Sodoran Karo: Telaga Edukasi, Seni, Tradisi, dan Gastronomi Tengger

Authors

Sony Sukmawan
Universitas Brawijaya
M. Andhy Nurmasyah
Universitas Brawijaya
Ary Mustofa Achmad
Universitas Brawijaya
Rahmi Febriani
Al Izzah Batu, international Islamic Boarding School

Keywords:

seni, tradisi, Gastronomi Tengger, Sodoran-Karo

Synopsis

Buku yang bertajuk Sodoran Karo: Telaga Edukasi, Seni, Tradisi, dan Gastronomi Tengger ini memuat delapan bab berisi uraian tentang tradisi Karo dan tari Sodoran. Bab 1 membahas ringkas fungsi religius, sosial, dan kultural ritual Tengger. Bab 2 membahas kategorisasi ritual Tengger berdasarkan pelaksanaannya, periode waktu, dan kaitannya dengan siklus kehidupan. Bab 3 memaparkan titiluri Tengger sebagai langkah mengikuti dan meneruskan agama, kepercayaan, dan adat istiadat nenek moyang secara turun-menurun. Aktualisasi tradisi ini sekaligus menjadi jalan konservasi kebudayaan Tengger. Bab 4 membahas prinsip Desakalapatra. Prinsip ini menuntun masyarakat Tengger terbuka dalam memahami dan menerima segala jenis perbedaan, toleran, hidup rukun, dan apresiatif terhadap perbedaan pandangan, keyakinan, kepercayaan, dan tata laku adat. Aktualisasi prinsip ini tampak dalam sebagian besar pelaksanaan tradisi. Potensi kekayaan seni tradisi sakral dan khas yang bernama tari Sodoran diuraikan dalam Bab 5. Tarian Sodoran mengandung nilai filosofis yang sangat mendalam tentang asal mula terjadinya kehidupan. Selanjutnya, Bab 6 membahas salah satu sastra lisan kategori teka-teki lisan yang bernama Cangkriman Kertijoyo. Tradisi bersastra lisan ini digelar dalam konteks upacara suci Karo sehingga pembacaannya tidak sembarangan dilakukan tanpa dilatarbelakangi oleh konteks ritual. Bab 7 membahas ringkas cangkriman dan narasi Sodoran sebagai tradisi lisan dengan karakteristik sastra lisan yang kuat. Kedua teks ini dinilai sebagai sastra lisan karena memiliki aspek pementasan, menampilkan teks, memiliki audien dan mengetengahkan para penampil. Bab 8 memaparkan bagaimana keragaman dan keunikan hidangan Tengger sebagai bagian kecil dari kompleksitas gastroritual. Akhirnya, Bab 9 membahas muatan nilai-nilai positif tentang kehidupan dalam Sodoran. Bab akhir ini juga mendeskripsi berbagai sarana dan prasarana ritual yang sarat akan nilai-nilai filosofis; makna gerak sebagai lukisan perjalanan kehidupan yang memberikan pemahaman tentang sangkan paran; dan relevansinya sebagai sarana edukasi intromisi bagi generasi muda Tengger melalui jalan titiluri

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Sony Sukmawan, Universitas Brawijaya

Sony Sukmawan, dosen Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Jurusan Pendidikan Bahasa FIB ini aktif meneliti, menulis jurnal ilmiah, menyajikan makalah, dan melaksanakan pengadian kepada masyarakat. Sejumlah penelitiannya antara lain: Strategi Budaya dalam Konservasi Alam dan Mitigasi Bencana melalui Kajian Kearifan Lingkungan Perempuan Tengger dalam Folklor (2017-2018), Efek Penggunaan Materi Otentik terhadap Kemampuan Menulis Esai dalam Tingkat Kecakapan Berbahasa yang Berbeda dalam kaitanya dengan Penguatan Karakter Bangsa (2019), Model Mitigasi Bencana Berbasis Tradisi Lisan (2019), Pengetahuan Tradisional tentang Ekologi dalam Sastra Anak-Anak (2019), dan Penanaman Pendidikan Karakter di Sekolah melalui Teks Media Luar Ruang di Kota Malang Sebagai Upaya Mengurangi Permasalahan Sosial Remaja (2019). 

Jurnal yang telah terpublikasi diantaranya, yaitu Kearifan Ekologi dalam Sastra Lisan Tengger dan Pemanfaatannya bagi Mitigasi Bencana (2017), Environmental Wisdom In Oral Literature of Arjuna Slopes People (2018), Perempuan Perempuan Pemeluk Erat Adat: Studi Etnografi Perempuan Tengger (2018), Kampung Kulservasi (Kuliner dan Konservasi) Wanamerta, Tengger: Konsep Pariwisata Hijau (2018), dan Using Environmental Issues to Trigger The Students’ Critical Thinking in Essay Writing Class (2019). Makalah yang telah disajikan meliputi Sesajen Tengger Dalam Perspektif Arkeologis, Folkloristik dan Sastra Lisan (2018), Folklor Tengger Sebagai Sumber Penciptaan Desain Kemasan Makanan Olahan (2018), Folklor Tengger: Literasi Harmoni Budaya, Instrumen Pendidikan, Konservasi, dan Kewirausahaan (2018), Folklor Unan-unan Tengger: Membentang Kearifan Ekologis, Mewujud Keselarasan Kosmis (2019), dan Mengamati teliti, membangun Peduli: Kajian Ekokritik Cerita Anak Majalah Penjebar Semangat (2019). Sejumah PKM yang dilaksanakan tiga tahun terakhir di antaranya, yaitu Revitalisasi Seni Pertunjukan Jaranan Sekar Melati Sebagai Basis Pengembangan Ekonomi Kreatif di Desa Toyomarto Kecamatan Singosari (2016), Revitalisasi Seni Tradisi Masyarakat Torongrejo, Pujon (2017), Komodifikasii Seni Pertunjukan Jaranan Pujon (2018), dan Pemanfaatan Terong Belanda Sebagai Kuliner Olahan Alternatif Khas Tengger Guna Menunjang Wanawerta Sebagai Desa Wisata Saujana Tengger, Kabupaten Pasuruan (2018).

M. Andhy Nurmasyah, Universitas Brawijaya

Andhy Nurmansyah, dosen Prodi Sastra Inggris di Jurusan Bahasa dan Sastra FIB ini aktif meneliti, menulis jurnal ilmiah, menyajikan makalah, dan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat. Sejumlah penelitiannyaantaralain: Strategi Preservasi Seni Tradisi; Studi Kasus Kesenian Lengger di Kabupaten Jember (2010), Kajian Narasi Lokal sebagai motif Batik Tulis di Kabupaten Trenggalek, Sampang dan Tuban (2014), Kajian Folklor Narasi dan Ritual Besar Masyarakat Tengger Tahap (2016), Kajian Masyarakat Tengger dan Globalisasi (2017), Kajian Narasi dan Diskursus Film Mainstrean dan Sidestream Indonesia (2018), dan Diskursus Nasionalisme dalam Film Biografis Indonesia (2019). Jurnal yang telah terpublikasi di antaranya adalah Mendayagunakan Genre Sastra Flash Fiction untuk Menulis Teks Argumentasi (2015), Kudus and Its Sweet Soya Sauces Stories in Mediating Multicultural Learning (2016), SWOT Analysis to Enhance Productivity of Batik Industri Centre in East Java Province Indonesia (2017), Manifestasi Kearifan Ekologis dalam Karo dan Kasada: Sebuah Perspektif Ekokritik (2018), dan Menjaga Nilai, Menyemai Kepariwisataan Global yang Berkekuatan Lokal (2020). Makalah yang telah disajikan meliputi Ruko Serbu di Kota Malang dan Konstruksi Gaya Hidup Konsumtif (2011), Globalisasi dan Seni Tradisi: Lengger Hibrid dan Potensi Seni Pariwisata Seni Tradisional (2011), Desain Batik Dalam Balutan Narasi Lokal: Reka Ulang Budaya Lokal dan Jiwa Wira usaha untuk Memperkuat Karakter Bangsa (2014), dan Tayub Dance within the Realm of Karo Ritual (2019). Sejumah PKM yang dilaksanakan tiga tahun terakhir di antaranya, yaitu Pelatihan Strategi Pembelajaran High Order Skills bagi Guru di SMA Brawijaya Smart School Malang (2013), Lokakarya Penulisan Teks Argumentasi dengan Flash Fiction bagi Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris STKIP PGRI Pasuruan (2015), dan Bahasa Inggris untuk Profesi Driver UB (2016).

Ary Mustofa Achmad, Universitas Brawijaya

Ary Mustofa Achmad, dosen jurusan Keteknikan Pertanian (TEP) di FTP ini aktif meneliti, menulis jurnal ilmiah, menyajikan makalah, serta melaksanakan pengabdian kepada masyarakat. Sejumlah penelitiannya antara lain Uji Kinerja Mower untuk Mesin Pemanenan Padi (2015), dan Efek Variasi Kepadatan Benih Pada Media Persemaian Terhadap Peformansi Rice Transplanter Tipe Indo Jarwo (2016). Jurnal yang telah terpublikasi diantaranya, yaitu Rancang Bangun Sistem Penyerap Karbondioksida (CO2) pada Aliran Biogas dengan Menggunakan Larutan Ca(OH)2 (2013), Aplikasi Sludge Bio–Digester Kotoran Sapi Sebagai Pupuk Organik Terhadap Hasil Produksi Tanaman Jagung di Lahan Kering (2013), Uji Performansi Alat “Digital Formaldehyde Meter” Pendeteksi Kandungan Formalin pada Makanan (2014), Uji Performansi Alat “Digital Formaldehyde Meter” Pendeteksi Kandungan Formalin pada Makanan (2014), EfektifitasPengaplikasianSludge Biogas Pada TanamanJagung di Lahan Kering (2014), Pengaruh Teknik Pemberian Pupuk Organik dari Sludge Bio-Digester terhadap Pertumbuhan Jagung (Zea mays L.) Varietas Bima pada Fase Vegetatif (2015). Makalah yang telah disajikan meliputi The Impotance of Marketing Accompaniment in Sustainable Community Empowerment in Emerging Market (Case Study in Wonorejo Trisulo Village, Kediri Regency) (2019), dan Feasibility Study on Irrigation Management System of Water Pump Grant from Indonesian Goverment to Support Sustainable Local Farming in Malang District (2019). Sejumah PKM yang dilaksanakan tiga tahun terakhir di antaranya, yaitu Pemateri pada Kegiatan “Penyuluhan Pembuatan Pupuk Organik Cair” yang diselenggarakan oleh SD Islam Sabililah Malang (2017), Sebagai Pemateri Budidaya Pertanian Organik di Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Semen (2017), Pengembangan Kawasan Agrowisata Terpadu Di Malang Selatan Dalam Mendukung Segitiga Emas Wisata (Batu, Bromo, Malang Selatan (2017), Tenaga Pengajar Pelatihan Smart Training Center (STC) Oisca Banyuwangi (2018), Memberikan Penyuluhan Terkait Tanah dan Hama Penyakit Tanaman pada Kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa Berprestasi (KKN MAPRES) (2018), Penanganan Pascapanen Buah Sirsak dan Optimalisasi Pemasaran Produk Sirsak di Desa Wonorejo Trisulo, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri (2018), Pengenalan Rumah Pengering Singkong untuk Peningkatan Usaha Tepung Cassava di Pondok Pesantren Nurul Huda Desa Pajaran Kabupaten Malang (2019), dan Inisiasi dan Pengembangan Agro Techno Park (ATP) Terpadu Berbasis Produk Hortikultura di Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri (2019).

Rahmi Febriani, Al Izzah Batu, international Islamic Boarding School

Rahmi Febriani, terlahir di Garut pada 20 Februari 1998. Kebiasaan didongengi dengan teknik membaca nyaring (read aloud) oleh Ibunda Kayawati telah memapah minatnya dalam dunia sastra dan public speaking. Selanjutnya, minat tersebut diperdalam dengan mengambil konsentrasi jurusan sastra pada program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Brawijaya. Selain fokus dalam dunia akademisi, ia juga aktif sebagai master of ceremony (MC) di antaranya pernah menjadi MC dalam Seminar Nasional Kebudayaan II (2018) dan Seminar Nasional Kebudayaan III (2019) yang diselenggarakan FIB UB, ICEL (International Conference on Advances in Humanities, Education and Language 2019) FIB UB, dan BICMST (Brawijaya International Conference on Multidisciplinary Sciences and Technology 2020). Di samping itu, sejumlah karya ilmiah dengan fokus kajian sastra telah berhasil dipublikasikan, baik dalam jurnal maupun seminar ilmiah. Karya tersebut, antara lain Perempuan-perempuan Pemeluk Erat Adat: Studi Etnografi Perempuan Tengger (2018), Slametan Tengger sebagai Mekanisme dalam Menjaga Tradisi dan Membangun Integrasi (2018), Folklor Tengger: Literasi Harmoni Budaya, Konservasi, dan Kewirausahaan (2018), Folklor Unan-unan Tengger: Membentang Kearifan Ekologis, Mewujud Keselaran Kosmis (2019), Dimensi Ekologis Folklor Unan-unan Tengger (2020).

Selain itu, ia juga menjadi kontributor dalam buku Kumpulan Cerita Pendek Marianne dengan judul cerpen Merakit Bulan Sabit (2018) dan kumpulan puisi Romansa Sepotong Malam dengan judul esai Catatan Tentang Duka: Mengarung Duka Melalui Kata (2019). Sejumlah prestasi juga berhasil diraih di antaranya terpilih sebagai Duta Kebudayaan FIB (2017), lolos pendanaan proposal penelitian dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang diselenggarakan oleh DIKTI (2018), masuk dalam juara 5 besar lomba esai nasional di Universitas Udayana (2018), dan juara 1 dalam lomba esai nasional di Universitas Brawijaya (2018).

References

Adab, Gugus dkk. 2013. Bahagiakah Kalau Manut: Studi Kepatuhan pada Masyarakat Jawa. (online), (https://publikasiilmiah.ums.ac.id/ xmlui/ bitstream/handle/11617/3956/D3.pdf?sequence=1&isAllo wed=y), diakses 27 Mei 2020.

Amir, Adriyetti. 2013. Sastra Lisan Indonesia. Penerbit ANDI: Yogyakarta.

Astika, I Made dan Yasa, I Nyoman. 2014. Sastra Lisan: Teori dan Penerapannya. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Darihastining, Susi. 2016. Etnopuitika Sastra Pentas Jidor Sentulan. Malang: Aditya Media.

Endraswara, Suwardi. 2018. Metodologi Penelitian Gastronomi Sastra. Yogyakarta: Textium.

Fossali, PB. 2008. Seven Conditions for The Gastronomic Sciences. Gastronomic Sci, 4 (8):54-86.

Hartono. 2000. Seni Tari Dalam Persepsi Masyarakat Jawa. Harmonia: Jurnal Pengetahuan dan Pemikiran Seni, vol. 1, no. 2, 2000, hlm. 52.

Hefner, Robert W. 1985. Hindu Javanse: Tengger Tradition and Islam. New Jersey: Princeton University Press.

Irhandayaningsih, Ana. 2012. Kajian Filosofis terhadap Multikuturalisme di Indonesia, (online), (https://ejournal.undip.ac.id/index.php/humanika/article/ view/3988), dikases 3 Juni 2020.

Jazuli M. 1994. Telaah Teoritis Seni Tari. Semarang: IKIP Semarang Press.

Minarto, Soerjo Wido. 2013. Pemahaman Teknik Sebagai Dasar Pengembangan Tari Tradisional. Jurnal TEROB, 4.1 hlm. 72-94.

Minarto, Soerjo Wido. 2008. Struktur Simbolik Dramatari Wayang Topeng pada Dramatari Wayang Topeng Malang Di Dusun Kedungmonggo Desa Karangpandan Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang. Tesis tidak diterbitkan. Magister Pendidikan Seni di UNNES Semarang. Montanari, Massimo. 2002. Food is Culture. New York: Columbia University Press.

Nahak, Hildigardis M. I. 2019. Upaya Melestarikan Budaya Indonesia Di Era Globalisasi, (online), (https://www.researchgate.net/ publication/334000831_UPAYA_MELESTARIKAN_BUDAYA_ INDONESIA_DI_ERA_GLOBALISASI), diakses 27 Mei 2020.

Oetomo, Boedy Setyo. 2015. Strategi Akomodatif Komunitas Tengger dalam Mempertahankan Identitas Keagamaannya (online), (https://blasemarang. kemenag.go.id/journal/index.php/smart/article/view/227), diakses 3 Juni 2020.

Pakasi, Diana Teresa dan Reni Kartikawati. 2013. Antara Kebutuhan dan Tabu: Pendidikan Seksualitas dan Kesehatan Reproduksi bagi Remaja di SMA. 17(2): 79-87. Makara Seri Kesehatan. (online). (http://www.academia.edu/ download/ 33338531/3030-5679-1-SM.pdf) Diakses pada tanggal 21 Mei 2020.

Rahman, Maman. 2012. Konservasi Nilai dan Warisan Budaya (online), (https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/ijc/article/view

/2062), diakses 27 Mei 2020.

Ranjabar, Jacobus. 2006. Sistem Sosial Budaya Indonesia: Suatu Pengatar. Bandung: Ghalia Indonesia.

Rifa’i, K.M. 2016. Internalisasi Nilai-Nilai Religius Berbasis Multikultural dalam Membentuk Insan Kamil, (online), (http://jurnalpai.uinsby.ac.id/index.php/ jurnalpai/article/view/78), dikases 3 Juni 2020

Sari, Mey Kartika. 2015. Biografi Tri Broto Wibisono, Konsep dan Pandangan Terhadap Seni Tari, (online),(https://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/ index.php/ apron/ article/view/12356), diakses 25 Mei 2020.

Sarwono, S.W. dan Meinarno, E.A. 2009. Psikologi Sosial. Jakarta: Salemba Humanika.

Soedarsono. 1972. Djawa dan Bali, Dua Pusat Perkembangan Drama Tari Tradisional di Indonesia. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Suardipa, I Putu. 2018. Problematika Segmentasi dalam Multikultur dalam Masyarakat Hindu Bali, (online),(http://jurnal.stahnmpukuturan.ac.id/index.php/bhuwana/article/view/35/33), diakses 3 Juni 2020/

Subalidinata. 1994. Sarining Kasusastran Djawa, Yogyakarta: Djaker.

Sukatman. 2009. Butir-butir Tradisi Lisan Indonesia: Pengantar Teori dan Pembelajarannya. Yogyakarta: LaksBang PRESSindo

Sukmawan, Sony. 2017a. Pesan-Pesan Lingkungan dalam Folklor Tengger dan Relevansinya bagi Pendidikan Karakter. Makalah, disajikan dalam Seminar Internasional ECKLL VI Unitomo, Surabaya, 23 Agustus 2017,

Sukmawan, Sony dkk. 2017b. Kearifan Ekologi dalam Sastra Lisan Tengger dan Pemanfaatannya Sebagai Sarana Mitigasi Bencana. Jurnal Ilmiah Edukasi dan Sosial, Volume 8, Nomor 8, September 2017.

Sukmawan, Sony. 2017c. Leluhur Tengger: Kehadiran Psikis Sang Penjaga Gerbang Kosmis. Makalah disajikan dalam Seminar Nasional Kesusastraan ATL Jatim-Universitas Trunojoyo, Madura, 14 Oktober 2017.

Sukmawan, Sony. 2018. Sesajen Tengger dalam Perspektif Arkeologis, Folkloristik dan Sastra Lisan. Prosiding Seminar Internasional ECKLL VI, 12 Juli 2018, Unitomo Surabaya.

Sukmawan, Sony dan Rahmi Febriani. 2018. Folklor Tengger: Literasi Harmoni Budaya, Instrumen Pendidikan, Konservasi, dan Kewirausahaan. Makalah, disajikan dalam Seminar Internasional Riksa Bahasa XII UPI, Bandung, 3 November

Sukmawan, Sony, E. Setiawati, M.S. Rizal, R. Febriani. 2020. Dimensi Ekologi Folklor Unan-unan Tengger, (online), (http://jiesjournal.com/index.php /jies/article/view/224), diakses 27 Mei 2020.

Suparlan, Parsudi. 2002. Multikulturalisme, (online), (https://jurnal.ugm.ac.id/jkn/article/ view/22069/14727), dikase 3 Juni 2020.

Suseno, Franz Magnis. 1993. Etika Jawa: Sebuah Analisa Falsafi tentang Kebijaksanaan Hidup Jawa. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Warsaa, Yogi Widya Saka. 2019. Visualisasi Upacara Tawur Agung Kesanga dalam Film Dokumenter “Di Balik Awan Tengger, (online), (http://journal.isi.ac.id/index.php/invensi/article/ download/2671/1032), diakses 27 Mei 2020.

Wirutomo, Paulus, dkk. 2012. Sistem Sosial Indonesia. Jakarta: Universitas Indonesia Press.

Yaqin, Ainul. 2005. Pendidikan Multikultural. Yogyakarta: Pilar Media.

Yunus, Rasid. 2013. Transformasi Nilai-Nilai Budaya Lokal Sebagai Upaya Pembangunan Karakter Bangsa (Penelitian Studi Kasus Budaya Huyula Di Kota Gorontalo), (online), (https://ejournal.upi.edu/index.php/JER/article/view/3508), diakses 27 Mei 2020.

Downloads

Published

November 6, 2025
HOW TO CITE

Details about this monograph

ISBN-13 (15)

978-602-462-443-9