Penerbit BRIN https://penerbit.brin.go.id/press <p><span style="font-weight: 400;"><strong>BRIN Publishing</strong> is a scientific publishing. </span><span style="font-weight: 400;">Our main work revolves around planning, acquiring, designing, and distributing scientific knowledge to the public.</span></p> en-US penerbit@brin.go.id (Meita Safitri) andr022@brin.go.id (Andri Rahman) OMP 3.2.1.1 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 FORKOMIKRO: Catalogue of Microorganisms https://penerbit.brin.go.id/press/catalog/book/508 <p>Microorganisms are essential in maintaining the continuity of life on earth. They are the pioneers of life and a spearhead of the formation of new niches and habitats. Indonesia is a tropical region that has a rich ecosystem and is a supporting area for world biodiversity. Scientists believe that the diversity of flora and fauna is also supported by the diversity of microorganisms that have physiological characteristics that are in accordance with their function in the ecosystem that can be developed for various purposes. Microorganisms collected from exploration and research activities are a nation's asset that will be very valuable if it is properly maintained by storing it in a culture collection. FORKOMIKRO is a communication forum for exchanging information related to culture. The members of FORKOMIKRO consist of curators from Research Institutes, Universities, Hospitals and industry. FORKOMIKRO regularly publishes a catalogue of microorganisms, the first edition was published in 1999. Along with microorganism exploration activities carried out by Research Institutes and Universities, it has produced many microorganisms, some of which are new taxa. This catalogue is data that was successfully compiled in 2021, which will later be enriched with further research activities. This catalogue contains more than 4000 number of collections, from five culture collections in Indonesia. It is hoped that this catalogue will promote research and development activities, which will not only increase the diversity of Indonesian microorganisms, but also serve as an instrument for strengthening the bioprocess-based economy.</p> Atit Kanti, Gayuh Rahayu, Dalia Sukmawati, Pratiwi Pudjilestari Sudarmono, Nining Betawati Prihantini, Siti Meliah, Puspita Lisdiyanti, Muhammad Ilyas, Arif Nurkanto, Yopi, Tri Ratna Sulistiyani, I Nyoman Sumerta, Ade Lia Putri, Debora Christin Purbani, Indriati Ramadhani, Ruby Setiawan, Masrukhin, Shanti Ratnakomala, Dian Nurcahyanto, Iwan Saskiawan, Indra Maulana , Ika Ningsih, Heti Rosasih, Muktiningsih, Tri Handayani Kurniati, Reni Indrayanti, Dian Hendrayanti, Shabrina Nida Al Husna Copyright (c) 2023 Badan Riset dan Inovasi Nasional https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://penerbit.brin.go.id/press/catalog/book/508 Wed, 18 Jan 2023 00:00:00 +0700 Keselamatan Reaktor Nuklir: Kecelakaan Dasar Desain dan Kecelakaan Parah https://penerbit.brin.go.id/press/catalog/book/572 <p>Aplikasi iptek nuklir untuk sumber energi melalui PLTN telah memberikan kontribusi besar dalam pembangunan dan kesejahteraan di banyak negara di dunia. Namun, keberadaannya sering diliputi oleh kontroversi akan keselamatan dan keamanannya. Kecelakaan tiga PLTN komersial, yaitu PLTN TMI-2, Chernobyl unit 4 dan Fukushima Dai-ichi unit 1 hingga 4 menambah kritikan terhadap keselamatan PLTN, meski fatalitas akibat kecelakaan ketiga reaktor tersebut jumlahnya lebih kecil dibandingkan kecelakaan di industri atau di sisi transportasi. Hal itu karena desain PLTN sudah didasarkan pada prinsip keselamatan yang ketat dan konsep pertahanan berlapis. Namun demikian, beberapa kejadian awal yang menyebabkan beberapa kegagalan sistem keselamatan secara serentak telah membuat PLTN tersebut mengalami kecelakaan dalam kategori parah.</p> <p>Mengacu pada ketiga kecelakaan yang telah terjadi, penelitian untuk pengembangan teknologi dan keselamatan PLTN telah dilakukan. Karakteristik kecelakaan dasar desain seperti kecelakaan kehilangan air pendingin (<em>loss of coolant accident</em>, LOCA) diteliti sehingga fenomena yang terlibat dalam kecelakaan dapat dipahami. Berdasarkan hal tersebut, berbagai sistem keselamatan terekayasa, seperti sistem pendingin teras reaktor darurat, telah dikembangkan. Di sisi lain, kejadian kehilangan catu daya listrik total (<em>station blackout</em>, SBO) yang diketahui memiliki kemungkinan dapat mengakibatkan kecelakaan parah juga menjadi dasar pengembangan sistem keselamatan.</p> <p>Berbekal pengalaman operasi dan kecelakaan yang dimiliki, desain PLTN telah berkembang hingga ke generasi III yang lebih ekonomis dengan kapasitas daya lebih besar dan penggunaan sistem keselamatan pasif. Saat ini tengah dikembangkan PLTN generasi IV yang memiliki tingkat keselamatan lebih tinggi, jumlah limbah yang lebih sedikit, lebih ekonomis dan memiliki sifat non-proliferasi. Selain itu, beragam PLTN jenis <em>Small Modular Reactor</em> (SMR) juga berkembang untuk meminimalisir kemungkinan kecelakaan dasar desain dan kecelakaan parah.</p> <p>Buku ini membahas tentang keselamatan PLTN berpendingin air. Pembahasan dikaitkan dengan kecelakaan yang dikategorikan dalam kecelakaan dasar desain dan kecelakaan parah, seperti yang terjadi di PLTN TMI-2, Chernobyl unit 4 dan Fukushima Dai-ichi, dari sudut pandang keilmuan termohidraulika. Buku ini juga menguraikan berbagai fenomena selama kecelakaan dan penelitian yang dilaksanakan untuk memahami fenomena tersebut yang hasilnya menjadi dasar pengembangan teknologi dan keselamatan PLTN.</p> Anhar Riza Antariksawan, Mulya Juarsa Copyright (c) 2023 Badan Riset dan Inovasi Nasional https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://penerbit.brin.go.id/press/catalog/book/572 Wed, 18 Jan 2023 00:00:00 +0700 Buku Panduan Penyelaman Ilmiah Biologi Laut dan Kesehatan Keselamatan Kerja Bawah Air https://penerbit.brin.go.id/press/catalog/book/654 <p>Penyelaman ilmiah telah berlangsung selama puluhan tahun di Indonesia. Salah satu kegiatan penyelaman ilmiah, yaitu melakukan pemantauan terhadap ekosistem terumbu karang atau yang lebih dikenal dengan metodologi penilaian kondisi terumbu karang. Luasnya perairan Indonesia menjadi tantangan untuk melakukan pemantauan terumbu karang secara bersama-sama. Salah satu strategi pemantauan terumbu karang tersebut, yaitu dengan membuat simpul atau keterwakilan wilayah di berbagai daerah di Indonesia. Selanjutnya, melakukan penguatan kapasitas sumber daya manusia melalui berbagai kegiatan pelatihan dasar maupun pelatihan lanjutan. Pelatihan ini dimulai dengan pelatihan selam, setelah mendapatkan lisensi, dilanjutkan dengan materi pemantauan terumbu karang. Adapun bidang yang diajarkan, yakni bidang terumbu karang, ikan karang, dan biota bentik lainnya</p> Rikoh Manogar Siringoringo, Ni Wayan Purnama Sari, Giyanto, Muhammad Abrar, Kunto Wibowo, Puji Rahmadi, Oksto Ridho Sianturi, Irfan Kampono, Munasik, Beginer Subhan, Muhammad Hafizt, Raden Sutiadi Copyright (c) 2023 Badan Riset dan Inovasi Nasional https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://penerbit.brin.go.id/press/catalog/book/654 Mon, 16 Jan 2023 00:00:00 +0700 Guidebook Scientific Diving of Marine Biology and Underwater Occupational Safety Health https://penerbit.brin.go.id/press/catalog/book/720 <p>Scientific diving has been going on for decades in Indonesia. One of the scientific diving activities is monitoring coral reef ecosystems, better known as the coral reef condition assessment methodology. However, the vastness of Indonesia’s waters is challenging to monitor coral reefs together. Therefore, one coral reef monitoring strategy is creating nodes or regional representation in various regions in Indonesia. Furthermore, strengthening the capacity of human resources through various basic training activities and advanced training. After obtaining a license, this training begins with diving training, followed by coral reef monitoring materials. The fields taught are coral reefs, coral fish, and another benthic biota</p> Rikoh Manogar Siringoringo, Ni Wayan Purnama Sari , Giyanto, Muhammad Abrar, Kunto Wibowo, Puji Rahmadi , Oksto Ridho Sianturi, Irfan Kampono, Munasik, Beginer Subhan, Muhammad Hafizt, Raden Sutiadi Copyright (c) 2023 National Research and Innovation Agency https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://penerbit.brin.go.id/press/catalog/book/720 Mon, 16 Jan 2023 00:00:00 +0700 Jenny in Java: Sekaten Night Market https://penerbit.brin.go.id/press/catalog/book/631 <p>Jennifer Newlands or often called as Jenny, moved from Australia to Yogyakarta with her dad. Jenny learned a lot of things: language, culture, and tradition, especially Sekaten Night Market in Yogyakarta. After Covid-19 was declared as a pandemic two years ago, finally Sekaten Night Market will be held again this year. Let's see Jenny's adventure at Sekaten Night Market!</p> <p>Jennifer Newlands atau yang sering dipanggil Jenny, pindah dari Australia ke Yogyakarta bersama ayahnya. Selama di Yogyakarta banyak hal yang Jenny pelajari: bahasa, budaya, dan juga tradisi, salah satunya adalah Pasar Malam Sekaten. Setelah pandemi Covid-19 selama dua tahun, akhirnya Pasar Malam Sekaten kembali diadakan tahun ini. Simak keseruan Jenny di Pasar Malam Sekaten yuk! Selamat membaca, ya!</p> Rahayu Copyright (c) 2022 Rahayu https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://penerbit.brin.go.id/press/catalog/book/631 Fri, 30 Dec 2022 00:00:00 +0700 Stasiun Nol: Teknik-Teknik Pemetaan dan Survei Hidrologi Gua https://penerbit.brin.go.id/press/catalog/book/532 <p>Gua merupakan lubang alami di bawah tanah yang dapat dimasuki manusia dan sangat rentan terhadap perubahan yang dapat mengakibatkan kerusakan ekosistem. Seseorang yang ingin melakukan kegiatan pemetaan gua perlu mempelajari teknik-teknik pemetaan gua, memiliki pengetahuan yang memadai tentang kondisi lingkungan gua, memiliki cukup pengetahuan dan keterampilan untuk dapat melakukan penelusuran gua secara aman, baik bagi dirinya sendiri, bagi kelompoknya, maupun bagi lingkungan gua dan para penghuninya serta potensi bahaya yang mungkin dihadapi. Buku <em>Stasiun Nol: Teknik-Teknik Pemetaan dan Survei Hidrologi Gua</em> ini merupakan sebuah dokumentasi pemetaan gua yang dihasilkan oleh para penggiat speleologi dan penelusuran gua Indonesia yang telah mendedikasikan ilmu, tenaga dan waktu yang tidak sedikit hingga gua tersebut dapat dimanfaatkan secara luas. Membaca buku ini akan membawa Anda untuk mempelajari aktivitas penjelajah gua termasuk proses pembuatannya, struktur, fisik terutama di Indonesia. Buku ini dapat menjadi sarana tepat bagi masyarakat untuk mendalami teknik-teknik pemetaan serta survei hidrologi sehingga para pembaca dapat mempraktikkan membuat peta gua dengan format standar maupun tiga dimensi secara manual. Selamat Membaca!</p> Erlangga Laksmana Copyright (c) 2022 Erlangga Esa Laksmana https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://penerbit.brin.go.id/press/catalog/book/532 Fri, 30 Dec 2022 00:00:00 +0700 Menimbang Sandhora: Telaah Komik Teguh Santosa https://penerbit.brin.go.id/press/catalog/book/571 <p>Komik adalah suatu bentuk karya seni yang menekankan kepada kesinambungan gambar dan tulisan dalam mengemukakan ide atau gagasan. Pengalaman artistik komikus ketika mencipta komik tidak hanya mendudukkan komik dalam bingkai seni rupa, namun lebih luas sebagai artefak kebudayaan. Buku <em>Menimbang Sandhora: Telaah Komik Teguh Santosa</em> menyajikan secara metodik sebuah kajian sosio-historis dengan pendekatan ikonografi dan ikonologi terhadap karya seni rupa berupa komik. Melalui buku ini diungkapkan bagaimana elemen-elemen visual dan verbal, baik yang bersifat aktual maupun ekspresional, membentuk tema dan konsep yang merefleksikan dinamika tahun 1970 saat komik <em>Sandhora </em>diterbitkan.</p> <p>Hadirnya buku <em>Menimbang Sandhora: Telaah Komik Teguh Santosa</em> diharapkan dapat mengisi kekosongan kajian akademik terhadap komik Indonesia yang dewasa ini semakin jarang ditemui. Buku ini dapat menjadi bacaan alternatif bagi penikmat komik Indonesia, penyuka sejarah komik Indonesia, dan referensi para mahasiswa khususnya seni dan desain. Selamat membaca!</p> Aditya Nirwana Copyright (c) 2022 Aditya Nirwana https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://penerbit.brin.go.id/press/catalog/book/571 Fri, 30 Dec 2022 00:00:00 +0700 Tradisi Musik Orang Lampung https://penerbit.brin.go.id/press/catalog/book/604 <p>Buku mengenai tradisi musik orang Lampung ini digunakan sebagai acuan utama dalam pembelajaran musik tradisional Lampung, terutama yang berkaitan dengan aspek sejarah, sosial, dan pendidikan musiknya. Kurangnya literatur tentang buku musik terutama yang berkaitan dengan aspek budaya Lampung, mendorong penulis untuk memulai diskusi dalam tulisan kali ini. Ihwal buku memang diperuntukkan bagi mahasiswa PSPM, tetapi secara global materi bahasan di dalamnya dapat juga digunakan oleh pihak lain, seperti peneliti, guru, dosen, praktisi musik, dan pelajar di bawah bimbingan guru. Materi dalam buku ini bukan merupakan materi dasar, tetapi masih dibutuhkan buku tentang kajian musik tradisional Lampung untuk mendapatkan pemahaman yang komprehensif.</p> <p>Selamat membaca!</p> Riyan Hidayatullah Copyright (c) 2022 Riyan Hidayatullah https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://penerbit.brin.go.id/press/catalog/book/604 Fri, 30 Dec 2022 00:00:00 +0700 Permata: Perlindungan Mata Air di Bali https://penerbit.brin.go.id/press/catalog/book/665 <p>Air sebagai salah satu penyokong kehidupan manusia lambat laun semakin menurun kualitasnya. Penurunan kualitas disebabkan oleh tercemarnya mata air yang sebagian besar terjadi karena ulah dari manusia. Salah satu upaya untuk mencegah terjadinya pencemaran mata air adalah dengan kegiatan Perlindungan Mata Air (PERMATA). Komik ini bercerita tentang dua orang mahasiswa yang melakukan studi lapangan terkait perlindungan mata air di Bali. Dari hasil studi lapang mereka, banyak ditemukan kasus pencemaran mata air karena faktor pencemaran yang bermula dari aktivitas manusia seperti limbah rumah tangga, pariwisata, pertanian, dan faktor penyebab lainnya. Beberapa upaya sudah dilakukan oleh masyarakat dan pemerintah di Bali dalam memperbaiki sekaligus melindungi sumber mata air, baik pelestarian lingkungan dan juga readaptasi budaya lokal Subak.&nbsp;</p> Fadhlan Muchlas Abrori, Wawan Sujarwo Copyright (c) 2022 Fadhlan Muchlas Abrori & Wawan Sujarwo https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://penerbit.brin.go.id/press/catalog/book/665 Fri, 30 Dec 2022 00:00:00 +0700 Lontar Sri Tanjung: Kidung Kuno Ujung Timur Jawa https://penerbit.brin.go.id/press/catalog/book/694 <p>SRI TANJUNG, sebuah puisi lirik Jawa Kuno, merentangkan romansa percintaan yang diliputi pertemuan, intrik, kemalangan, kisah penyucian jiwa, perjumpaan kembali, dan kebahagiaan. Kisah ini tidak hanya tertera dalam manuskrip, namun ia mewujud dalam bentuk pahatan relief, menjadi legenda etiologis, dan pernah hidup dalam ritual pelantunan tembang di ujung timur Jawa. Sri Tanjung diyakini merupakan kelanjutan dari cerita Sudamala, kisah lika-liku petualangan si kembar Pandawa, yaitu Sakula dan Sadewa. Sedangkan Sri Tanjung merupakan kisah lanjutan yang menceritakan keturunan si kembar Pandawa tersebut, Sri Tanjung dan Sidapaksa. Kedua kisah itu memiliki akar pada epos besar Mahabharata, yang tercatat sebagai salah satu hasil kebudayaan India kuno dan memiliki andil terhadap perkembangan kesusastraan Jawa pada umumnya.</p> <p>Dalam wujud naskah, puisi Sri Tanjung diduga ditulis di mandala dan asrama sastra Blambangan, yang berkembang pada abad ketujuh belas dan kedelapan belas. Larik-larik puisi yang dikenal sebagai kidung Sri Tanjung itu dianggap sebagai hasil sastra dan kebudayaan kerajaan Blambangan di ujung timur Jawa. Ketika dikuasai oleh VOC pada tahun 1770-an, wilayah Banyuwangi merupakan kepingan terakhir dari kerajaan Hindu Blambangan - sebuah kerajaan di ujung timur Jawa - yang berdasarkan legenda etiologisnya berkait erat dengan kisah Sri Tanjung.</p> <p>Manuskrip Sri Tanjung terbagi setidaknya atas versi Bali dan versi Banyuwangi. Perbedaan naskah Sri Tanjung versi Banyuwangi dengan versi Bali, salah satunya adalah dalam pola pembagian pupuh. Semua naskah Sri Tanjung versi Bali memiliki bentuk yang sama, hanya menggunakan satu pupuh ukir, dengan bait panggalang di kawitan (bagian awal pupuh). Sedangkan Sri Tanjung Banyuwangi terdiri atas setidaknya empat pupuh berbeda (ukir, mijil, mahesa langit, dan durma). Buku ini merupakan tulisan pertama yang menulis secara lengkap transliterasi dan terjemahan atas manuskrip Sri Tanjung versi Banyuwangi.</p> Wiwin Indiarti, Anasrullah Copyright (c) 2022 Wiwin Indiarti - Anasrullah https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://penerbit.brin.go.id/press/catalog/book/694 Fri, 30 Dec 2022 00:00:00 +0700