Berebut Napas: Perempuan Benawan dalam Kepungan Sawit

Authors

Nikodemus Niko
Universitas Maritim Raja Ali Haji

Keywords:

Dayak Benawan, Masyarakat Adat, Kelapa Sawit

Synopsis

Perempuan Benawan merupakan bagian dari komunitas Dayak Benawan di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Dalam keseharian mereka masih menggunakan pengetahuan tradisional, seperti berladang, menyadap pohon karet, serta aktivitas domestik yang kental dengan local wisdom di wilayah adat tersebut. Bagi mereka, hutan adalah napas. Namun, saat ini perempuan adat Dayak Benawan menghadapi ekspansi kelapa sawit di wilayah mereka. Mereka kehilangan ruang interaksi dengan alam. Ruang-ruang hidup seperti ladang, kebun karet, dano dan paloh tempat mencari ikan, serta sungai sebagai sumber air mengalami ancaman kerusakan.

Buku Berebut Napas: Perempuan Benawan dalam Kepungan Sawit hadir untuk mengungkapkan nestapa perempuan adat Dayak Benawan yang menghadapi ekspansi kelapa sawit di wilayah mereka. Akibatnya, mereka mengalami marginalisasi dari berbagai akses ke sektor-sektor yang mampu membuat mereka berdaya, seperti ekonomi, pendidikan, politik, dan sosial-budaya. Buku ini dapat dimanfaatkan sebagai referensi bagi para penyelamat lingkungan, pemerhati masyarakat adat terpencil, serta pengambil kebijakan yang mendengar suara dari semak hutan terpencil Kalimantan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

-

Published

September 3, 2026
HOW TO CITE