Synopsis
“Cipta, Rasa, Karsa: The Spirit of Mangkunegaran in Modern Rhythm” merupakan film dokumenter yang menelusuri perjalanan historis Praja Mangkunegaran sebagai entitas budaya dan politik di tengah dinamika kerajaan Jawa. Dokumenter ini menunjukkan bagaimana nilai-nilai Tri Dharma—Rumangsa Melu Handarbeni, Melu Hangrungkebi, dan Mulat Sarira Hangrasa Wani—menjadi dasar pembentukan visi kepemimpinan dari Mangkunegara I hingga masa kini. Melalui kisah perlawanan awal, reformasi agraria, industrialisasi gula, hingga integrasi tradisi dan modernitas pada era Mangkunegara IV, film ini menegaskan peran “Cipta” dan “Rasa” dalam membangun sistem budaya dan ekonomi yang mandiri. Segmen “Karsa” merekam kebijakan pemulihan pada masa krisis, termasuk pembangunan pendidikan, layanan kesehatan, serta pelestarian budaya melalui berbagai institusi modern.
“Cipta, Rasa, Karsa: The Spirit of Mangkunegaran in Modern Rhythm” is a documentary film that traces the historical journey of Praja Mangkunegaran as a cultural and political entity amid the dynamics of the Javanese kingdom. This documentary shows how the values of Tri Dharma—Rumangsa Melu Handarbeni, Melu Hangrungkebi, and Mulat Sarira Hangrasa Wani—formed the basis for the leadership vision from Mangkunegara I to the present day. Through stories of early resistance, agrarian reform, sugar industrialization, and the integration of tradition and modernity during the era of Mangkunegara IV, this film emphasizes the roles of “Cipta” and “Rasa” in building an independent cultural and economic system. The “Karsa” segment records recovery policies during times of crisis, including the development of education, health services, and cultural preservation through various modern institutions.
References
"Video Sources:
Sejarah Tionghoa di Solo – BimoKA Channel – 2023.
https://www.youtube.com/@BimoKA
Sejarah Pecinan di Indonesia – Emang Iya Channel – 2022.
https://www.youtube.com/@EmangIya
Book Sources:
Achroni, D. (2021). Kuliner tradisional Solo yang mulai langka. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.
https://badanbahasa.kemdikdasmen.go.id/resource/doc/fi-
Jurnal:
Pambudi, I. G., & Raharjo, Y. K. (2018). Dusun Ngloroh, Wonogiri: Basis Perjuangan Politik Raden Mas Said 1742–1757. Jurnal Sejarah dan Budaya, 12(2), 200–210.
Birsyada, M. I., Wasino, Suyahmo, & Joebagio, H. (2016a). Pemikiran Kewirausahaan Keluarga Mangkunegaran. Paramita: Historic Studies Journal, 26(2), 174–185.
Birsyada, M. I., Wasino, W., Suyahmo, S., & Joebagio, H. (2016b). Bisnis Keluarga Mangkunegaran. Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 24(1), 111.
https://doi.org/10.21580/ws.24.1.975
Heilda Nur Afifah Susilo Putri dkk. (2023). Peran Mangkunegara VII Dalam Pelayanan Kesehatan Rakyat di Praja Mangkunegaran Tahun 1916–1944 dan Relevansinya Dengan Pengembangan Materi Pembelajaran Sejarah Lokal. Jurnal Candi, 23(1), 1–26.
Hendro, E. P. (2017). Strategi Kebudayaan Perjuangan Pahlawan Nasional Pangeran Sambernyowo. Endogami: Jurnal Ilmiah Kajian Antropologi, 1(1), 42.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Copyright (c) 2026 Creator (s)
