Synopsis
OM Lorenza merupakan grup Orkes Melayu lokal yang belakangan menarik perhatian publik karena kontribusinya terhadap kebangkitan estetika dangdut klasik di Indonesia. Dengan memanfaatkan nostalgia lewat gaya panggung dan repertoar lagu era 70–80-an, kelompok ini berhasil menjawab kebutuhan pasar hiburan yang saat ini didominasi dangdut koplo. Fenomena viralnya menunjukkan dinamika komodifikasi budaya, ketika nostalgia tidak hanya menjadi sarana pelestarian tetapi juga produk dalam industri hiburan. Dokumenter ini menyoroti bagaimana Lorenza merepresentasikan hubungan antara memori kolektif, selera pasar, dan kapitalisme budaya. Pada akhirnya, fenomena ini mendorong masyarakat untuk lebih kritis dalam memahami budaya populer agar warisan musik tetap hidup dan bermakna.
OM Lorenza is a local Malay orchestra group that has recently attracted public attention for its contribution to the revival of classic dangdut aesthetics in Indonesia. By tapping into nostalgia through its stage style and repertoire of songs from the 70s and 80s, the group has successfully responded to the needs of the entertainment market, which is currently dominated by koplo dangdut. It's a viral phenomenon that highlights the dynamics of cultural commodification, where nostalgia serves not only as a means of preservation but also as a product within the entertainment industry. This documentary explores how Lorenza represents the interplay between collective memory, market preferences, and cultural capitalism. Ultimately, this phenomenon encourages society to adopt a more critical understanding of popular culture, ensuring that musical heritage remains vibrant and meaningful.
References
"Setio Budi. W. 20/4/2025. (2025). Sejarah Berdirinya Orkes Melayu.
Aris, S. W. 24/4/2025. (2025). Sejarah Musik Dangdut dari Masa ke Masa.
Setiawan, N., & Setiaji, D. (2024). Komodifikasi Momen Nostalgia Musik Koes Plus Oleh Grup Band Pelita Hati Asal Karanganyar. https://doi.org/https://doi.org/10.22146/jksks.93611
Weintraub, A. N. (2013). Dangdut: Musik, identitas, dan budaya Indonesia. Kepustakaan Populer Gramedia.
Aulia, A., & Ali, M. N. (2025). Dinamika Musik Melayu Modern di Kota Medan: Kajian Historis, 1980-2000. Local History & Heritage, 4(2), 166–172. https://doi.org/10.57251/lhh.v4i2.1588
Muttaqin, Moh. (2006). Musik Dangdut dan Keberadaanya di Masyarakat: Tinjauan dari Segi Sejarah dan Perkembangannya. https://doi.org/https://doi.org/10.15294/harmonia.v7i2.755"

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Copyright (c) 2026 Creator (S)
