DARI KONVENSIONAL KE DIGITAL: TRANFORMASI DIGITAL MUSEUM NASIONAL INDONESIA UNTUK MEMBANGUN PUSAT EDUKASI PUBLIK YANG MENARIK GENERASI MUDA
DOI:
https://doi.org/10.55981/konpi.2024.153Keywords:
Museum Inovatif, Teknologi Digital, Augmented Reality, Virtual Reality, Edukasi PublikAbstract
Abstrak. Museum memainkan peran yang sangat vital sebagai lembaga pendidikan masyarakat. Meskipun demikian, banyak museum mengalami tantangan dan kesulitan untuk menarik pengunjung. Hal ini berkaitan dengan perubahan pola pikir masyarakat saat ini, terutama generasi muda lebih tertarik pada teknologi dan aktivitas digital. Sampai saat ini, museum-museum lebih banyak menggunakan metode konvensional yang cenderung monoton dan tidak mampu memberikan pengalaman belajar yang mendalam karena hanya sebatas alat peraga. Artikel ini bertujuan untuk mengajukan solusi, bahwasanya museum perlu melakukan pendekatan inovatif dengan menggunakan teknologi digital, berupa teknologi Augmented Reality dan Virtual Reality untuk menciptakan pengalaman belajar yang menarik dan meningkatkan interaksi. Artikel ini memaparkan contoh museum inovatif yang melakukan transformasi di era digital, yaitu Museum Nasional Indonesia Jakarta. Kesimpulannya, museum dapat menjadi media edukasi masyarakat yang efektif, namun museum perlu beradaptasi dalam konteks era teknologi digital dan kebutuhan masyarakat modern agar tetap relevan dengan masa kini. Dengan menerapkan solusi inovatif, museum dapat menjadi tempat yang lebih menarik dan efektif untuk mengedukasi masyarakat dan memperkuat perannya sebagai pusat pengetahuan sejarah dan budaya dengan menerapkan metode pembelajaran yang dinamis dan inspiratif.
Kata Kunci: Museum Inovatif, Teknologi Digital, Augmented Reality, Virtual Reality, Edukasi Publik
Abstract. Museums play a vital role as public educational institutions. Despite this, many museums experience challenges and difficulties in attracting visitors. This is related to the changing mindset of today's society, especially the younger generation, which is more interested in technology and digital activities. Until now, museums have mainly used conventional methods that tend to be monotonous and unable to provide in-depth learning experiences because they are limited to props. This article proposes a solution that museums need to take an innovative approach by using digital technology, in the form of Augmented Reality and Virtual Reality technology, to create exciting learning experiences and increase interaction. The article presents examples of innovative museums that have transformed the digital era, namely the National Museum of Indonesia Jakarta. In conclusion, museums can be an effective medium for public education. Still, museums need to adapt to the context of the digital technology era and the needs of modern society to remain relevant today. By implementing innovative solutions, museums can become more attractive and practical places to educate the public and strengthen their role as centres of historical and cultural knowledge by implementing dynamic and inspiring learning methods.
Keywords: Innovative Museum, Digital Technology, Augmented Reality, Virtual Reality, Public Education
Downloads
Published
Conference Proceedings Volume
Section
License
Copyright (c) 2026 Konferensi Nasional Prasejarah Indonesia 2024

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



