Tlompak
Array

Synopsis

Tradisi Sungkem Tlompak di Dusun Gejayan dan Keditan, lereng Gunung Merbabu, merupakan ritual arak-arakan menuju sumber mata air sebagai ungkapan syukur serta penghormatan kepada leluhur dan alam. Lebih dari sekadar upacara tahunan, tradisi ini mencerminkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap pelestarian budaya dan lingkungan. Prosesi yang melibatkan berbagai generasi melalui tari prajuritan, seni pertunjukan, dan sesajen hasil bumi menunjukkan kuatnya ikatan sosial dalam komunitas. Dokumenter ini menyoroti nilai spiritual, sosial, dan ekologis yang terkandung dalam Sungkem Tlompak. Film ini dimaksudkan untuk merekam upaya masyarakat dalam menjaga kearifan lokal yang relevan dengan isu keberlanjutan budaya dan sumber daya alam.

 

The Sungkem Tlompak tradition in Gejayan and Keditan hamlets on the slopes of Mount Merbabu is a ritual procession to a water spring as an expression of gratitude and respect for ancestors and nature. More than just an annual ceremony, this tradition reflects the community's collective awareness of cultural and environmental preservation. This procession demostrates the community's strong social bonds.This documentary highlights the spiritual, social, and ecological values embedded in Sungkem Tlompak. The film aims to document the community's efforts to safeguard local wisdom that remains relevant to issues of cultural sustainability and natural resouce conservation.

References

"Cahyani, R. A., & Sudrajat, A. (2021). MODAL SOSIAL PENARI JATHIL OBYOG DI

KABUPATEN PONOROGO. https://www.antaranews.com/berita/1033318/reog-

Khrisna Wahyu Aditama, & Octo Dendy Andriyanto. (2024). Perubahan Jathil Obyog Di Dalam

Kesenian Reyog Obyog Di Kota Ponorogo.

Krisnawati, A., Made Weni, I., & Wahidin, S. (2018). Jatilan Dance In The Performance Reyog

Ponorogo. IOSR Journal Of Humanities And Social Science (IOSR-JHSS, 23(9), 59–64.

https://doi.org/10.9790/0837-2309015964

Lestari, A. M. D. (2018). Perkembangan Penari Jathil dari Laki-laki menjadi Perempuan dalam

Tari Reyog Ponorogo. Universitas Negeri Yogyakarta.

Maulana, M. M., Sucahyo, I. R., Syaifudin, M., & Fatoni, A. F. (2024). Menyelam Ke

Permukaan: Dinamika Reyog Ponorogo Dalam Balutan Politk, Ekononomi dan Spiritual. Jurnal

Inovasi Pendidikan IPS, 4(4). https://jurnalp4i.com/index.php/social

Wardani, H. A. K., Kasnadi, K., & Hurustyanti, H. (2020). Citra Jathil dalam Kesenian Reog

Obyog Ponorogo. Jurnal Bahasa Dan Sastra, 7(1)."

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Copyright (c) 2025 Creator (s)

Downloads

Download data is not yet available.