Templates
Sodoran Karo: Telaga Edukasi, Seni, Tradisi, dan Gastronomi Tengger
Keywords:
seni, tradisi, Gastronomi Tengger, Sodoran-KaroSynopsis
Buku yang bertajuk Sodoran Karo: Telaga Edukasi, Seni, Tradisi, dan Gastronomi Tengger ini memuat delapan bab berisi uraian tentang tradisi Karo dan tari Sodoran. Bab 1 membahas ringkas fungsi religius, sosial, dan kultural ritual Tengger. Bab 2 membahas kategorisasi ritual Tengger berdasarkan pelaksanaannya, periode waktu, dan kaitannya dengan siklus kehidupan. Bab 3 memaparkan titiluri Tengger sebagai langkah mengikuti dan meneruskan agama, kepercayaan, dan adat istiadat nenek moyang secara turun-menurun. Aktualisasi tradisi ini sekaligus menjadi jalan konservasi kebudayaan Tengger. Bab 4 membahas prinsip Desakalapatra. Prinsip ini menuntun masyarakat Tengger terbuka dalam memahami dan menerima segala jenis perbedaan, toleran, hidup rukun, dan apresiatif terhadap perbedaan pandangan, keyakinan, kepercayaan, dan tata laku adat. Aktualisasi prinsip ini tampak dalam sebagian besar pelaksanaan tradisi. Potensi kekayaan seni tradisi sakral dan khas yang bernama tari Sodoran diuraikan dalam Bab 5. Tarian Sodoran mengandung nilai filosofis yang sangat mendalam tentang asal mula terjadinya kehidupan. Selanjutnya, Bab 6 membahas salah satu sastra lisan kategori teka-teki lisan yang bernama Cangkriman Kertijoyo. Tradisi bersastra lisan ini digelar dalam konteks upacara suci Karo sehingga pembacaannya tidak sembarangan dilakukan tanpa dilatarbelakangi oleh konteks ritual. Bab 7 membahas ringkas cangkriman dan narasi Sodoran sebagai tradisi lisan dengan karakteristik sastra lisan yang kuat. Kedua teks ini dinilai sebagai sastra lisan karena memiliki aspek pementasan, menampilkan teks, memiliki audien dan mengetengahkan para penampil. Bab 8 memaparkan bagaimana keragaman dan keunikan hidangan Tengger sebagai bagian kecil dari kompleksitas gastroritual. Akhirnya, Bab 9 membahas muatan nilai-nilai positif tentang kehidupan dalam Sodoran. Bab akhir ini juga mendeskripsi berbagai sarana dan prasarana ritual yang sarat akan nilai-nilai filosofis; makna gerak sebagai lukisan perjalanan kehidupan yang memberikan pemahaman tentang sangkan paran; dan relevansinya sebagai sarana edukasi intromisi bagi generasi muda Tengger melalui jalan titiluri.
Downloads
Download data is not yet available.
References
Adab, Gugus dkk. 2013. Bahagiakah Kalau Manut: Studi Kepatuhan pada Masyarakat Jawa. (online), (https://publikasiilmiah.ums.ac.id/ xmlui/ bitstream/handle/11617/3956/D3.pdf?sequence=1&isAllo wed=y), diakses 27 Mei 2020.
Amir, Adriyetti. 2013. Sastra Lisan Indonesia. Penerbit ANDI: Yogyakarta.
Astika, I Made dan Yasa, I Nyoman. 2014. Sastra Lisan: Teori dan Penerapannya. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Darihastining, Susi. 2016. Etnopuitika Sastra Pentas Jidor Sentulan. Malang: Aditya Media.
Endraswara, Suwardi. 2018. Metodologi Penelitian Gastronomi Sastra. Yogyakarta: Textium.
Fossali, PB. 2008. Seven Conditions for The Gastronomic Sciences. Gastronomic Sci, 4 (8):54-86.
Hartono. 2000. Seni Tari Dalam Persepsi Masyarakat Jawa. Harmonia: Jurnal Pengetahuan dan Pemikiran Seni, vol. 1, no. 2, 2000, hlm. 52.
Hefner, Robert W. 1985. Hindu Javanse: Tengger Tradition and Islam. New Jersey: Princeton University Press.
Irhandayaningsih, Ana. 2012. Kajian Filosofis terhadap Multikuturalisme di Indonesia, (online), (https://ejournal.undip.ac.id/index.php/humanika/article/ view/3988), dikases 3 Juni 2020.
Jazuli M. 1994. Telaah Teoritis Seni Tari. Semarang: IKIP Semarang Press.
Minarto, Soerjo Wido. 2013. Pemahaman Teknik Sebagai Dasar Pengembangan Tari Tradisional. Jurnal TEROB, 4.1 hlm. 72-94.
Minarto, Soerjo Wido. 2008. Struktur Simbolik Dramatari Wayang Topeng pada Dramatari Wayang Topeng Malang Di Dusun Kedungmonggo Desa Karangpandan Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang. Tesis tidak diterbitkan. Magister Pendidikan Seni di UNNES Semarang. Montanari, Massimo. 2002. Food is Culture. New York: Columbia University Press.
Nahak, Hildigardis M. I. 2019. Upaya Melestarikan Budaya Indonesia Di Era Globalisasi, (online), (https://www.researchgate.net/ publication/334000831_UPAYA_MELESTARIKAN_BUDAYA_ INDONESIA_DI_ERA_GLOBALISASI), diakses 27 Mei 2020.
Oetomo, Boedy Setyo. 2015. Strategi Akomodatif Komunitas Tengger dalam Mempertahankan Identitas Keagamaannya (online), (https://blasemarang. kemenag.go.id/journal/index.php/smart/article/view/227), diakses 3 Juni 2020.
Pakasi, Diana Teresa dan Reni Kartikawati. 2013. Antara Kebutuhan dan Tabu: Pendidikan Seksualitas dan Kesehatan Reproduksi bagi Remaja di SMA. 17(2): 79-87. Makara Seri Kesehatan. (online). (http://www.academia.edu/ download/ 33338531/3030-5679-1-SM.pdf) Diakses pada tanggal 21 Mei 2020.
Rahman, Maman. 2012. Konservasi Nilai dan Warisan Budaya (online), (https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/ijc/article/view
/2062), diakses 27 Mei 2020.
Ranjabar, Jacobus. 2006. Sistem Sosial Budaya Indonesia: Suatu Pengatar. Bandung: Ghalia Indonesia.
Rifa’i, K.M. 2016. Internalisasi Nilai-Nilai Religius Berbasis Multikultural dalam Membentuk Insan Kamil, (online), (http://jurnalpai.uinsby.ac.id/index.php/ jurnalpai/article/view/78), dikases 3 Juni 2020
Sari, Mey Kartika. 2015. Biografi Tri Broto Wibisono, Konsep dan Pandangan Terhadap Seni Tari, (online),(https://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/ index.php/ apron/ article/view/12356), diakses 25 Mei 2020.
Sarwono, S.W. dan Meinarno, E.A. 2009. Psikologi Sosial. Jakarta: Salemba Humanika.
Soedarsono. 1972. Djawa dan Bali, Dua Pusat Perkembangan Drama Tari Tradisional di Indonesia. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.
Suardipa, I Putu. 2018. Problematika Segmentasi dalam Multikultur dalam Masyarakat Hindu Bali, (online),(http://jurnal.stahnmpukuturan.ac.id/index.php/bhuwana/article/view/35/33), diakses 3 Juni 2020/
Subalidinata. 1994. Sarining Kasusastran Djawa, Yogyakarta: Djaker.
Sukatman. 2009. Butir-butir Tradisi Lisan Indonesia: Pengantar Teori dan Pembelajarannya. Yogyakarta: LaksBang PRESSindo
Sukmawan, Sony. 2017a. Pesan-Pesan Lingkungan dalam Folklor Tengger dan Relevansinya bagi Pendidikan Karakter. Makalah, disajikan dalam Seminar Internasional ECKLL VI Unitomo, Surabaya, 23 Agustus 2017,
Sukmawan, Sony dkk. 2017b. Kearifan Ekologi dalam Sastra Lisan Tengger dan Pemanfaatannya Sebagai Sarana Mitigasi Bencana. Jurnal Ilmiah Edukasi dan Sosial, Volume 8, Nomor 8, September 2017.
Sukmawan, Sony. 2017c. Leluhur Tengger: Kehadiran Psikis Sang Penjaga Gerbang Kosmis. Makalah disajikan dalam Seminar Nasional Kesusastraan ATL Jatim-Universitas Trunojoyo, Madura, 14 Oktober 2017.
Sukmawan, Sony. 2018. Sesajen Tengger dalam Perspektif Arkeologis, Folkloristik dan Sastra Lisan. Prosiding Seminar Internasional ECKLL VI, 12 Juli 2018, Unitomo Surabaya.
Sukmawan, Sony dan Rahmi Febriani. 2018. Folklor Tengger: Literasi Harmoni Budaya, Instrumen Pendidikan, Konservasi, dan Kewirausahaan. Makalah, disajikan dalam Seminar Internasional Riksa Bahasa XII UPI, Bandung, 3 November
Sukmawan, Sony, E. Setiawati, M.S. Rizal, R. Febriani. 2020. Dimensi Ekologi Folklor Unan-unan Tengger, (online), (http://jiesjournal.com/index.php /jies/article/view/224), diakses 27 Mei 2020.
Suparlan, Parsudi. 2002. Multikulturalisme, (online), (https://jurnal.ugm.ac.id/jkn/article/ view/22069/14727), dikase 3 Juni 2020.
Suseno, Franz Magnis. 1993. Etika Jawa: Sebuah Analisa Falsafi tentang Kebijaksanaan Hidup Jawa. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Warsaa, Yogi Widya Saka. 2019. Visualisasi Upacara Tawur Agung Kesanga dalam Film Dokumenter “Di Balik Awan Tengger, (online), (http://journal.isi.ac.id/index.php/invensi/article/ download/2671/1032), diakses 27 Mei 2020.
Wirutomo, Paulus, dkk. 2012. Sistem Sosial Indonesia. Jakarta: Universitas Indonesia Press.
Yaqin, Ainul. 2005. Pendidikan Multikultural. Yogyakarta: Pilar Media.
Yunus, Rasid. 2013. Transformasi Nilai-Nilai Budaya Lokal Sebagai Upaya Pembangunan Karakter Bangsa (Penelitian Studi Kasus Budaya Huyula Di Kota Gorontalo), (online), (https://ejournal.upi.edu/index.php/JER/article/view/3508), diakses 27 Mei 2020.
Downloads
Published
November 6, 2025
Categories
HOW TO CITE
Copyright (c) 2020 Sony Sukmawan, M. Andhy Nurmansyah, Ary Mustofa Achmad, & Rahmi Febriani
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Details about this monograph
ISBN-13 (15)
978-602-462-443-9












