Templates
The International Conference on Language and Literature Preservation (ICLLP 2025)
Keywords:
linguistik, bahasa, pengajaran bahasa, budaya, humanioraSynopsis
Di tengah derasnya arus globalisasi dan digitalisasi yang mengancam eksistensi keragaman bahasa, perlindungan terhadap kekayaan bahasa daerah dan tradisi sastra asli menjadi urgensi yang tidak dapat ditunda. Buku prosiding ini merangkum kumpulan naskah ilmiah terpilih hasil diseminasi pemikiran para akademisi, peneliti, dan praktisi dalam The 2nd International Conference on Language and Literature Preservation (ICLLP) yang diselenggarakan oleh Pusat Riset Preservasi Bahasa dan Sastra, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pada 19-21 Februari 2025.
Mengusung tema berkelanjutan "Celebrating Mother-Tongue Diversity (Merayakan Keberagaman Bahasa Ibu), publikasi ini menghadirkan beragam perspektif multidisipli- ner. Pembahasan di dalamnya membentang luas mulai dari kajian antroponim sistem pemerintahan kuno, toponimi tradisi lisan, ekologi linguistik, dinamika translanguaging identitas budaya, hingga analisis kualitas penerjemahan cerita anak bermuatan matematika.
Prosiding ini bukan sekadar dokumen akademis statis, melainkan wujud komitmen nyata dan referensi teoretis-praktis dalam menyelamatkan bahasa yang terancam punah. Buku ini menjadi sumber inspirasi esensial bagi para pegiat bahasa, pendidik, dan pembuat kebijakan untuk bersinergi merawat bahasa ibu sebagai rumah peradaban dan ingatan kolektif antargenerasi.
Chapters
-
The Titles of Aro and Sugi in the Government System of the Muna People: an Anthroponomastic StudyGelar Aro dan Sugi dalam Sistem Pemerintahan Masyarakat Muna: Sebuah Kajian Antroponomastik
-
Exploration of Village Name Typology in Bantul Regency: An Onomastic ApproachEksplorasi Tipologi Nama Desa di Kabupaten Bantul: Pendekatan Onomastika
-
Discovering the Philosophy of Learning Serat Wulangreh Pupuh Gambuh: Hermeneutical PerspectivePenemuan Filosofi Pembelajaran Serat Wulangreh Pupuh GambuhL Perspektif Hermeneutika
-
Language and Literature Preservation in Society and Culture: An Indian Case StudyPelestarian Bahasa dan Sastra dalam Masyarakat dan Budaya: Studi Kasus India
-
Measuring Knowledge Quality in Wikipedia ToponymPengukuran Kualitas Pengetahuan dalam Toponim Wikipedia
-
Ba- Prefix in kaba Sabai Nan AluihPrefiks ba- dalam Kaba Sabai Nan Aluih
-
Toponymy in the Oral Tradition of the Ambon City CommunityToponimi dalam Tradisi Lisan Masyarakat Kota Ambon
-
Translanguaging as Everyday Practice: The Linguistic Identity of Minangkabau Young Women in West SumatraTranslanguaging sebagai Praktik Sehari-hari: Identitas Linguistik Perempuan Muda Minangkabau di Sumatera Barat
-
The Meaning Concept of Sitting in Javanese: Cognitive Linguistic ApproachKonsep Makna Duduk dalam Bahasa Jawa: Pendekatan Linguistik Kognitif
-
Explicit Translation of Children's Stories Containing Mathematics: A Case Study of Javanese to IndonesianEksplisitasi Penerjemahan Cerita Anak Bermuatan Matematika: Studi Kasus Bahasa Jawa ke Bahasa Indonesia
Downloads
Download data is not yet available.
References
Alès, C. (2013). Systems of Naming and Creolization: Authentic Acculturation and/or Authentic Tradition? The Yanomami Case. Tipití: Journal of the Society for the Anthropology of Lowland South America, 11(1), 35–51. https://digitalcommons.trinity.edu/tipiti
Ainiala, T., & Ostman, J.-O. (2017). Socio-onomastics (T. Ainiala & J.-O. Östman, Eds.). John Benjamins Publishing Company. https://doi.org/10.1075/pbns.275
Alhadad Efendi, B., & Erniwati. (2022). Pola Nama Etnis Tionghoa Padang Pada Masa Orde Baru. Kronologi, 4(3), 1–16.
Becker, A. L. (1979). Text-Building, Epistemology, and Aesthetics in Javanese Shadow Theater. In A. L. Becker & A. A. Yengoyan (Eds.), The Imagination of Reality: Essays in Southeast Asian Coherence Systems. Ablex Publishing.
Brown, J. (2023). The Role of Titles in Social Organization. Journal of Social Structures, 17(1), 112-129.
Davis, M. (2022). Administrative Roles and Noble Titles in Governance. Governance and Public Administration Journal, 14(3), 225-243.
Geertz, C. (1960). The Religion of Java. University of Chicago Press.
Hanks, P. (1998). Patrick Hanks, Flavia Hodges - A Dictionary of Surnames-Oxford University Press.
Hey, D. (2000). FAMILY NAMES AND FAMILY HISTORY.
Isnendes, R. (2020). Nama sebagai sebuah kesadaran identitas manusia Sunda: Kajian budaya. Jurnal Lokabasa: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, Dan Budaya Daerah Serta Pengajarannya, 11 (2), 200 – 206. https://doi.org/https://doi.org/10.17509/jlb.v11i2.29146
Jatmiko, B. (2019). Studi onomastika biblikal dalam sejarah linguistik penulisan teks perjanjian baru. Jurnal Sanctum Domine: Jurnal Teologi, 9(1), 45–68. https://doi.org/https://doi.org/10.46495/sdjt.v9i1.57
Jones, A., & Brown, B. (2018). Social Recognition and the Construction of Identity in Rural Communities. Journal of Cultural Studies, 15(2), 45-63.
Kridalaksana, H. (2008). Kamus Linguistik. Gramedia Pustaka Utama.
Langendonck, W. van. (2007). Theory and typology of proper names. Mouton de Gruyter.
Lauder, A. F., & Lauder, M. R. M. T. (2015). Ubiquitous place names Standardization and study in Indonesia. Wacana, 16(2), 383. https://doi.org/10.17510/wacana.v16i2.383
Lehrer, A. 2006. Proper names: Semantic aspects. In Brown, Keith (ed.), Encyclopedia of language & linguistics, 141–144. Oxford: Elsevier.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1984). Qualitative Data Analysis: A Sourcebook of New Methods. Beverly Hills, CA: Sage Publications.
Novikova, O. N., Muryasov, R. Z., Aznabaeva, A. F., Belyaev, A. N., Kalugina, Y. V., Mustafina, A. R., Shpar, T. V., Taletskaya, T. N., & Khazhieva, Z. R. (2019). Ethno-linguistic distribution of anthroponyms in the name system of multinational region. Space and Culture, India, 7(1), 104–116. https://doi.org/10.20896/saci.v7i1.418
Perdana, P. R., Lauder, M., & Lauder, A. F. (2016b). Clan names of the Simalungun Batak: The naming system of an Indonesian ethnic group. Onoma, 51, 145–160. https://doi.org/10.34158/onoma.51/2016/7
Putri Dwi Iswati, R. (2021). Onomastics in The “Sosok” Rubric on Kompas Daily Newspaper. 5. https://doi.org/10.21009/AKSIS
Ramos, A. R. (1974). How the Sanuma Acquire Their Namesl. JSTOR, University of Pittsburgh, 13(2), 1–16. https://about.jstor.org/terms
Sibarani, Robert. 1993. Pemberian Nama sebagai Awal Pemunculan Linguistik. Dalam Makna Nama dalam Bahasa Nusantara: Sebuah Kajian Antropolingustik, editor Robert Sibarani & Henry Tarigan, 7–28. Bandung: Bumi Siliwangi.
Smith, J. (2006). Naming Practices and Social Structures in Batak Toba Society. Journal of Southeast Asian Studies, 37(3), 509-528.
Smith, A. (2023). The Social Significance of Noble Titles. Journal of Social Hierarchy and Governance, 18(1), 45-67.
Sobarna, C., & Afsari, A. S. (2020). Pola Nama pada Masyarakat Baduy. Ranah: Jurnal Kajian Bahasa, 9(2), 287. https://doi.org/10.26499/rnh.v9i2.2939
Sugiri, E. (2003). Perspektif budaya perubahan nama diri bagi keturunan Tionghoa di wilayah pemerintah Kota Surabaya. Jurnal Bahasa Dan Seni, 31(1), 54–68.
Taylor, L. (2019). Social Identity and Recognition Theory: Understanding Cultural Practices in Southeast Asia. Anthropological Review, 32(1), 78-94
Published
August 24, 2026
HOW TO CITE
Copyright (c) 2026 National Research and Innovation Agency
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












