Laku ing Warisan
Array

Synopsis

Film ini menggambarkan upaya para praktisi tari tradisional di Kota Solo dalam mempertahankan keberlangsungan seni tari melalui berbagai strategi pembinaan dan pengenalan kepada generasi muda. Melalui proses latihan, pendidikan komunitas, dan keterlibatan dalam ruang pertunjukan, seni tari diwariskan sebagai bagian dari identitas budaya lokal. Dokumenter ini menyoroti tantangan yang dihadapi para pelestari, mulai dari berkurangnya minat hingga kompetisi dengan budaya populer modern. Meski demikian, praktik pewarisan yang konsisten menunjukkan komitmen kuat untuk menjaga kesinambungan tradisi. Hal ini, menegaskan bahwa peran komunitas dalam melestarikan seni tari begitu penting sebagai bentuk menjaga warisan budaya agar tetap hidup.

 

This film depicts the efforts of traditional dance practitioners in Solo to preserve dance through various strategies for coaching and introducing it to younger generations. Through training, community education, and involvement in performance spaces, dance is passed down as part of the local cultural identity. This documentary highlights the challenges faced by preservationists, ranging from declining interest to competition with modern popular culture. Nevertheless, consistent inheritance practices demonstrate a strong commitment to maintaining the continuity of tradition. This emphasizes that the role of the community in preserving dance is crucial in keeping cultural heritage alive.

References

"1. Film Dokumenter Lampah Bedhaya (2025) - Youtube Kraton Jogja

Film Dokumenter Eksistensi Sanggar Seni Dewi Sri (2025) - Youtube Aspen Production

Film Dokumenter Tarian Tradisional Indonesia yang Mulai di Lupakan Oleh Anak Muda (2021) - Youtube Josh Hartwich

Film Dokumenter Topeng Panji (2024) - Youtube Paniradya Kaistimewan"

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Copyright (c) 2026 Creator (S)

Downloads

Download data is not yet available.