KONSERVASI IN-SITU: EVALUASI KONSERVASI KURATIF DAN UPAYA PRESERVASI TEMUAN RANGKA MANUSIA PERIODE HOLOSEN DI SITUS CAPPA LOMBO, SULAWESI SELATAN

Authors

DOI:

https://doi.org/10.55981/konpi.2024.45

Keywords:

Rangka Manusia, Periode Holosen, Paraloid B72, Konservasi Kuratif, Preservasi

Abstract

Abstrak. Konservasi kuratif dan preservasi temuan arkeologis memainkan peran krusial dalam melindungi warisan budaya sesuai prinsip ilmiah. Studi ini mengevaluasi konservasi kuratif dan upaya strategi preservasi pada temuan rangka manusia periode Holosen Tengah yang ditemukan di situs prasejarah Cappa Lombo, Kawasan Karts Bontocani, Sulawesi Selatan. Penelitian ini mencakup penilaian kondisi awal rangka, teknik pembersihan dan konsolidasi menggunakan Paraloid B-72 dengan pelarut asetone, serta pendokumentasian. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa penggunaan PB-72 dengan konsentrasi sekitar lebih dari 7% w/v secara efektif memperkuat dan melindungi tulang yang rapuh, namun menimbulkan efek berupa perubahan warna yang cukup signifikan, tulang mengkilap dan pemadatan tanah tempat keletakan rangka (in-situ).Upaya preservasi berupa pembutan rangka kayu berbentuk persegi dan segitiga siku siku dari dua kotak ekskvasi yang disatukan dapat mengoptimalkan ruang untuk temuan rangka. Ruang yang ideal dari bentuk preservasi ini, yang disertai dengan pelapisan plastik  oriented polypropylene (OPP) dan polypropylene karung plastik putih (doff) sebelum ditimbun tanah memastikan perlindungan jangka panjang bagi temuan tersebut. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasim studi ilmiah bagi konservator dalam menangani objek arkeologis serupa dan meningkatkan pemahaman tentang teknik konservasi yang efektif serta menjadi bahan evaluasi dalam perkembangan teknologi dan metode konservasi rangka manusia pada matriks insitu di masa mendatang

Kata Kunci: Rangka Manusia, Periode Holosen, Paraloid B72,  Konservasi Kuratif, Preservasi

 

Abstract. Curative conservation and preservation of archaeological finds play a crucial role in protecting cultural heritage according to scientific principles. This study evaluates curative conservation and preservation strategies applied to Middle Holocene human skeletal remains discovered at the prehistoric Cappa Lombo site, Bontocani Karst Region, South Sulawesi. The research includes an assessment of the initial condition of the bones, cleaning and consolidation techniques using Paraloid B-72 with acetone solvent, and documentation. The evaluation results show that using B-72 at concentrations above 7% w/v effectively strengthens and protects fragile bones but causes significant colour changes, shiny bones, and soil compaction where the remains are placed (in-situ). Preservation efforts include constructing a wooden frame with square and right-angled triangular shapes from two joined excavation boxes, which optimises space for the skeletal finds. This ideal preservation space, combined with layering with oriented polypropylene (OPP) and white polypropylene (doff) plastic sheeting before covering with soil, ensures long-term protection for the finds. This study is expected to provide valuable information for conservators handling similar archaeological objects, enhance understanding of effective conservation techniques, and serve as a reference for evaluating the development of conservation technologies and methods for human remains in situ in the future

Keywords: Human Remains, Holocene Period, Paraloid B72, Curative Conservation, Preservation

Downloads

Published

31-12-2025

Conference Proceedings Volume

Section

Panel 4: Perkembangan dan tantangan konservasi koleksi dan situs prasejarah di Indonesia