Templates
Kurikulum Pendidikan Konservasi Burung di Bagek Kembar - Lombok
Keywords:
Kurikulum, Pendidikan, Konservasi, Burung, LombokSynopsis
Buku kurikulum pendidikan konservasi burung dirancang sebagai panduan
komprehensif untuk memahami pentingnya pelestarian burung dalam ekosistem mangrove, khususnya di kawasan ekowisata Bagek Kembar. Buku ini dapat dijadikan sarana untuk mengembangkan wawasan ekologi yang lebih mendalam, sekaligus terlibat dalam aktivitas nyata untuk melestarikan burung dan lingkungan mereka. Buku ini juga menghubungkan kegiatan konservasi,
sehingga dapat melihat langsung dampak positif dari upaya konservasi.
Buku ini disusun untuk memperkuat keterlibatan masyarakat dalam kegiatan
konservasi. Dengan memahami peran penting burung sebagai bagian integral
dari ekosistem, masyarakat diharapkan dapat berperan sebagai agen perubahan dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan. Selain itu, buku ini dapat dijadikan acuan bagi wisatawan dalam melakukan birdwatching
di ekowisata Bagek Kembar. Tidak menutup kemungkinan, dalam buku ini masih ditemukan adanya ketidaksempurnaan. Oleh karena itu, saran dan perbaikan dari pembaca sangat diharapkan. Ucapan terima kasih disampaikan kepada semua pihak khususnya pengelola Ekowisata Bagek Kembar dan kontributor foto yang membantu dalam penyelesaian buku ini. Semoga buku ini bermanfaat bagi masyarakat dalam upaya-upaya konservasi burung yang ada di Bagek Kembar.
Downloads
Download data is not yet available.
References
Asrori, M. M. (2020). Keanekaragaman Burung Ekowisata Bagek Kembar. Mataram: Balai Konservasi Sumber Daya Alam Nusa Tenggara Barat.
Dyani, N. R., & Dewi, C. S. U. (2021). Kelimpahan Kepiting Bakau (Scylla sp.) di Kawasan Ekosistem Mangrove Bagek Kembar, Nusa Tenggara Barat. Journal of Empowerment Community and Education, 1(3): 54-59.
Fitriana, E. (2018). Strategi pengembangan taman wisata kum kum sebagai wisata edukasi di kota palangkaraya. Jurnal Pendidikan Geografi, 23(2): 94-106.
Gafur, A., Labiro, E., & Ihsan, M. (2016). Asosiasi Jenis Burung pada Kawasan Hutan Mangrove di Anjungan Kota Palu. Warta Rimba, 4(1): 42–48.
Hadinoto, Mulyadi, A., & Siregar, I. S. (2012). Keanekaragaman Jenis Burung di Hutan Kota Pekanbaru. Jurnal Ilmu Lingkungan. 6(1): 25-42.
Hadiprayitno, G., Idrus, A. A., Ilhamdi, M. L., & Mertha, G. (2015). Keanekaragaman Jenis Burung di Kawasan Mangrove Gili Sulat Lombok Timur. Seminar Nasional XI Pendidikan Biologi FKIP UNS.
Hoperson, M.E.N., Hidayatno, N.W. (2020). Hobi memelihara burung kicau dalam seni rupa patung. Sakala Jurnal Seni Rupa, 1(1): 59-73.
Indra, A. S., & Putri, L. P. (2016). Keanekaragaman Burung Air di Rawa Aopa, Taman Nasional Rawa Aopa Watuhonai. Prosiding Seminar Nasional Lahan Basah Jilid 1: 66-73. ISBN: 978-602-6483-33-1.
Informasi Status, Kondisi & Berita Biodiversitas Indonesia. (2015). Konservasi Biodiversitas Raja Ampat Lindungi Ragam Lestari Indonesia. Kons.Biod.Raja Ampat. 4(9): 1-3. ISSN: 2338-5421.
International Union for Conservation of Nature and Natural Resources. (2020). The IUCN Red List of Theatened Species. http://www.iucnredlist.org.
Ismane, M. A., Kusmana, C., Gunawan, A., Affandi, R., & Suwardi, S. (2018). Keberlanjutan pengelolaan kawasan konservasi penyu di pantai Pangumbahan, Sukabumi, Jawa Barat. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam Dan Lingkungan. Journal of Natural Resources and Environmental Management, 8(1): 36-43.
Juhardiansyah, H., Erianto, H., Idham, M. (2019). Studi spesies burung yang diperdagangkan di Kota Ketapang. Jurnal Hutan Lestari, 7(1): 237-247.
Kamal. S., Mahdi, N., & Senja, N. (2013). Keanekaragaman Jenis Burung pada Perkebunan Kopi di Kecamatan Bener Kelipah, Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh. Jurnal Biotik. 1(2): 73 – 79.
Maisyaroh, W., Hakim, L., Sudarto, & Batoro, J. (2021) Bird Diversity in the Gumuk Ecosystem in Jember. IOP Conf. Series: Earth and Environmental Science, doi:10.1088/1755-1315/886/1/012046.
Nurdin., Nasihin, I., Asep, Y.G. (2017). Pemanfaatan keanekaragaman jenis burung berkicau dan upaya konservasi pada kontes burung berkicau di Kabupaten Kuningan Jawa Barat. Wanaraksa, 11(1).
Nurdin., Nasihin, I., Asep, Y.G. (2017). Pemanfaatan keanekaragaman jenis burung berkicau dan upaya konservasi pada kontes burung berkicau di Kabupaten Kuningan Jawa Barat. Wanaraksa, 11(1): 66-74.
Paga, B., Ora, Y. A., & Anu, E. (2023). Upaya Konservasi Elang Flores (Nisaetus Floris) Berdasarkan Persepsi, Motivasi Dan Sikap Masyarakat Di Sekitar Taman Nasional Kelimutu. In Prosiding Seminar Nasional Hasil-Hasil Penelitian, 6(1): 61-69.
Paramita, E.C., Kuntjoro, S., & Ambarwati, R. (2015). Keanekaragaman dan Kelimpahan Jenis Burung di Kawasan Mangrove Center Tuban. Jurnal Lentera Bio, 4(3): 161 – 67.
Peraturan Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem. (2021). Tentang Petunjuk Teknis Penilaian Efektivitas Pengelolaan Kawasan Ekosistem Esensial. Nomor: P.1/KSDAE/BPE2/KSA.4/2/2021.
Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM. 1/12/2018. Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Nomor P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/ 6/2018 Tentang Jenis Tumbuhan Dan Satwa Yang Dilindungi.
Putri, A., Johari, H. I., & Hadi, A. P. (2020). Partisipasi Masyarakat dalam Pelestarian Kawasan Hutan Mangrove Sebagai Objek Daya Tarik Wisata di Desa Cendi Manik Kabupaten Lombok Barat. Prosiding Seminar Nasional Planoearth, 2 (1): 33-37.
rasetya, K. & Agung S. (2017). Burung-burung Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Malang: Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.
Susanty,S. (2019). PKM: Pemandu Wisata di Ekowisata Mangrove Bagek Kembar Sekotong. Media Bina Ilmiah, 13(7): ISSN 1978-3787.
Suyantri, E., Hadiprayitno, G., Santoso, D., Karnan, K., & Ilhamdi, M. L. (2024). Public Perceptions of the Prospective Birdwatching Ecotourism in the Bagek Kembar Mangrove Essential Ecosystem Area (EEA), Sekotong District, West Lombok. In SHS Web of Conferences, 182(9). EDP Sciences.
Syahputra, M R., Ginantra, I. K., & Dalem A.A.G. (2017). Aktivitas Harian Burung Kuntul Kecil (Egretta garzetta) di Pulau Serangan, Bali. Jurnal Biologi Udayana, 22(1): 1-6.
Yulendra, L. & Susanty, S. (2018). Strategi Pengembangan Ekowisata Hutan Mangrove Bagek Kembar Di Desa Cendik Menik Sekotong Lombok Barat. Media Bina Ilmiah, 12(11): 655-666.
Downloads
Published
September 15, 2026
HOW TO CITE
Copyright (c) 2026 National Research and Innovation Agency
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Details about this monograph
ISBN-13 (15)
978-623-174-632-0












