Sapi Klangenan
Array

Synopsis

Film dokumenter ini mengikuti keseharian Mbah Marmin, peternak sapi asal Boyolali yang merawat sapi sebagai bagian dari tradisi keluarga yang telah berlangsung lama. Melalui pengalaman panjang dan pengetahuan yang ia pegang, beberapa sapi peliharaannya tumbuh menjadi sapi berukuran besar dan menjadi kebanggaan tersendiri. Cerita yang disajikan menelusuri proses pemeliharaan, pemilihan bibit, hingga keterlibatan dalam kontes sapi dan penjualan untuk qurban, termasuk momen syukuran bancakan yang sarat nilai budaya. Dokumenter ini memperlihatkan bagaimana hubungan manusia dengan hewan ternak dapat membentuk ikatan emosional yang kuat. Pada akhirnya, film ini menghadirkan gambaran budaya agraris yang terus hidup di tengah perubahan masyarakat.

 

This documentary follows the daily life of Mbah Marmin, a cattle farmer from Boyolali who tends his cows as part of a long-standing family tradition. Through years of experience and deep knowledge, some of his cattle grow into impressive giants that become a source of pride. The film explores his process of breeding, selecting calves, joining cattle competitions, and preparing cows for the Qurban season, including the culturally rich bancakan thanksgiving ritual. It reveals how the relationship between humans and livestock can form a strong emotional bond. Ultimately, the documentary offers a portrait of an agrarian culture that continues to thrive amid a changing society.

References

"SUMBER REFERENSI

Aditya, N. A. (2017). Karakteristik Sapi Peranakan Ongole Peserta Festival Gerobak Sapi di Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah (Skripsi S1). Universitas Gadjah Mada. Repository UGM.

Adi Pratama, H., & Andriyanto. (2021). Kearifan Lokal Tradisi Kuningan Sapi di Desa Pakis Baru, Pacitan. Baradha: Jurnal Seni Pertunjukan, 2(2), 103–113. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/baradha/article/view/43156

Hasyim, R. (2018). Pelestarian Tradisi Bancakan Sebagai Kearifan Lokal Masyarakat Desa Gegesik Lor dalam Memperkuat Identitas Nasional (Tesis Magister, Universitas Pendidikan Indonesia). UPI Repository. https://repository.upi.edu/38731/

Hartono, & Setiana, A. (2012). Tradisi Uyen Sapi Sebagai Perajut Integrasi Sosial Masyarakat di Desa Jonggol, Ponorogo. Jurnal Akademika, 14(1), 45–55. https://e-journal.unipma.ac.id/index.php/JA/article/view/767

Herviyanto, D., & Kuswati, K. (2024). Karakteristik Sapi Madura Betina yang Digunakan dalam Kontes Sapi Sonok. Ternak Tropika: Journal of Tropical Animal Production, 25(1), 65–72. https://doi.org/10.21776/ub.jtapro.2024.025.01.8

Ishak, M. (2022). Tradisi Festival Sapi Sonok di Desa Batu Kerbuy, Pasean, Kabupaten Pamekasan Madura (Tinjauan Filsafat Nilai). Skripsi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/54312

Juhari, I. B. (2016). Ekonomi dan Prestise dalam Budaya Kerapan Sapi di Madura. KARSA: Journal of Social and Islamic Culture, 24(2), 186–204. https://doi.org/10.19105/karsa.v24i2.913

Kholifah, C., Khotimah, H. N., & Sari, R. N. (2024). Nilai Budaya dalam Tradisi Sepasaran Sapi di Desa Banyu Urip, Ngawi. Prosiding Seminar Nasional Seni, Sastra, dan Drama (SENASSDRA), 5(1), 112–119. https://prosiding.unipma.ac.id/index.php/SENASSDRA/article/view/5714

Koentjaraningrat, dkk. (1995). Manusia dan Kebudayaan di Indonesia. Jakarta: Djambatan.

Nuradita, R. D., & Subiyanto, A. (2024). Etnografi komunikasi ritual brokohan sapi di Desa Sendangwungu, Kabupaten Blora. Onoma: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 10(4), 3825–3834. https://doi.org/10.30605/onoma.v10i4.4406

Sedyawati, E. (2007). Budaya Indonesia: Kajian Arkeologi, Seni dan Sejarah. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Sarwi, & Subandi, S. (2022). Makna Simbolik Tradisi Ngalungi Sapi Dalam Perspektif Brahma Vihara di Desa Giling, Pati. Sabbhata Yatra: Jurnal Studi Agama dan Tradisi, 1(2), 33–42. https://jurnal.radenwijaya.ac.id/index.php/sabbhata_yatra/article/view/478

Suparlan, P. (1984). Manusia, Kebudayaan dan Lingkungan. Jakarta: Rajawali.

Pitaloka, D. R., & Dora, M. (2023). Tradisi Bancakan Kelahiran Anak Sapi di Desa Bulu Cina, Deli Serdang. International Journal of Management, Social Sciences, and Humanities (IJOMSS), 2(4), 78–86. https://ojs.staira.ac.id/index.php/IJOMSS/article/view/192

Purnomo, E., & Sabardila, A. (2022). Prosesi Tradisi dan Budaya dalam Pemeliharaan Sapi Ternak di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Pustaka: Jurnal Ilmu Ilmu Budaya, 83911, xx–xx. https://jurnal.harianregional.com/pustaka/full-83911

Virdaus, S. U. P., & Kurniawan, R. (2023). Komunikasi Kelompok dalam Pemberdayaan Pelaku Sapi Sonok di Kabupaten Pamekasan. Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi, n.p. https://jurnal.umsu.ac.id/index.php/interaksi/article/view/17027

Zulfa, A. (2023). Akulturasi Budaya Jawa dan Islam dalam Tradisi Kupatan Sapi di Desa Mlatirejo, Rembang. Skripsi, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang. https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/25375

"

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Copyright (c) 2025 Creator (s)

Downloads

Download data is not yet available.