109–114.

Putri, M. R. (2019, 11 Februari). Indonesia kekurangan 40 ribu penyuluh pertanian. Republika.co.id. Diakses 20 Januari 2021 dari https:// republika.co.id/berita/ekonomi/pertanian/19/02/11/pmrk9g423- indonesia-kekurangan-40-ribu-penyuluh-pertanian.

Schneider, L. (2010). Risk and risk transfer in agriculture: facilitating food security and poor farmer participation. Oxfam Amérique.

Selvarasu. (2014). The rich biodiversity in Indonesia. Biodiversity Conservation in Indonesia. Diakses 20 Januari 2021 dari https://blogs.ntu.edu.sg/ hp331-2014-03/?page_id=27

Septian, D., & Anugrah, G. C. (2014). Perlindungan petani melalui konsep asuransi pada gabungan kelompok tani Desa Argorejo, Kabupaten Bantul. Jurnal Penelitian Hukum-Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, 1(2), 92–108.

Shields, D. A. (2015). Federal crop insurance: Background. Congressional Research Service 7-5700, 23(1). https://doi.org/10.2307/249893

Sitaresmi, T., Wening, R. H., Rakhmi, A. T., Yunani, N., & Susanto, U. (2015). Pemanfaatan plasma nutfah padi varietas lokal dalam perakitan varietas unggul. Iptek Tanaman Pangan, 8(1), 22–30.

Supriyati, S. (2016). Dinamika ekonomi ketenagakerjaan pertanian: Permasalahan dan kebijakan strategis pengembangan. Diakses 23 Januari 2021 pada http://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/4442

Tangermann, S. (2011). Risk management in agriculture and the future of the EU’s common agricultural policy. ICTSD Programme on Agricultural Trade and Sustainable Development Risk, 34, 50.

Weiss, J. (2009). The economics of climate change in southeast Asia: A regional review. Asian Development Bank.

Whelan, B., & Taylor, J. (2013). Precision agriculture for grain production systems. Australia: CSIRO Publishing.

Wulandari, S., & Wahyudi, A. (2014). Manajemen resiko dalam pengembangan pertanian organik di Indonesia. Prosiding Seminar Nasional Pertanian Organik, 51–60.

Yonekura, H. (2019). Implication of the agricultural mutual relief insurance scheme in Japan as for the development of agricultural insurance in monsoon Asian countries. Journal of Farm Management Economics, 50, 1–21.

Azahari, D.H. (2008). Membangun kemandirian pangan dalam rangka meningkatkan ketahanan nasional. Analisis kebijakan pertanian, 6(2), 174–195.

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. (2012). Inovasi teknologi membangun ketahanan pangan dan kesejahteraan petani. Jakarta.

Badan Pusat Statistik. (2020). Penduduk Indonesia yang bekerja pada sektor pertanian. Jakarta.

Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura. (2020). Petani Lampung percepatan tanam saat pandemi Corona. Jakarta. Diakses pada 5 Februari 2021 dari https://dinastph.lampungprov.go.id/ detail-post/petani-lampung-percepatan-tanam-saat-pandemi-corona.

Fatchiya, A., & Amanah, S. (2016). Penerapan inovasi teknologi pertanian dan hubungannya dengan ketahanan pangan rumah tangga petani. Jurnal Penyuluhan, 12(2), 190–197.

Karmila. (2018). Upaya-upaya dalam meningkatkan ketahanan pangan (beras) di Indonesia. (Skripsi Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta).

Khudori. (2008). Impor pangan dan hak hidup petani. Jurnal Nasional, 1 Februari 2008.

Kumparan. (2019, Maret 17). 5 Teknologi Pertanian yang Diterapkan di Indonesia. Kumparan. Diakses dari https://bit.ly/3zdKUvW

Laily, S., Ribawanto, H., & Nurani, F. (2014). Pemberdayaan petani dalam meningkatkan ketahanan pangan (Studi di Desa Betet Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk). Jurnal Administrasi Publik (JAP), 2(1), 147–153.

Lemlit UGM. 2009. Ketahanan Pangan. Sumber: lemlit.ugm.ac.id/Agro/ download/white_paper.doc

Pemerintah Kabupaten Sinjai. (2019, Desember 16). Program Kostra Tani, BPP Kecamatan Akan Jadi Pusat Data Pertanian. Sinjaikab.go.id. Diakses dari https://bit.ly/3Bgmu6I

Pranadji, T. (2016). Kerangka kebijakan sosio-budaya menuju pertanian 2025 ke arah pertanian pedesaan berdaya saing tinggi, berkeadilan, dan berkelanjutan. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 22(1), 1–21.

Purwaningsih, Yunastiti. (2008). Ketahanan pangan: Situasi, permasalahan, kebijakan, dan pemberdayaan masyarakat. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 9(1), 1–27.

Rachman, H. P. S & Mewa, A. (2002). Ketahanan pangan: Konsep, pengukuran, dan strategi. FAE, 20(1), 12–24.

Sinaga, Lidya Christin. (2010). Mempertanyakan kembali ketahanan pangan Indonesia. Politik Nasional. Diakses pada 04 April 2021 dari http://www.politik.lipi.go.id/kolom/kolom-2/politik-nasional/374- mempertanyakan-kembali-ketahanan-pangan-indonesia-1.

Suharyanto, H. (2011). Ketahanan pangan. Jurnal Sosial Humaniora, 4(2), 186–194.

Supadi. (2004). Ketahanan pangan dan impor beras berkelanjutan. Icaserd Working Paper No.45. Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial Ekonomi Pertanian. Diakses pada 5 Februari 2021 dari https://pse. litbang.pertanian.go.id/ind/pdffiles/WP_45_2004.pdf

Usman, S. 2004. Politik Pangan. Cired.

Warta Ekonomi. (2020, Juli 26). Jadi Ujung Tombak Pertanian, Milenial Perlu Terjun Langsung! Warta Ekonomi. Diakses dari https://bit. ly/3xSV3O8

Welirang, F. (2007). Direktur PT Indofood Sukses Makmur Bogasari Flour Mills. Jalan Tengah Sempurna Ketahanan Pangan Indonesia.

Wijayaka, B. (2020, 22 April). Kostra tani sebagai ujung tombak ketahanan pangan. BeritaSatu.com. Diakses pada 5 Februari 2021 dari https:// www.beritasatu.com/bernadus-wijayaka/nasional/623877/kostra-tanisebagai- ujung-tombak-ketahanan-pangan.

Hank, I. I., & Priyanto, S. H. (2018). Eksplorasi contract farming dalam mewujudkan kesejahteraan petani. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 14(3), 275. https://doi.org/10.20956/jsep.v14i3.5535

Kharisma, B. U., Sularso, P., Priambada, B. S., Agustiwi, A., & Wulandari, S. (2020). Agrarian land policy on land in Indonesia post regional autonomy. Media Keadilan: Jurnal Ilmu Hukum, 11(2), 129. https:// doi.org/10.31764/jmk.v11i2.3258

Mungkasa, O. (2014). Reforma agraria sejarah, konsep, dan implementasinya. Buletin Agraria Indonesia, 1, 1–16.

Panayotou, T. (1993) Empirical test and policy analysis of environmental degradation at different stages of economic development. [Working Paper, World Employment Research Programme]. International Labour Office, Geneva.

Paranata, A., Daeng, A., & Wijimulawiani, B. S. (2012). Mengurai model kesejahteraan petani. JEJAK: Jurnal Ekonomi dan Kebijakan, 5(1), 90–102. https://doi.org/10.15294/jejak.v5i1.4633

Salim, M. N., & Utami, W. (2019). Reforma agraria menyelesaikan mandat konstitusi: Kebijakan reforma agraria dan perdebatan tanah obyek reforma agraria. STPN Press.

Susan, N. (2013). Scenario building on law no. 7 of 2012 about social conflict intervention: The possible future of land conflict management in Indonesia. Procedia Environmental Sciences, 17(7), 870–879. https:// doi.org/10.1016/j.proenv.2013.02.105

Vidyaratne, H. (2015). Balancing economic growth and ecological sustainability in Sri Lanka. South Asia Research, 35(1), 119–133. https://doi.org/10.1177/0262728014561362

Wanderi, W., Qurniati, R., & Kaskoyo, H. (2019). Kontribusi tanaman agroforestri terhadap pendapatan dan kesejahteraan petani. Jurnal Sylva Lestari, 7(1), 118–127.

Xu, S. W., Li, G. Q., & Li, Z. M. (2015). China agricultural outlook for 2015–2024 based on China Agricultural Monitoring and Earlywarning System (CAMES). Journal of Integrative Agriculture, 14(9), 1889–1902. https://doi.org/10.1016/S2095-3119(15)61149-2

Ana, da S. L., Camila, S. A., Ana, V. C. da S., Josue, F. da S. J., & Aparecida, G. de A. (2015). Medium-term conservation and regrowth of the tropical multipurpose species Genipa americana. African Journal of Agricultural Research, 10(41), 3885–3892. https://doi.org/10.5897/ AJAR2014.8996.

Bakti, A. (2019). Miliki standard internasional, Bank Gen Balitbangtan harus berkembang. Diakses pada 25 Januari 2021, dari http://biogen. litbang.pertanian.go.id/?p=63411.

Bank Gen Pertanian. (2020). Balai besar penelitian dan pengembangan bioteknologi dan sumber daya genetik pertanian. Diakses pada 25 Januari 2021, dari http://biogen.litbang.pertanian.go.id/?page_ id=52793.

Bardono, S. (2018). Pentingnya bank gen untuk konservasi dan pemanfaatan SDG. Technology-Indonesia.Com. http://technology-indonesia. com/pertanian-dan-pangan/inovasi-pertanian/pentingnya-bank-genuntuk- konservasi-dan-pemanfaatan-sdg/

Bempah, R. T. (2016, 29 Agustus). Dicari, 10.000 pemulia tanaman untuk Indonesia. Kompas. Diakses pada 26 Januari 2021, dari https://regional. kompas.com/read/2016/08/29/12340461/dicari.10.000.pemulia. tanaman.untuk.indonesia.

Budiarto, K., & Marwoto, B. (2012). Medium term conservation of several carnation accessions via in vitro culture. Jurnal Natur Indonesia, 13(2), 174. https://doi.org/10.31258/jnat.13.2.174-177

Carmichael, C., Westerfield, M., & Varga, Z. M. (2009). Cryopreservation and in vitro fertilization at the Zebrafish International Resource Center. Dalam G. J. Lieschke, A. C. Oates, & K. Kawakami (Eds.), Zebrafish, 546, 45–65. Humana Press. https://doi.org/10.1007/978-1- 60327-977-2_4

Cruz-Cruz, C., González-Arnao, M., & Engelmann, F. (2013). Biotechnology and conservation of plant biodiversity. Resources, 2(2), 73–95. https:// doi.org/10.3390/resources2020073

Fakhrozi, I., Hikmat, A., & Widyatmoko, D. (2013). Konservasi ex situ Mangifera casturi kosterm. Berbasis Masyarakat: Studi Kasus di Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau. Jurnal Biologi Indonesia 9(1), 141–151.

Genebank ICAR-NBPGR. (n.d.). Genebank.Nbpgr.Ernet.In. Diakses pada 25 Januari 2021 dari http://www.nbpgr.ernet.in.

Hasanah, L., Gultom, R., Supriyatna, M. A., Subehi, M., Widyawati, Arief, M., Sulistiyowati, H., Uliyah, Heruwaty, & Indah, K. (2017). Statistik ketenagakerjaan sektor pertanian tahun 2016–2017 (Agustus). Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian Sekretariat Jenderal- Kementerian Pertanian 2017. http://epublikasi.setjen.pertanian.go.id/ arsip-perstatistikan/164-statistik/statistik-tenaga-kerja-pertanian/506- statistik-tenaga-kerja-pertanian-bulan-agustus

International Plant Genetic Resources Institute, Rome, & Pence, V. C. (Eds.). (2002). In vitro collecting techniques for germplasm conservation. IPGRI.

Joshi, B. (2016). Field genebank: Concept, establishment and management. https://www.researchgate.net/publication/321300564_Field_Genebank_ Concept_Establishment_and_Management

Lédo, Ana & Almeida, Camila & Silva, Ana Veruska & Júnior, Josué & Araújo, Aparecida. (2015). Medium-term conservation and regrowth of the tropical multipurpose species Genipa americana. African journal of agricultural research. 10. 3885-3892. 10.5897/AJAR2014.8996.

Leunufna, S. (2016). Kriopreservasi untuk konservasi plasma nutfah tanaman: Peluang pemanfaatannya di Indonesia. Jurnal AgroBiogen, 3(2), 80. https://doi.org/10.21082/jbio.v3n2.2007.p80-88

Linington, S. H., & Pritchard, H. W. (2001). Gene Banks. Encyclopedia of Biodiversity (pp. 641–653). Elsevier. https://doi.org/10.1016/B978-0- 12-384719-5.00064-2.

Marin, M. L., & Duran-Vila, N. (1991). Conservation of citrus germplasm in vitro. Journal of the American Society for Horticultural Science, 116(4), 740–746. https://doi.org/10.21273/JASHS.116.4.7

Marwati. (n.d.). Indonesia loses 75% of agricultural genetic resources diversity. Diakses pada 26 Januari 2021 dari https://www.ugm.ac.id/ en/news/16891-indonesia-loses-75-of-agricultural-genetic-resourcesdiversity

Masrur, Devica Rully. (2019). Upaya perlindungan sumber daya genetik berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2016 tentang Paten. https://doi.org/10.13140/RG.2.2.13955.35366

Migdadi, H., Fayad, M., Ajloni, M., Syouf, M., Brake, M., Abulila, K., & Tahebsum, T. (2007). The second report on the state of the world’s plant genetic resources for food and agriculture. Food and Agriculture Organization. https://www.researchgate.net/publication/259973338_ The_Second_Report_on_the_State_of_the_World’s_Plant_Genetic_ Resources_for_Food_and_Agriculture/citations

Pence C, Sandoval JA, Villalobos VM, Engelmann F. editors. 2002. In vitro collecting techniques for germplasm conservation. Technical bulletin No. 7. IPGRI, Rome, IT. https://cgspace.cgiar.org/bitstream/ handle/10568/105236/In_vitro_collecting_techniques_for_germplasm_ conservation_866.pdf?sequence=3

Rahayu, E. S. (2014). Konservasi plasma nutfah tumbuhan secara in vitro: Potensi dan kontribusinya dalam mewujudkan Unnes sebagai universitas konservasi. Proceeding Seminar Nasional Konservasi dan Kualitas Pendidikan 2014 (113–122).

Redi, A. (2015). Analisis dan evaluasi hukum tentang pemanfaatan sumber daya genetik. Pusat Penelitian dan Pengembangan Sistem Hukum Nasional Badan Pembinaan Hukum Nasional Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Jakarta. https://www. bphn.go.id/data/documents/ae_pemanfaatan_sd_genetik.pdf

Setiyo, B. (2019, April 17). Bank Gen Miliki Fasilitas Penyimpanan Berstandar Internasional. Technology-Indonesia.Com. http://technologyindonesia. com/pertanian-dan-pangan/inovasi-pertanian/bank-genbalitbangtan- miliki-fasilitas-penyimpanan-berstandar-internasional/

Tambunan, I., & Mariska, I. (2017). Pemanfaatan teknik kriopreservasi dalam penyimpanan plasma nutfah Tanaman. Buletin Plasma Nutfah, 9(2), 10–18. doi:http://dx.doi.org/10.21082/blpn.v9n2.2003.p10-18

Kementerian Pertanian Badan Litbang Pertanian. (2006). UU 4/2006, bukti Indonesia meratifikasi perjanjian SDGTPP. Kementerian Pertanian Badan Litbang Pertanian. http://www.litbang.pertanian.go.id/infoaktual/ 349/

Warseno, T. (2015). Konservasi ex situ secara in vitro jenis-jenis tumbuhan langka dan kritis di Kebun Raya “Eka Karya” Bali. Prosiding Seminar Nasional Masyarakat Biodiversitas Indonesia, 1(5), 1075–1082.

Zuraida, N., & Sumarno. (2007). Pengelolaan plasma nutfah secara terpadu menyertakan industri perbenihan. Iptek Tanaman Pangan, 2(2), 242– 252.

Adlhiyati, Z. (2009). Produk rekayasa genetika (GMO/genetically modified organism) sebagai subjek perlindungan paten dan perlindungan varietas tanaman. [Disertasi doktoral] Universitas Diponegoro.

Batubara, I., & Prastya, M. E. (2020). Potensi tanaman rempah dan obat tradisional Indonesia sebagai sumber bahan pangan fungsional. Seminar Nasional Lahan Suboptimal, 1.

Carsono, N. (2008). Peran pemuliaan tanaman dalam meningkatkan produksi pertanian di Indonesia. Makalah dalam Seminar on Agricultural Sciences: “Mencermati Perjalanan Revitalisasi Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan dalam Kajian Terbatas Bidang Produksi Tanaman Pangan, 8.

Convention on Biological Diversity. (2021). Biodiversity facts: Status and trends of biodiversity including benefits from biodiverisity and ecosystem services. Diakses pada 11 Januari 2021 dari https://www. cbd.int/countries/profile/?country=id.

Direktorat Publikasi Ilmiah dan Informasi Strategis IPB University. (2019). The 5th strategic talk: Strategi diversifikasi, mutu dan keamanan pangan dalam upaya pemenuhan gizi seimbang. Diakses pada 12 Januari 2021 dari https://dpis.ipb.ac.id/the-5th-strategic-talk-strategidiversifikasi- mutu-dan-keamanan-pangan-dalam-upaya-pemenuhangizi- seimbang/.

Handayani, T. (2018). Inovasi teknologi mendukung lumbung pangan dunia 2045. Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian UNS, 2(1).

Hassan, Z. H. (2014). Aneka tepung berbasis bahan baku lokal sebagai sumber pangan fungsional dalam upaya meningkatkan nilai tambah produk pangan lokal. Jurnal Pangan, 23(1), 93–107.

Herodian, S. (2008). Pengembangan buru hotong (Setaria Italica (L) Beauv) sebagai sumber pangan pokok alterna. Jurnal Pangan, 17(3), 26–37.

Hindarwati, Y., Susila, A., & Bety, Y. A. (2020). Karakterisasi sumberdaya genetik ubikayu lokal prethel Kabupaten Pati. Prosiding Seminar Nasional Kesiapan Sumber Daya Pertanian dan Inovasi Spesifik Lokasi Memasuki Era Industri 4.0. Jawa Tengah.

Indraningsih, K. S. (2018). Strategi diseminasi inovasi pertanian dalam mendukung pembangunan pertanian. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 35(2), 107–123.

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. (2014). Kekinian keanekaragaman hayati Indonesia 2014. Pusat Penelitian Biologi LIPI, Jakarta.

Mado, J. E., Rawung, D., & Taroreh, M. (2020). Pengembangan pangan fungsional bubur instan rendah indeks glikemik berbasis pangan lokal. Jurnal Teknologi Pertanian (Agricultural Technology Journal), 11(2), 90–100.

Martianto, D., Briawan, D., Ariani, M., & Yulianis, N. (2009). Percepatan diversifikasi konsumsi pangan berbasis pangan lokal: Perspektif pejabat daerah dan strategi pencapaiannya. Jurnal Gizi dan Pangan, 4(3), 123–131.

Nafi’ah, S. (2020). Kegunaan daun sirsak (Annona muricata L) untuk membunuh sel kanker dan pengganti kemoterapi. Jurnal Ilmiah Keperawatan dan Kesehatan Alkautsar (JIKKA), 1(1).

Noverian, W., Suwardi, A. B., & Mubarak, A. (2020). Inventarisasi jenis buah-buahan lokal sebagai sumber pangan bagi masyarakat lokop Aceh Timur. Jurnal Jeumpa, 7(1), 319–327.

Panca, J. S., Affandi, A., Sri, Y., & Ellina, M. (2020). Peluang dan tantangan penerapan teknologi pada sistem pertanian berkelanjutan: Studi kasus pada pengembangan buah tropis Indonesia. Prosiding Semnas Pertanian 2020.

Prianto, Y., & Yudhasasmita, S. (2017). Tanaman genetically modified organism (GMO) dan perspektif hukumnya di Indonesia. Al-Kauniyah, 10(2), 133–142.

Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian. (2017). Pengantar Kepala Pusat. Diakses pada 3 Februari 2021 dari http:// pvtpp.setjen.pertanian.go.id/cms2017/tentang-ppvtpp/pengantarkepala- pusat/.

Putri, I. P. (2015). Effectivity of xanthone of mangosteen (Garcinia mangostana L.) rind as anticancer. Jurnal Majority, 4(1), 33–38.

Rezky, M., & Alam, A. S. (2019). Analisis pelaksanaan program upaya khusus padi, jagung, kedelai (upsus pajale) dalam mewujudkan swasembada pangan di Kabupaten Sidenreng Rappang. Government: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 12(2), 81–87.

Santosa, D. A. (2020). Tantangan pertanian 2019–2024. Diakses pada 3 Februari 2021 dari https://www.coreindonesia.org/ view/457/ tantangan-pertanian-2019-2024.

Satyawan, D., & Santoso, T. J. (2019). Genome-edited plants and the challenges of regulating their biosafety in Indonesia. Jurnal AgroBiogen, 15(2), 93–106.

Silitonga, T. S. (2004). Pengelolaan dan pemanfaatan plasma nutfah padi di Indonesia. Buletin Plasma Nutfah, 10(2), 56–71

Sugianto, S. (2017). Kajian bioetika tanaman transgenik. Jurnal Mangifera Edu, 1(2), 25–34.

Sukarminah, E., Wulandari, E., & Lembong, E. (2020). Sosialisasi diversifikasi produk pangan fungsional berbasis sorgum di Desa Cimanggu Kecamatan Pameungpeuk Kabupaten Banjaran. Dharmakarya, 9(4), 232–234.

Susanto, U., Daradjat, A. A., & Suprihatno, B. (2003). Perkembangan pemuliaan padi sawah di Indonesia. Jurnal Litbang Pertanian, 22(3), 125–131.

Syahbuddin, H., & Runtunuwu, E. (2014). Reformasi penelitian dan pengembangan sumber daya lahan pertanian. Dalam Haryono (Ed.), Reformasi Kebijakan Menuju Transformasi Pembangunan Pertanian. Jakarta: IAARD Press.

Utari, K., Nursafitri, E., Sari, R., Winda, A. K., & Harti, A. S. (2013). Kegunaan daun sirsak (Annona muricata L) untuk membunuh sel kanker dan pengganti kemoterapi. Jurnal Kesehatan Kusuma Husada. 110–115.

Wattimena, G. A., Wiendi, N. M. A., Ansori, N., Purwito, A., Efendi, D., Purwoko, B. S., & Khumaida, N. (2011). Bioteknologi dalam pemuliaan tanaman. Bogor: IPB Press.

Yulian, H.H.C. (2006). Kajian Kualitas dan Kuantitas Konsumsi Pangan Rumah Tangga Tenaga Kerja Wanita Gudang Tembakau. [Skripsi]. Universitas Jember, Indonesia.

Zurriyati, Y. dan Dahono, (2016). Keragaman sumber daya genetik tanaman buah-buahan eksotik di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau. Bul. Plasma Nutfah, 22(1), 11–20.

Zulchi, T., Higa, A., & Puad, H. (2016). Komposisi koleksi plasma nutfah kacang tanah di Bank Gen BB Biogen. Prosiding Seminar Hasil Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (405).

Aguilera, E., Vila-Traver, J., Deemer, B. R., Infante-Amate, J., Guzmán, G. I., & González De Molina, M. (2019). Methane emissions from artificial waterbodies dominate the carbon footprint of irrigation: A study of transitions in the food-energy-water-climate nexus (Spain, 1900–2014). Environmental Science and Technology, 53(9), 5091–5101. https://doi. org/10.1021/acs.est.9b00177

Altieri, M. A., Funes-Monzote, F. R., & Petersen, P. (2012). Agroecologically efficient agricultural systems for smallholder farmers: Contributions to food sovereignty. Agronomy for Sustainable Development, 32(1), 1–13. Springer.

Aubry, C., & Kebir, L. (2013). Shortening food supply chains: A means for maintaining agriculture close to urban areas? The case of the French metropolitan area of Paris. Food Policy, 41, 85–93. https://doi. org/10.1016/j.foodpol.2013.04.006

Bhavani, R. V., & Gopinath, R. (2020). The Covid-19 pandemic crisis and the relevance of a farm-system-for-nutrition approach. Food Security, 12(4), 881–884. https://doi.org/10.1007/s12571-020-01071-6

Billen, G., Garnier, J., Thieu, V., Silvestre, M., Barles, S., & Chatzimpiros, P. (2012). Localising the nitrogen imprint of the Paris food supply: the potential of organic farming and changes in human diet. Biogeosciences, 9(1), 607–616. https://doi.org/10.5194/bg-9-607-2012

Carlson, K. M., Curran, L. M., Asner, G. P., Pittman, A. M. D., Trigg, S. N., & Marion Adeney, J. (2013). Carbon emissions from forest conversion by Kalimantan oil palm plantations. Nature Climate Change, 3(3), 283–287. https://doi.org/10.1038/nclimate1702

Haryadi. (2017). THE MAHUZEs: Manifestasi cultus cargo untuk generasi di papua. IndoProgress. Diakses pada 23 Januari 2021 dari https:// indoprogress.com/2017/02/the-mahuzes-manifestasi-cultus-cargountuk- generasi-di-papua/.

Engel-Di Mauro, S. (2014). Ecology, soils, and the left: An ecosocial approach. Amerika: Springers. https://books.google.com/books?hl=tr&lr=&id=ey GvAwAAQBAJ&oi=fnd&pg=PP1&dq=Engel-Di+Mauro,+2014&ots=- pQeqOMqEe&sig=JX3cdxBAtXhBhPPM6-7JM1THGPQ

Gómez-Baggethun, E., & Barton, D. N. (2013). Classifying and valuing ecosystem services for urban planning. Ecological Economics, 86, 235–245. https://doi.org/10.1016/j.ecolecon.2012.08.019

Gomiero, T. (2016). Soil degradation, land scarcity and food security: Reviewing a complex challenge. Sustainability, 8(3), 281. https://doi. org/10.3390/su8030281

Hermansah, T. (2019). Konflik agraria suku marind orang mahuze dan kebijakan pemerintah Indonesia: Studi film dokumenter the mahuzes karya watchdoc (Skripsi, Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullahi Jakarta). https:// repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/47019

Kneafsey, M. (2010). The region in food--important or irrelevant?. Cambridge Journal of Regions, Economy and Society, 3(2), 177–190. https://doi.org/10.1093/cjres/rsq012

Kusmana, C., & Amirudin, S. (2018). Tipologi sistem budi daya pertanian dan keberlanjutan ketersediaan pangan pada masyarakat adat Kasepuhan Ciptagelar Sukabumi. Risalah Kebijakan Pertanian dan Lingkungan, 5(1), 14–26. https://jurnal.ipb.ac.id/index.php/jkebijakan/ article/view/28756

Margono, B. A., Potapov, P. V., Turubanova, S., Stolle, F., & Hansen, M. C. (2014). Primary forest cover loss in Indonesia over 2000–2012. Nature Climate Change, 4(8), 730–735. Nature Publishing Group. https://doi. org/10.1038/nclimate2277

Marull, J., Font, C., Padró, R., Tello, E., & Panazzolo, A. (2016). Energylandscape integrated analysis: A proposal for measuring complexity in internal agroecosystem processes (Barcelona Metropolitan Region, 1860–2000). Ecological Indicators, 66, 30–46. https://doi.org/10.1016/j. ecolind.2016.01.015

Miranda-Ackerman, M. A., Azzaro-Pantel, C., & Aguilar-Lasserre, A. A. (2017). A green supply chain network design framework for the processed food industry: Application to the orange juice agrofood cluster. Computers and Industrial Engineering, 109, 369–389. https:// doi.org/10.1016/j.cie.2017.04.031

Pingali, P. L. (2012). Green revolution: Impacts, limits, and the path ahead. In Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America, 109(31), 12302–12308. National Academy of Sciences. https://doi.org/10.1073/pnas.0912953109

Saleh, S. (2018). Manajemen agrobiodiversitas untuk mendukung sistem pertanian berkelanjutan. Prosiding Semnas Biodiversity Conservation (17–23). https://fahut.untad.ac.id/wp-content/uploads/2019/04/2- Shahabuddin.pdf

Tello, E., & González de Molina, M. (2017). Methodological challenges and general criteria for assessing and designing local sustainable agrifood systems: A socio-ecological approach at landscape level (27–67). Springer, Cham. https://doi.org/10.1007/978-3-319-69236-4_2

Tscharntke, T., Clough, Y., Wanger, T. C., Jackson, L., Motzke, I., Perfecto, I., Vandermeer, J., & Whitbread, A. (2012). Global food security, biodiversity conservation and the future of agricultural intensification. Biological Conservation, 151(1), 53–59. Elsevier. https://doi. org/10.1016/j.biocon.2012.01.068

Uker, D., & Fanany, R. (2011). The traditional decision-making process of Berkaul in Tanjung Emas, West Sumatra: Its nature and significance. Sojourn: Journal of Social Issues in Southeast Asia, 26(1), 1–15. https:// www.muse.jhu.edu/article/429094

Vijay, V., Pimm, S. L., Jenkins, C. N., & Smith, S. J. (2016). The impacts of oil palm on recent deforestation and biodiversity loss. PLoS ONE, 11(7). https://doi.org/10.1371/journal.pone.0159668

World Economic Forum. (2020). The Davos Agenda. Diakses pada 23 Januari 2021 dari https://www.weforum.org/events/the-davos-agenda-2021.

World Food Programme. (2020). Risk of hunger pandemic as coronavirus set to almost double acute hunger by end of 2020. Diakses pada 23 Januari 2021 dari https://www.wfp.org/stories/risk-hunger-pandemiccoronavirus- set-almost-double-acute-hunger-end-2020.

Badan Pusat Statistik. (2014). Analisis sosial ekonomi petani di Indonesia sensus pertanian 2013. 5 Mei 2021 dari https://www.bps.go.id/publica tion/2014/12/18/66b6d38287cb0858ea1cd019/analisis-sosial-ekonomipetani- di-indonesia.html

Badan Pusat Statistik. (2019). Hasil survei pertanian antar sensus (sutas) 2018. 6 Januari 2021 dari https://www.bps.go.id/publication/2019/01/02/ c7cb1c0a1db444e2cc726708/hasil-survei-pertanian-antar-sensus-- sutas--2018.html.

Badan Pusat Statistik. (2020). Luas panen dan produksi padi di Indonesia 2020 (angka sementara). 6 Januari 2021 dari https://www.bps.go.id/ pressrelease/2020/02/04/1752/luas-panen-dan-produksi-padi-padatahun- 2019-mengalami-penurunan-dibandingkan-tahun-2018-masingmasing- sebesar-6-15-dan-7-76-persen.html

Clercq, M. D., Vats, A., & Biel, A. (2018). Agriculture 4.0: The future of farming technology. World Government Summit, in Collaboration with Olivery Wyman. https://www.oliverwyman.com/our-expertise/ insights/2018/feb/agriculture-4-0--the-future-of-farming-technology. html.

Dung, L. T., & Kim, N. T. H. (2017). The Revolution of agriculture 4.0 and sustainable agriculture development in Vietnam. Emerging issues in economics and business in the context of International integration. Ministry of Education and Training of Vietnam National Economic University. 15 Januari 2021 dari https://www.researchgate.net/ publication/319351677_The_Revolution_of_Agriculture_40_and_ Sustainable_Agriculture_Development_in_Vietnam

FAO. (2011). The state of the world’s land and water resources for food and agriculture: Managing system at risk. FAO of the United Nations.

Farida, Dasrizal, & Febriani, T. (2018). Produktivitas air dalam pengelolaan sumberdaya air pertanian di Indonesia. Jurnal Penelitian, Terapan Ilmu Geografi, dan Pendidikan Geografi, 5(3), 65–72. http://ejournal.stkippgri- sumbar.ac.id/index.php/spasial/article/view/3161

Ghosh, S., Wani, K., Sayyed, S., Mhatre, M., & Ali, H. H. (2016). Smart irrigation: A smart drip irrigation system using cloud, android, and data mining. International Conference on Advances in Electronics, Communication and Computer Technology (ICAECCT). Diakses pada 15/6/2021 dari https://www.researchgate.net/publication/317420249_ Smart_irrigation_A_smart_drip_irrigation_system_using_cloud_ android_and_data_mining

Godtland, E. M., Sadoulet, E., de Janvry, A., Murgai, R., & Ortiz, O. (2004). The impact of farmer field schools on knowledge and productivity: A study of potato farmers in Peruvian Andes. Economic Development and Cultural Changes, 53, 63–92. https://www.journals.uchicago.edu/ doi/abs/10.1086/423253

Gusnelly & Riskianingrum, D. (2018). Transformasi pengetahuan pada sektor pertanian: sebuah pengantar. Dalam Gusnelly & Devi Riskianingrum (Eds.), Belajar dari Jepang, transformasi pengetahuan alumni kenshusei pertanian Indonesia. Jakarta: LIPI Press. https://eservice. lipipress.lipi.go.id/press/catalog/book/151

Haryati, U. (2018). Konservasi tanah dan air sebagai komponen utama sistem pertanian berkelanjutan. Dalam Tahlim Sudaryanto, Ismeth Inounu, Irsal Las, Elna Karmawati, Sjamsul Bahri, Bahagiawati A Husin, & I Wayan Rusasta (Eds.), Mewujudkan pertanian berkelanjutan: Agenda inovasi dan teknologi (Edisi Pertama) (35–68). Jakarta: IAARD Press. http://www.litbang.pertanian.go.id/buku/Pertanian_ Berkelanjutan/pertanian_berkelanjutan.pdf

IPCC. (2007). Climate change 2007: Impacts, adaptation and vulnerability. Contribution of Working Group II to the Fourth Assessment Report of the Intergovernmental Panel on Climate Change. https://www.ipcc.ch/ report/ar4/wg2/

Irawan, B., & Arinigsih, E. (2015). Dinamika kebijakan dan ketersediaan lahan pertanian. Dalam Hermanto, I Wayan Rusastra, & Bambang Irawan (Eds.), Panel petani nasional: Mobilisasi sumber daya dan penguatan kelembagaan pertanian (9–24). Jakarta: IAARD Press. http://pse.litbang.pertanian.go.id/ind/index.php/publikasi/bukutematik/ 257-panel-petani-nasional-mobilisasi-sumber-daya-danpenguatan- kelembagaan-pertanian-2015

Kementerian Pertanian. (2014). Statistik lahan pertanian tahun 2009–2013. Jakarta. 7 Januari 2021 dari http://epublikasi.setjen.pertanian.go.id/ arsip-perstatistikan/167-statistik/statistik-lahan.

Kementerian Pertanian. (2018). Data lima tahun terakhir produksi, luas panen, dan produktivitas tanaman padi dan palawija. Jakarta. 30 Desember 2020 dari https://www.pertanian.go.id/ home/?show=page&act=view&id=61

Kementerian Pertanian. (2020). Statistik lahan pertanian 2015–2019. Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian. Jakarta. 7 Januari 2021 dari http://epublikasi. setjen.pertanian.go.id/arsip-perstatistikan/167-statistik/statistik-lahan.

Kittas, C., Katsoulas, N., & Bartzanas, T. (2017). Structure: Design, technology and climate change. Dalam Wilfried Baudoin, Avetik Nersisyan, Artur Shamilov, Alison Hodder, Diana Gutierrez,Stefania De Pascale, ... Josef Tany (Eds.), Good agricultural practices for greenhouse vegetable production in the south east European countriesprinciples for sustainable intensification of smallholder farm (29–51). Rome: FAO of The United Nations. http://www.fao.org/3/a-i6787e.pdf.

Kutaringingsih, A., & Marioyono, J. (2013). Dampak pelatihan pertanian terhadap kinerja usahatani kedelai di Jawa Timur. Sosiohumaniora, 15(2), 139–150. http://jurnal.unpad.ac.id/sosiohumaniora/article/ view/5739.

Moisa, S. (2013). Israel agriculture-overview of major aspect. The Israel Ministry of Agriculture & Rural Development.

Nirzalin & Maliati, N. (2017). Produktivitas pertanian dan inovasi kesejahteraan pertanian (studi kasus di Meunasah Pinto Aceh Utara. Sodality. Jurnal Sosiologi Pedesaan, 106–119.

Puspitasari, D. R. (2019). Pertanian berkelanjutan berbasis revolusi industri 4.0. Jurnal Layanan Masyarakat, 3(1), 26–28. https://e-journal.unair. ac.id/jlm/article/view/19796

Ridwan, D. (2013). Model jaringan irigasi tetes berbasis lahan lokal untuk pertanian lahan sempit. Jurnal Irigasi, 8(2), 90–98 http://jurnalirigasi_ pusair.pu.go.id/index.php/jurnal_irigasi/issue/view/18

Santoso, A. B. (2016). Pengaruh perubahan iklim terhadap produksi tanaman pangan di Provinsi Maluku. Perubahan Iklim dan Produksi Tanaman Pangan, 3(1), 29–38. http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/ index.php/jpptp/article/view/3496

Scoones, I. (2009). Livelihood perspectives and rural development. The journal of peasant studies, (3), 171-196. http://dx.doi. org/10.1080/03066150902820503

Subowo., Purwani, J., & Rochayati, S. (2013). Prospek dan tantangan pengembangan biofertilizer untuk perbaikan kesuburan tanah. Jurnal Sumberdaya Lahan, 7(1), 15–26. http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/ index.php/jsl/article/view/6422

Syahbuddin, H., Manabu, D., Yamanaka, & Runtunuwu, E. (2004). Impact of climate change to dry land water budget in Indonesia: observation during 1980–2002 and simulation for 2010–2039. Graduate School of Science and Technology. Kobe University. Publication in Process.

Sumarno. (2007). Teknologi revolusi hijau lestari untuk ketahanan pangan nasional masa depan. IPTEK Tanaman Pangan, 2(2), 131–153. http:// ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/ippan/article/view/2654

Sumarno. (2018). Pertanian berkelanjutan: persyaratan pengembangan pertanian masa depan. Mewujudkan Pertanian Berkelanjutan: Agenda Inovasi dan Teknologi, (1), 3–3. http://www.litbang.pertanian.go.id/ buku/Pertanian_Berkelanjutan/pertanian_berkelanjutan.pdf

Adriyani, F. Y. (2019). Pemanfaatan cyber extension sebagai media diseminasi novasi pertanian oleh penyuluh pertanian di Provinsi Lampung. Suluh Pembangunan: Journal of Extension and Development, 1(1), 1–7.

Agunga, R., & Putra, R. A. R. S. (2015). Training needs of Indonesian agricultural extension workers for the 21-st century: A recommendation based on a field study. Asian Journal of Agriculture and Development, 12(2), 45–57. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.22004/ag.econ.258841

Alomia-Hinojosa, V., Speelman, E. N., Thapa, A., Wei, H. E., McDonald, A. J., Tittonell, P., & Groot, J. C. J. (2018). Exploring farmer perceptions of agricultural innovations for maize-legume intensification in the midhills region of Nepal. International Journal of Agricultural Sustainability, 16(1), 74–93. https://doi.org/10.1080/14735903.2018.1423723

Astuti, U. P. (2015). Peningkatan kapasitas penyuluhan dalam percepatan penyebaran novasi pertanian di Provinsi Bengku. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Bengkulu, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Bengkulu.

Badan Pusat Statistik. (2020). Pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan II-2020. Jakarta.

Canavan, C. R., Graybill, L., Fawzi, W., & Kinabo, J. (2016). The SDGs will require integratedrgriculture, nutrition, and health at the ommunity level. Food and Nutrition Bulletin, 37(1), 112–115. https://doi. org/10.1177/0379572115626617

Helmi, Tanjung, N. S., Figna, L. N., & Silviana, V. P. (2019). Adapting in digital era of globalized agro-food system and delivery of UN SDGs 1 and 2: Agriculture extension in small-scale red onion (shallot) horticulture area in Highland Solok District, Indonesia. IPTEK Journal of Proceedings Series, 6, 73–77.

Huda, N. (2015). Open & distance learning (ODL) and agricultural extension workers’ social competence in Indonesia. Journal of Education and Learning, 9(1), 17–24.

Indraningsih, K. S. (2018). Strategi diseminasi inovasi pertanian dalam mendukung pembangunan pertanian. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 35(2), 107. https://doi.org/10.21082/fae.v35n2.2017.107–123.

Irawan, Dariah, A., & Rachman, A. (2015). Pengembangan dan diseminasi inovasi teknologi pertanian mendukung optimalisasi pengelolaan lahan ering masam. Jurnal Sumberdaya Lahan, 9(1), 37–50.

Meydora, E. Y. (2009). Proses difusi inovasi e-agribusiness: Regopantes pada end-user komoditas pertanian di Jabodetabek. Commed: Jurnal Komunikasi dan Media, 3(2), 133–149.

Mulyandari, R. S. H. (2011). Harmonisasi percepatan diseminasi inovasi pertanian spesifik lokasi. Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Pertanian, (7–20). Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Musyafak, A., & Ibrahim, T. M. (2005). Strategi percepatan adopsi dan difusi inovasi pertanian mendukung rima ani. Analisis Kebijakan Pertanian, 3(1), 20–37.

Nuryanti, S., & Swastika, D. K. S. (2011). Peran kelompok tani dalam penerapan teknologi pertanian. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 29(2), 115–128.

Purnomo, S. H., & Lee, Y. H. (2010). An assessment of readiness and barriers towards ICT programme implementation: Perceptions of agricultural extension officers in Indonesia. International Journal of Education & Development Using Information & Communication Technology, 6(3), 19–36. http://search.ebscohost.com/login.aspx?dire ct=true&db=eue&AN=55305145&site=ehost-live&scope=site

Rusliyadi, M., Bin Hj Mohd Jamil, A., Maseleno, A., & Kumalasari, R. T. (2018). Agricultural extension policy, agricultural growth and poverty reduction in Indonesia. International Journal of Engineering & Technology, 7(4), 5539–5550. https://doi.org/10.14419/ijet.v7i4.13337

Sarwani, M., Jamal, E., Subagyono, K., Sirnawati, E., & Hanifah, V. W. (2011). Assessment institute for agricultural technology (AIAT) dissemination: Innovative idea on locally specific Technology Transfer. Analisis Kebijakan Pertanian, 9(1), 73–89.

Sirnawati, E., & Syahyuti. (2019). Evolusi inovasi pembangunan pertanian di Badan Litbang Pertanian: Dari transfer teknologi ke sistem inovasi. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 36(1), 13. https://doi.org/10.21082/ fae.v36n1.2018.13-22

Sumardjo. (2009). Transformation model on agricultural extension towards the development of autonomous farmers. [Dissertation Bogor Agricultural University]. Bogor.

Syahyuti. (2014). Peran strategis penyuluh swadaya alam paradigma baru penyuluhan pertanian Indonesia. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 32(1), 43–58.

Yo United Nations (UN). (t.t.). The 17 goals. https://sdgs.un.org/goals

Yon, H., Sumardjo, S. A., & Tjitropranoto, P. (2017). Efektivitas peran penyuluh swadaya alam pemberdayaan petani di Provinsi Jawa Barat. Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian, 20(2), 141–154.

Amare, D., Wondie, M., & Mekuria,. D. (2018). Agroforestry of smallholder farmers in Ethiopia Practices and benefits. Small-scale Forestry, 18(1), 39–56.

Araujo, C., Bonjean, C. A., Combes, J. L., Motel, P. C., & Reis, E. J. (2009). Property rights and deforestation in the Brazilian Amazon. Ecol. Econ, 68, 2461–2468.

Asaah, E. K., Tchoundjeu, Z., Leakey, R. R. B., Takousting, J. B., & Njong, I. (2011). Edang trees, agroforestry and multifunctional agriculture in Cameroon. Int. J. Agric. Sustain., 9(1), 110–119.

Atangana, A., Khasa, D., Chang, S. X., & Degrande, A. (2013). Tropical Agroforestry, 49–93. Netherlands: Springer.

Awazi, N. P., & Avana, T. M. L. (2020). Agroforestry as a sustainable means to farmer grazier conflict mitigation in Cameroon. Agrofor. Syst., 94(6), 2147–2165.

Badan Pusat Statistik. (2020). Luas lahan sawah menurut provinsi. Jakarta. Diakses dari https://www.bps.go.id/linkTableDinamis/view/id/895.

Browder, J. O., & Pedlowski, M. A. (2000). Agroforestry performance on small farms in Amazonia: Findings from the Rondonia agroforestry pilot project. Agrofor. Syst., 49(1), 63–83.

Hairiah, K., Utami, S. R., Verbist, B., van Noorwidjk, M., & Sardjono,hi M. A. (2003). Prospek penelitian dan pengembangan agroforestri di Indonesia. Bogor: Word Agroforestri Center (ICRAF).

Hoekstra, D. A. 1990. Economics of agroforestry. In MacDicken K. G. and N.T. Vergara (eds.), Agroforestry: Classsification and Management. John Wiley and Sons. New York. 310–331

Lowrance, R., Dabney, S., & Schultz, R.. (2002). Improving water and soil quality with conservation buffers. J. Soil Water Conserv., 57, 36A–43A.

Lupwayi, N. Z., Rice., W. A., & Clayton, G. W. (1998). Soil microbial diversity and community structure under wheat as influenced by tillage and crop rotation. Soil Biol. Biochem., 30, 1733–1741.

Myers, R. T., Zak, D. R., White, D. C., & Peacock, A. (2001). Landscapelevel patterns of microbial community composition and substrate use in upland forest ecosys- tems. Soil Sci. Soc. Am. J., 65, 359–367.

Udawatta, R. P., Kremer, R. J., Garrett, H. E., & Anderson, S. H. (2009). Soil enzyme activities and physical properties in a watershed managed under agroforestry and row-crop systems. Agriculture, Ecosystems & Environment, 131(1–2), 98–104.

Alisjahbana, A., & Murniningtyas, E. (2018). Tujuan pembangunan berkelanjutan di Indonesia: Konsep target dan strategi implementasi. Bandung: Unpad Press.

Ariani, M., Suryana, A., Suhartini, S. H., & Saliem, H. P. (2018). Keragaan konsumsi pangan hewani berdasarkan wilayah dan pendapatan di tingkat rumah tangga. Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian, 16(2), 143–158.

Arif, S., Isdijoso, W., Fatah, A. R., & Tamyis, A. R. (2020). Tinjauan strategis ketahanan pangan dan gizi di Indonesia: Informasi terkini 2019–2020. Jakarta: Smeru Research Institute.

Beal, T., Tumilowicz, A., Sutrisna, A., Izwardy, D., & Neufeld, L. (2018). A review of child stunting determinants in Indonesia. Maternal and Child Nutrition, 1–10.

Bertocci, I., Blanco, A., Franco, J. N., Fernández-Boo, S., & Arenas, F. (2018). Short-term variation of abundance of the purple sea urchin, Paracentrotus lividus (Lamarck, 1816), subject to harvesting in northern Portugal. Marine Environmental Research, 141, 247–254.

Hadinoto, S., Sukaryono I. D., & Siahay, Y. (2017). Kandungan gizi gonad dan aktivitas antibakteri ekstrak cangkang bulu babi (Diadema setosum). JKB Kelautan dan Perikanan, 12(1), 71–78.

Hammond, R. A. & Dubé, L. (2012). A systems science perspective and transdisciplinary models for food and nutrition security. Proc. Natl. Acad. Sci. U. S. A., 109, 12356–12363.

Hariyadi, P. (2015). Peranan pangan hewani dalam pembangunan SDM bangsa. UMAMI Indonesia, 3(4), 12–14.

Gillespie, S., Haddad, L., Mannar, V., Menon, P. & Nisbett, N. (2013). The politics of reducing malnutrition: Building commitment and accelerating progress. Lancet, 382, 552–569.

Kementerian Kelautan dan Perikanan. (2008). Gemarikan (Gemar memasyarakatkan makan ikan): Upaya peningkatan gizi sejak dini. Jakarta. Diakses 09 Oktober 2018 dari https://kkp.go.id/djpt/ ppnsungailiat/artikel/6676-gemarikan-gemar-memasyarakatkanmakan- ikan-upaya-peningkatan-gizi-sejak-dini

Lestari, M. U., Lubis, G., & Pertiwi, D. (2014). Hubungan Pemberian Makanan Pendamping Asi (MP-ASI) dengan Status Gizi Anak Usia 1-3 Tahun di Kota Padang Tahun 2012. Jurnal Kesehatan Andalas, 3(2), 188–190.

Listyarini, S., Asriani, & Santoso, J. (2018). Nilai gizi konsentrasi protein ikan lele dumbo (Clarias gariepenus) ukuran jumbo. Jurnal Matematika, Sains, dan Teknologi, 19(2), 106–113.

Nane, L. (2020). Pemanfaatan telur landak laut Diadema setosum di Pulau Taliabu, Maluku Utara, Indonesia. Open Science for Fisheries, 1(1), 1–5.

Nasar, S. S. (2015). Makanan pendamping ASI (MP-ASI): Pedoman dan prinsip pemberiannya. The 6th CIPRIME Current Issues in Pediatric Nutrition and Metabolic Problems, 23–33.

Padang, A., Nurlina, Tuasikal, T., & Subiyanto, R. (2019). Kandungan gizi bulu babi (Echinoidea). Jurnal Agribisnis Perikanan, 12(2), 220–227.

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). (2018). Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian RI tahun 2018. Diakses 28 Desember 2018 dari https://dinkes.babelprov.go.id/sites/default/files/ dokumen/bank_data/20181228%20-%20Laporan%20Riskesdas%20 2018%20Nasional-1.pdf.

Santos-Ferreira, N., Mesquita, J. R., Rivadulla, E., Inácio, Â. S., Nascimento, M. S. J., Romalde, J., & Martins da Costa, P. (2020). Norovirus contamination of sea urchins (Paracentrotus lividus): Potential food risk for consumers. Food Control, 111, 107041.

Saputra, A. H. (2010). Fortifikasi tepung tulang ikan sebagai sumber kalsium terhadap tingkat kesukaan baso lele. [Skripsi, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan]. Universitas Padjadjaran.

Saragih, B. (2010). Analisis kebijakan penanganan masalah gizi di Kalimantan Timur berdasarkan pengalaman berbagai negara. Jurnal Borneo Administrator (JBA), 6(3), 2140–2160.

Sari, E. M., Juffrie, M., Nurani, N., & Sitaresmi, M. N. (2016). Asupan protein, kalsium dan fosfor pada anak stunting dan tidak stunting usia 24–59 bulan. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 12(4), 152–259.

Shrimpton, R., & Rokx, C. (2013). The double burden of malnutrition in Indonesia. Jakarta: World Bank.

Siagian, A. (2003). Pendekatan fortifikasi pangan untuk mengatasi masalah kekurangan zat gizi mikro. Medan: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara.

SMERU Research Institute. (2015). SMERU Annual Report 2015. SMERU Research Institute Diakses dari https://bit.ly/3ir3t90

Stein, A. J. (2010). Global impact of human mineral malnutrition. Plant and Soil, 335, 133–154.

Sutopo, A., Arthati, D. F., & Rahmi, U. A. (2014). Kajian indikator Sustainable Development Goals (SDGs). Jakarta: Badan Pusat Statistik.

Syuryadi, N., Martianto, D., & Sukandar, D. (2020). Pengembangan metode evaluasi komitmen ketahanan pangan dan gizi pemerintah daerah provinsi di Indonesia. Amerta Nutr., 140–146.

United Nation Children’s Fund (UNICEF). (1998). The state of the world’s children 1998. New York: Oxford University Press.

United Nation Children’s Fund (UNICEF). (2018). Nutrition capacity assessment in Indonesia. Jakarta: UNICEF.

Wellina W. F., Kartasurya, M. I., & Rahfilludin, M. Z. (2016). Faktor risiko stunting pada anak umur 12–24 bulan. Jurnal Gizi Indonesia, 5(1), 55–61.

Wiralis, Fathurrahman T, Hariani, & Nugraheni W. P. (2015). Budaya makan tetehe dan tayong dalam upaya meningkatkan kualitas menu pada keluarga Suku Bajo Relokasi Pulau Bokori di Kabupaten Konawe. Laporan Akhir Riset Intervensi Kesehatan Berbasis Budaya Lokal. Surabaya: Pusat Humaniora, Kebijakan Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Badan Litbangkes & Poltekkes Kemenkes Kendari.

World Health Organization. (2017). Double duty actions for nutrition: Policy brief. Diakses 17 Mei 2017 dari http://www.who.int/nutrition/ publications/double-duty-actions-nutrition-policybrief/en/.

World Health Organization. (1995). Physical status: The use and interpretation of anthropometry. Technical Report Series No. 854. WHO: Geneva.

Azwar, A. (2004). Kecenderungan masalah gizi dan tantangan di masa datang. Disampaikan pada Pertemuan Advokasi Program Perbaikan Gizi Menuju Keluarga Sadar Gizi. Jakarta: Hotel Sahid Jaya.

Badan Ketahanan Pangan. (2020). Laporan tahunan badan ketahanan pangan tahun 2019. Jakarta. Diakses pada 19 September 2019 dari https://bkp.pertanian.go.id.

Bhattacharjee, L., Phithayaphone, S., & Nandi, B. K. (2006). Home gardens key to improved nutritional well-being. RAP Publication (FAO).

Badan Pusat Statistik. (n.d.). Indeks pembangunan manusia. Diakses 10 Januari 2021 https://www.bps.go.id/subject/26/indekspembangunan- manusia.html#:~:text=IPM%20merupakan%20 indikator%20penting%20untuk,level%20pembangunan%20suatu%20 wilayah%2Fnegara.

Chadha, M. L., & Oluoch, M. O. (2003). Home-based vegetable gardens and other strategies to overcome micronutrient malnutrition in developing countries. Food Nutrition and Agriculture, 32, 17–23.

Hormat, G. (2011). Mencipta kenyataan baru panduan visioning dan perencanaan pemenuhan hak dasar: Pendekatan appreciative inquiry (Edisi Pertama). Perkumpulan PIKUL Lingkar Belajar Komunitas Bervisi Jl. Wolter Monginsidi II No. 2 Kel. Pasir Panjang Kupang, Nusa Tenggara Timur http://www.perkumpulanpikul.org. Diakses 10 Januari 2021https://media.neliti.com/media/publications/161-ID-menciptakenyataan- baru-panduan-visioning-dan-perencanaan-pemenuhanhak- dasar-pe.pdf.

Kemeterian Kesehatan. (2018). Riset kesehatan dasar 2018. Jakarta.

Lal, R. (2020). Home gardening and urban agriculture for advancing food and nutritional security in response to the COVID-19 pandemic. Food security, 1-6.

Maryani, S., & Putri, N. R. (2020). Community-based food security efforts in the framework of nutrition following mother and children in the pandemic period (Covid-19): Literature review. Journal of Midwifery Science: Basic and Applied Research, 2(2).

Munawaroh, D. A. (2019). Optimalisasi pekarangan sebagai kebun gizi keluarga (pendampingan masyarakat di Desa Ngadirejo Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban). Diakses 10 Januari 2021 http://digilib. uinsby.ac.id/34752/3/Dewi%20Amalia%20Munawaroh_B92215067.pdf.

Nugraheny, P. D., & Meiliana, D. (2020, 12 Agustus). Data kependudukan 2020: Penduduk Indonesia 268.583.016 jiwa. Kompas.com. Diakses 10 januari 2021 https://nasional.kompas.com/read/2020/08/12/15261351/ data-kependudukan-2020-penduduk-indonesia-268583016- jiwa?page=all.

Pradhan, A., Sathanandhan, R., Panda, A. K., & Wagh, R. (2018). Improving household diet diversity through promotion of nutrition gardens in India. Am. J. Food Sci. Nutr, 5, 43–51.

Talukder, A., Haselow, N. J., Osei, A. K., Villate, E., Reario, D., Kroeun, H., ... & Quinn, V. (2010). Homestead food production model contributes to improved household food security and nutrition status of young children and women in poor populations. Field Actions Science Reports. The Journal of Field Actions, 1.

Thow, A. M., Kadiyala, S., Khandelwal, S., Menon, P., Downs, S., & Reddy, K. S. (2016). Toward food policy for the dual burden of malnutrition: An exploratory policy space analysis in India. Food and Nutrition Bulletin, 37(3), 261–274. https://doi.org/10.1177/0379572116653863.

UNDP. (2020). HDI ranking. Diakses 10 Janurai 2021 http://hdr.undp.org/ en/content/latest-human-development-index-ranking.

UNICEF. (2020). Data UNICEF. Diakses 10 Januari 2021 https://data.unicef. org/resources/dataset/malnutrition-data/.

UNICEF. (2019). Data UNICEF. Diakses 10 Januari 2021 https://data.unicef. org/wp-content/uploads/infograms/10482/index.html.

WORLDMETER. (2021). COVID-19 CORONAVIRUS PANDEMIC. Diakses 10 Januari 2021 https://www.worldometers.info/coronavirus/?utm_ campaign=homeAdvegas1?%20.

Zere, E., & McIntyre, D. (2003). Inequities in under-five child malnutrition in South Africa. Int J Equity Health, 2(7). https://doi.org/10.1186/1475- 9276-2-7.

Zuldesni, & Nugroho, P. D. (2009). Positive deviance: Memahami fenomena penyimpangan positif dalam kasus kekurangan gizi :: Studi pada masyarakat Guo dan Aru Kecamatan Kuranji Kota Padang [Tesis, Universitas Gajah Mada, Yogyakarta].

Downloads

Published

August 3, 2021

Details about this monograph

ISBN-13 (15)

978-602-496-230-2