Redesain Kebijakan Perkebunan Menuju Indonesia Emas 2045

Authors

Delima Hasri Azahari
Badan Riset dan Inovasi Nasional

Keywords:

hilirisasi perkebunan, kebijakan perkebunan, perkebunan berkelanjutan, inovasi digital, korporatisasi petani

Synopsis

Subsektor perkebunan merupakan salah satu pilar strategis pembangunan ekonomi Indonesia, dengan kontribusi penting terhadap penyediaan devisa, penyerapan tenaga kerja, pembangunan perdesaan, serta ketahanan pangan dan energi nasional. Namun, di tengah dinamika global yang ditandai oleh perubahan iklim, meningkatnya regulasi lingkungan internasional, dan persaingan perdagangan yang semakin ketat, desain kebijakan perkebunan Indonesia menghadapi tantangan struktural berupa stagnasi produktivitas, ketimpangan penguasaan lahan, konflik agraria, dan ketergantungan pada ekspor bahan mentah bernilai tambah rendah.

Orasi ilmiah ini mengulas dinamika historis dan kebijakan subsektor perkebunan Indonesia sekaligus menawarkan redesain kebijakan yang menempatkan keberlanjutan sebagai sumber keunggulan kompetitif. Redesain tersebut dibangun di atas integrasi closed-loop value chain berbasis digital, korporatisasi perkebunan rakyat, dan perlindungan lahan produktif, yang dioperasionalkan melalui peningkatan produktivitas berbasis teknologi, hilirisasi bernilai tambah tinggi, penguatan tata kelola, serta pengembangan ekonomi sirkular dan inovasi hijau. Melalui pendekatan ini, subsektor perkebunan diarahkan untuk bertransformasi menjadi fondasi bioekonomi yang inklusif, berdaya saing global, dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Delima Hasri Azahari, Badan Riset dan Inovasi Nasional

Dr. Ir. Delima Hasri Azahari, M.S., lahir di Tanjung Karang, Lampung, pada 4 Desember 1956, adalah anak keenam dari sepuluh bersaudara, putri pasangan Kol. (Purn.) TNI. H. Azahari (almarhum) dan Hj. Hasimah Azahari (Almarhumah). Beliau menikah dengan Dr. dr. H. Hendro Darmawan, M.Sc., Sp.JP., FIHA, dan dikaruniai tiga orang anak, yaitu Ranitya Kusumadewi, S.E., S.T., M.A., M.A., Ph.D., H. Ramiaji Kusumawardhana, S.P., M.A., Ph.D., dan dr. Rahmadia Kusumamardhika.
Berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 39/M Tahun 2021 tanggal 30 Agustus 2021 yang bersangkutan diangkat sebagai Peneliti Ahli Utama di Kementerian Pertanian terhitung mulai tanggal 2 November 2021. Berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 33/M Tahun 2022 tanggal 23 Agustus 2022 yang bersangkutan diangkat sebagai Peneliti Ahli Utama di Badan Riset dan Inovasi Nasional.
Berdasarkan Keputusan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Nomor 82/I/HK/2026 tanggal 10 Februari 2026 yang bersangkutan melakukan pengukuhan Profesor Riset.
Menamatkan pendidikan dasar pada tahun 1968 di Sekolah Dasar Mardi Yuana Bogor, tahun 1971 di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Bogor, tahun 1974 di Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Bogor. Beliau memperoleh gelar Insinyur Pertanian dari Institut Pertanian Bogor pada tahun 1979, Magister Sains (M.S.) dari Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor pada tahun 1983 dan Doctor of Philosophy (Ph.D.) dari University of Illinois at Urbana-Champaign, Illinois, Amerika Serikat, pada tahun 1991.
Selama kariernya, Dr. Delima telah mengikuti berbagai pelatihan yang relevan dengan bidang kompetensinya, antara lain (i) Scientific Writing Workshop (1984); (ii) Penggunaan Perangkat Lunak SAS (1985); (iii) Latihan Metode Penelitian Sosial Ekonomi Pertanian (1994); (iv) Metode Penelitian dan Pengembangan Pertanian dengan Pendekatan Agribisnis (1995); (v) Policy Option to Promote Agricultural Growth and Reform in An Era of Rising Commodity Prices Training Program (2008); (vi) Effectively the Disciplines of Commercial Diplomacу (2010); dan (vii) pelatihan lainnya yang mendukung pengembangan kompetensi profesionalnya.
Telah melaksanakan penugasan ke luar negeri selama 194 kali, dalam rangka menghadiri kegiatan ilmiah sebagai pemakalah maupun nara sumber dalam kapasitasnya sebagai peneliti; Ketua dan anggota delegasi dalam rangka negosiasi pada perundingan perdagangan bilateral, regional dan internasional terutama pada perjanjian perdagangan bidang pertanian (Agreement on Agriculture) pada kerangka perjanjian perdagangan dunia, World Trade Organisation (WTO) di Jenewa dan Head Quarter UN di New York dan Perwakilan UN di Jenewa (ILO); di Roma, Italia (FAO), Wina, Austria (UNIDO) serta HQ Bank Dunia (WB) dan IMF di Washington, DC. Serta berbagai kegiatan kerja sama komoditas, seperti International Coffee Organisation (ICO) di London, Specialty Coffee Asociation of America (SCAA); Consorcium on Palm Oil Producing Countries (CPOPC), International Cocoa Organization (ICCO); International Sugar Organization dan Inter Governmental Group on Tea (IGG on Tea) serta sebagai Continental Superadvisory Board (CSB) Global Solidaridad Network.

Jabatan fungsional peneliti beliau diawali sebagai (i) Ajun Peneliti Muda (Golongan III/b, 1986); (ii) Ajun Peneliti Madya (Golongan III/c, 1989; (iii) Peneliti Ahli Madya (Golongan IV/e, 2009); (iv) Peneliti Ahli Madya (Golongan IV/e, 2012); dan Peneliti Ahli Utama (Golongan IV/e, 2021).
Selain memulai karier sebagai peneliti muda, juga dipercaya memegang jabatan struktural pada usia yang sangat muda, yaitu 34 tahun, antara lain sebagai (i) Pejabat Sementara (Pjs.) Pembantu Asisten Menko Ekku dan Pengawasan Pembangunan Bidang Ekonomi, Urusan Pertanian dan Pangan, dengan pangkat Penata Tingkat I (Golongan III/d) tahun 1993, (ii) Pembantu Asisten Urusan Pertanian pada Asisten II Menteri Negara Kordinator Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri, dengan pangkat Pembina Tk. I (Golongan IV/b) tahun 1998; (iii) Asisten Deputi Urusan Pengembangan Ketahanan Pangan dan Hortikultura pada Deputi II Menteri Negara Kordinator Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri, Kantor Menteri Negara Kordinator Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri, Pembina Tk. I (Golongan IV/b) tahun 2000; (iv) Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Kerja Sama Internasional, Pembina Tk. I (Golongan IV/b) tahun 2001; (v) Kepala Badan Karantina Pertanian, Pembina Utama Muda (Golongan IV/c) tahun 2001; (vi) Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian, Kementerian Pertanian, Pembina Utama Madya (Golongan IV/d) tahun 2003; dan (vii) Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Hubungan Antar Lembaga Negeri dan Kerja Sama Luar Negeri, Kementerian Pertanian, Pembina Utama Madya (Golongan IV/d) tahun 2005.
Dr. Delima dipercaya memegang berbagai jabatan manajerial dan komisaris, antara lain (i) Ketua Tim Peneliti Bidang Pertanian pada Center for Policy and Implementation Studies (CPIS) tahun 1991–1999; (ii) Komisaris PT. Pupuk Sriwidjaya tahun 1993–1995; (iii) Komisaris PT. Petrokimia Gresik tahun 1995–1998; (iv) Komisaris PT. Perkebunan Nusantara XI tahun 1998–2003; (v) Anggota Tim Perumus Manajemen Penangulangan Penyelundupan Gula tahun 2004; (vi) Anggota Tim Kerja Pengembangan Biodiesel Berbasis Tanaman Perkebunan tahun 2004; (vii) Penanggung Jawab Tim Pembinaan Lembaga Mandiri yang Mengakar di Masyarakat (LPM3) tahun 2005–2006; (viii) Komisaris Utama PT. Perkebunan Nusantara XI tahun 2003–2008; (ix) Komisaris Utama PT. Perkebunan Nusantara XII tahun 2008–2013; (x) Komisaris Utama PT. Perkebunan Nusantara VI tahun 2013–2018; (xi) Ketua Tim Pengarah pada Tim Ahli Peneliti Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian dalam Rangka Kerja Sama Penelitian dan Pengembangan dengan Mulia Group tahun 2011–2018; (xii) Tenaga Ahli dalam rangka perundingan perdagangan produk pertanian di Forum Organisasi Perdagangan Dunia (World Trade Organization) tahun 2016–2019; (xiii) Anggota Tim Komisi Inovasi Teknologi Kebijakan Perkarantinaan Badan Karantina Pertanian tahun 2019; dan (xiv) Anggota Tim Rencana Aksi Nasional Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAN KSB) tahun 2020.
Pada bidang organisasi, Dr. Delima aktif di berbagai organisasi profesi, sosial, dan komoditas, antara lain (i) Ketua Umum Gabungan Perusahaan Perkebunan Indonesia (GPPI) tahun 2017–2022 dan 2022–sekarang; (ii) Ketua Dewan Pembina Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI) tahun 2015–2020 dan 2020–2025; (iii) Wakil Ketua Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI) tahun 2017-20022 dan 2022–sekarang; (iv) Wakil Ketua Dewan Pakar Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) tahun 2025–sekarang; (v) Wakil Ketua Umum HKTI tahun 2020–2025; (vi) Ketua Yayasan Solidaridad Network Indonesia (YSNI) tahun 2015–sekarang; (vii) Ketua Umum Forum Profesional Sriwidjaya tahun 2003–sekarang; (viii) Wakil Ketua Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) tahun 1986–1988; dan (ix) Ketua Umum Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Amerika Serikat (PERMIAS) tahun 1989–1990.
Dr. Delima telah menghasilkan 191 karya tulis ilmiah (KTI), baik ditulis sendiri maupun bersama penulis lain, dalam bentuk buku, jurnal, prosiding, dan publikasi lainnya. Sebanyak 40 KTI ditulis dalam bahasa Inggris.
Beliau juga berperan aktif dalam pembinaan kader ilmiah, antara lain sebagai pembimbing jabatan fungsional peneliti pada Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian, pembimbing skripsi (S1) pada Institut Pertanian Bogor, pembimbing tesis (S2) di Institut Pertanian Bogor dan Universitas Tadulako serta penguji disertasi (S3) di Institut Pertanian Bogor, Wageningen University (Belanda), dan Universität Göttingen (Jerman).
Beliau aktif sebagai anggota Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (Perhepi) sejak tahun 1999 dan Perhimpunan Periset Indonesia (PPI) sejak tahun 2019. Kedua organisasi tersebut menjadi wadah bagi beliau untuk terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan memperkuat jejaring profesional di bidang riset dan ekonomi pertanian.
Sebagai wujud pengabdian dan prestasi, Dr. Delima menerima berbagai tanda kehormatan, antara lain Satyalancana Karya Satya X tahun 1996; Satya Lancana Wirakarya tahun 2000; Citra Karya Bakti Pertiwi pada Kartini Awards tahun 2001; Satya Karya Pembangunan tahun 2002; Satyalancana Karya Satya XX tahun 2004; Satyalancana Karya Satya XXX tahun 2011; dan Satyalancana Karya Satya XXX tahun 2022 dari Presiden Republik Indonesia.

References

Andri, K. B. (2025). Dari ladang ke pasar: Hilirisasi demi kesejahteraan petani. Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian. https://ditjenbun.pertanian.go.id/dari-ladang-ke-pasar-hilirisasi-demi-kesejahteraan-petani/

Andri, K. B. (2025). Perkebunan Indonesia 2025: Pilar ketahanan dan keberlanjutan ekonomi. Kumparan. https://kumparan.com/kuntoro-boga1546514266561/perkebunan-indonesia-2025-pilar-ketahanan-dan-keberlanjutan-ekonomi-24Lt0E9GYCc/full

Ardian, H. Y., & Azahari, D. H. (2020). Strategi komunikasi dalam tata kelola pengembangan kelapa sawit di Indonesia. Analisis Kebijakan Pertanian, 18(2). https://doi.org/10.21082/akp.v18n1.2020.59-74

Astari, A. J., Lovett, J. C., & Wasesa, M. (2025). Sustainable pathways in Indonesia's palm oil industry through historical institutionalism. World Development Sustainability, 6, 100200. https://doi.org/10.1016/j.wds.2024.100200

Azahari, D. H. (2003). Kebijakan proteksi dan promosi produk-produk pertanian untuk mendekatkan kehidupan perdesaan dengan perkotaan. Prosiding Lokakarya Nasional UPN “Veteran” Yogyakarta.

Azahari, D. H. (2006). Turning wastes to wealth. International Conference on Agricultural Wastes.

Azahari, D. H. (2008). Membangun kemandirian pangan dalam rangka meningkatkan ketahanan nasional. Analisis Kebijakan Pertanian, 6(2), 174-195. https://doi.org/10.21082/akp.v6n2.2008.174-195

Azahari, D. H. (2013). Peningkatan nilai tambah minyak kelapa sawit (CPO) melalui hilirisasi industri pangan.

Azahari, D. H. (2016). Indonesian rural women: The role in agricultural development. Jurnal Kajian Ekonomi dan Kebijakan Pertanian.

Azahari, D. H. (2018). Hilirisasi kelapa sawit: Kinerja, kendala, dan prospek. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 36(2), 81–95. https://epublikasi.pertanian.go.id/berkala/fae/article/view/1134/1107.

Azahari, D. H. (2018). Sawit Indonesia yang berkelanjutan. IAARD Press.

Azahari, D. H., Faqih, A., & Elizabeth, R. (2018). Hilirisasi kelapa sawit: Kinerja, kendala, dan prospek (catatan edisi dengan penekanan R&D yang dikutip berada pada edisi yang sama 2018).

Azahari, D. H., Lubis, D. P., & Muljono, P. (2018). Multi-stakeholder engagement in Indonesia sustainable palm oil governance. Jurnal Manajemen & Agribisnis, 15(1), 1-10. https://doi.org/10.17358/jma.15.1.96

Azahari, D. H., Elizabeth, R., & Faqih, A. (2020). The increasing of competitiveness of agro-industry products through institutional empowerment to support the achievement of sustainable agricultural development. International Journal of Energy Economics and Policy, 10(5), 663-671. https://econjournals.com/index.php/ijeep/article/view/10376

Azahari, D. H., Kusumawardhana, R., & Chen, J. K. (2020). Indonesian oil palm replanting program will support achieving sustainable development goals. American Journal of Humanities and Social Sciences Research, 4(7), 271-278. https://www.ajhssr.com/wp-content/uploads/2020/07/ZI2047271278.pdf

Azahari, D. H., Lubis, D. P., Muljono, P., & Ardian, H. Y. (2020). Strategi komunikasi dalam tata kelola pengembangan kelapa sawit di Indonesia. Analisis Kebijakan Pertanian, 18(1), 1-15. https://doi.org/10.21082/akp.v18n1.2020.59-74

Azahari, D. H., & Darwis, V. (2021). Commodity model and policy impacts in the case of Indonesian palm oil. Paper presented at International Oil Palm Conference (IOPC 2014), Bali, 17–19 Juni 2014.

Azahari, D. H., et al. (2021). Lessons learned from Europe’s peat management regimes. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 648, 012096. https://doi.org/10.1088/1755-1315/648/1/012096

Azahari, D. H., et al. (2021). The competitiveness of Indonesia’s pepper export and its challenges. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 892, 012074. https://doi.org/10.1088/1755-1315/892/1/012074

Azahari, D. H., Tjahyono, E., Damanik, R. M. F. P. N., Widyastuti, T. W., & Hidayat, W. N. (2021). Peningkatan kesejahteraan petani sawit rakyat melalui sertifikasi Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO).

Azahari, D. H. (2022). Hilirisasi kelapa sawit: Kinerja, peluang, kendala, dan tantangan. Dalam Bunga Rampai Kelapa Sawit Indonesia Untuk Dunia (pp. 106–107). IPB Press.

Azahari, D. H., et al. (2022). Specialty coffee: Kinerja, tantangan dan kebijakan yang diperlukan. Dalam Bunga Rampai Rantai Pasok Pertanian.

Azahari, D. H., & Hadiutomo, K. (2022). Bunga rampai kelapa sawit Indonesia untuk dunia. IPB Press.

Azahari, D. H., Hadiutomo, K., Tarigan, H., Darwis, V., Supriadi, E., & Talitha, F. (2022). Bunga Rampai Perkebunan Indonesia untuk Dunia. Bogor: PT Penerbit IPB Press.

Azahari, D. H., Hidayat, W. N., Farih, M. A., Wibowo, M. A., & Hartatik, S. (2022). Kajian kebijakan dan strategi penguatan kelembagaan petani dalam pembangunan perkebunan kelapa sawit berkelanjutan.

Azahari, D. H., Hestina, J., Purba, H. J., Yusuf, E. S., Dabukke, F. B. M., & Darwis, V. (2022). Industri kelapa Indonesia: Kinerja dan perspektif pengembangan menuju peningkatan nilai tambah dan daya saing. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 40(1), 55-69. https://epublikasi.pertanian.go.id/berkala/fae/article/view/1283

Azahari, D. H., Irawan, A. R., Kusumawardhana, R., & Hadiutomo, K. (2022). Analisis keunggulan komparatif kelapa sawit Indonesia. Dalam Bunga Rampai Kelapa Sawit Indonesia Untuk Dunia. IPB Press. 978-623-467-519-1

Azahari, D. H., Pasaribu, S. M., Dermoredjo, S. K., & Yusuf, E. S. (2022). Indonesia’s coffee and cocoa agribusiness opportunities in Regional Comprehensive Economic Partnership trade cooperation. https://doi.org/10.1088/1755-1315/892/1/012071

Azahari, D. H., Sinuraya, J. F., & Rachmawati, R. R. (2022). Daya Tahan Sawit Indonesia pada Era Pandemi Covid-19. Dampak pandemi COVID-19: Perspektif adaptasi dan kebijakan sektor pertanian. Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian, Kementerian Pertanian. 978-602-344-297-3

Azahari, D. H., Nurkhoiry, R., & Kusumawardhana, R. (2023). Green downstreaming kelapa sawit: Strategi pengembangan hilirisasi energi dan produk bernilai tambah tinggi. Jurnal Kebijakan Pertanian dan Lingkungan, 9(2).

Azahari, D. H. (2024). BRIN sebut Indonesia ogah didikte Uni Eropa lewat EUDR. Tempo. https://www.tempo.co/ekonomi/brin-pemerintah-tak-tolak-eudr-tetapi-kami-tidak-mau-didikte-1165989

Azahari, D. H. (2024). ETIKAP 2024: Tantangan hilirisasi sawit dan perkebunan berkelanjutan. Sawit Indonesia/BPDPKS. https://www.bpdp.or.id/bpdpks-dukung-etikap-2024-dengan-tema-mengatasi-tantangan-hilirisasi-sawit-dan-perkebunan-berkelanjutan

Azahari, D. H. (2024). ETIKAP GPPI: Hilirisasi tingkatkan nilai tambah dan daya saing produk. Majalah Sawit Indonesia. https://sawitindonesia.com/etikap-gppi-hilirisasi-tingkatkan-nilai-tambah-dan-daya-saing-produk/

Azahari, D. H., Laksani, D. D., Amalia, R., & Kusumawardhana, R. (2024). Strategy for increasing exports of Indonesian palm oil. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1379, 012026. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1379/1/012026

Azahari, D. H., Sarwoprasodjo, S., Hubeis, M., & Sabrina, S. (2024). A palm game design as a development communication strategy to increase knowledge of sustainable oil palm for Gen Z and millennials in Jakarta. Edelweiss Applied Science and Technology, 8(6). https://doi.org/10.55214/25768484.v8i6.2754

Azahari, D. H., Ura, R., et al. (2024). Dokumen kontribusi penguatan Rencana Aksi Nasional Kelapa Sawit Indonesia. CIFOR–ICRAF. https://www.cifor-icraf.org/wp-content/uploads/project/documents/WALF-1653/Report-Kontribusi-Palm-Oil-Nasional_v4.pdf

Azahari, D. H. (2025). Ketua GPPI, Delima Hasri Azahari: Penertiban kawasan hutan harus berkeadilan dan dukung produktivitas petani sawit. https://haisawit.co.id/news/detail/ketua-gppi-delima-hasri-azahari-penertiban-kawasan-hutan-harus-berkeadilan-dan-dukung-produktivitas-petani-sawit

Azahari, D. H. (2025). The global sway of Indonesian palm oil: An export analysis. ScienceDirect. https://doi.org/10.1016/j.scs.2025.105565

Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit. (2023). Buku Saku Sawit Indonesia 2023. BPDPKS.

Bloomberg. (2015). Brief EUDR.

Brad, A., Schaffartzik, A., Pichler, M., & Plank, C. (2015). Contested territorialization and biophysical expansion of oil palm plantations in Indonesia. Geoforum, 64, 100-111. https://doi.org/10.1016/j.geoforum.2015.06.007

Brennan, J. P., & Malabayabas, A. (2011). International Rice Research Institute’s contribution to rice varietal yield improvement in South-East Asia. ACIAR Impact Assessment Series Report No. 74. ACIAR. 978-1-921615-86-7

Chrisendo, D., Krishna, V. V., Siregar, H., & Qaim, M. (2020). Land-use change, nutrition, and gender roles in Indonesian farm households. Forest Policy and Economics, 118, 102245. https://doi.org/10.1016/j.forpol.2020.102245

Cromwell, E., Friis-Hansen, E., & Turner, M. (1992). The seed sector in developing countries: A framework for performance analysis (ODI Working Paper 65). Overseas Development Institute. https://media.odi.org/documents/6969.pdf

Dani, F. Z. D. P., Dermoredjo, S. K., Pasaribu, S. M., Azahari Darmawan, D. H., Sayaka, B., Adnyana, I. M. O., Wardana, I. P., & Mutaqin. (2025). Strategi pengembangan kelapa sawit rakyat dalam pemulihan pascapandemi Covid-19 di Provinsi Sumatera Utara. Analisis Kebijakan Pertanian, 23(1), 19-36. https://doi.org/10.21082/akp.v23n1.2025.19-36.

Darmashanty, N. A., & Kuncoro, T. G. (2025). Analysis of factors affecting the export potential of Indonesian tea plantation products to European countries. Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity), 336-346. https://doi.org/10.23917/iseth.5378

Dermawan, A., Hospes, O., & Termeer, C. J. A. M. (2022). Between zero-deforestation and zero-tolerance from the state: Navigating strategies of palm oil companies of Indonesia. Forest Policy and Economics, 136, 102690. https://doi.org/10.1016/j.forpol.2022.102690

Dick, H., Houben, V. J. H., Lindblad, J. T., & Wie, T. K. (2002). The emergence of a national economy, An economic history of Indonesia, 1800-2000. Crows Nest & Honlulu: Allen & Unwin and University of Hawai’i Press. 978-0824825577

Direktorat Jenderal Perkebunan. (2023). Statistik Perkebunan Jilid I 2022–2024: Tebu. Kementerian Pertanian. Jakarta.

Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian RI. (2024). Kelapa sawit jadi komoditas prioritas hilirisasi sektor pertanian 2025–2029. fortasbi.org.

Eastwood, C., Klerkx, L., & Nettle, R. (2017). Dynamics and distribution of public and private research and extension roles for technological innovation and diffusion: Case studies of the implementation and adaptation of precision farming technologies. Journal of Rural Studies, 49, 1–12. https://doi.org/10.1016/j.jrurstud.2016.11.008

European Commission. (2023). Regulation (EU) 2023/1115 on deforestation-free supply chains. Official Journal of the European Union. https://eur-lex.europa.eu/eli/reg/2023/1115/oj

FAO. (2018–2022). Data tentang produksi teh dunia. https://www.fao.org/faostat/

FAO. (2022). Data tentang produksi cengkeh dunia. https://www.fao.org/faostat/

Faqih, A., Elizabeth, R., & Azahari, D. H. (2020). The increasing of competitiveness of agro-industry products through institutional empowerment to support the achievement of sustainable agricultural development. International Journal of Energy Economics and Policy. https://doi.org/10.32479/ijeep.10376

Forest Watch Indonesia. (2025). Transparansi dan potensi korupsi sektor kehutanan. https://fwi.or.id/transparansi-potensi-korupsi-perkebunan-kelapa-sawit/

Franky, H., et al. (2013). Palm oil and the politics of deforestation. Jakarta: Sawit Watch. 978-979-16853-3-1

Grimble, R., & Chan, M. K. (1995). Stakeholder analysis for natural resource management in developing countries: Some practical guidelines for making management more participatory and effective. Natural Resources Forum, 19, 113–124. https://ideas.repec.org/a/wly/natres/v19y1995i2p113-124.html

Gumbira-Sa’id, E. (2007). Agribisnis dalam dinamika global. Jakarta: LP3ES. 978-979-3333-47-6

Gumbira-Said, E. (2007). Prospek dan tantangan agribisnis dalam pasar global. Makalah disampaikan pada Manager Conference Minamas Plantation, Hotel Ritz Carlton, Jakarta, 27 Oktober 2007.

Hairan, Negara, T. A. S., Koeswahyono, I., & Sugiri, B. (2024). Sovereignty and human rights: Examining sustainable plantation enterprises in Indonesia. Administrative and Environmental Law Review, 5(1), 81-96. https://doi.org/10.25041/aelr.v5i1.3415

Hanawi, S. (2013). Ketimpangan struktur agribisnis dan dampaknya terhadap petani kecil. Jurnal Ekonomi Pertanian, 28(2), 145-162.

Hermawan, I, Firdausy, C. M., Erwidodo, Nugraheni, R.D., Zuhdi, F., Rambe, K.R., Azahari, D. H., Laksani, D.D., & Jacob, F. S. (2026). The potential effects of the implementation of the carbon border adjustment mechanism-The case of Indonesia. Environmental Development, 58, 101375. https://doi.org/10.1016/j.envdev.2025.101375

ICDX. (2023). Mengenal (PSR) Program Peremajaan Sawit Rakyat. ICDX.

ILO. (2013). Potensi dan peluang kelapa. UNDP–ILO.

Institut Teknologi Indonesia; Azahari, D. H., Nurkhoiry, R., et al. (2024). Laporan akhir penelitian analisis kelayakan investasi industri turunan kelapa sawit. Institut Teknologi Indonesia.

IntegrityNext. (2025). EUDR compliance software: Automated supply chain. https://www.integritynext.com/esg-solutions/eudr-deforestation-regulation

IPORICE. (2025). Konferensi IPORICE 2025 dorong inovasi sawit untuk ketahanan energi nasional.

IRSG. (2022). Statistics. International Rubber Study Group. Singapore.

Iseri, F., Iseri, H., Chrisandina, N. J., et al. (2025). AI-based predictive analytics for enhancing data-driven supply chain optimization. Journal of Global Optimization. https://doi.org/10.1007/s10898-025-01509-1

ISS Governance. (2025). Sustainability as a competitive advantage. https://insights.issgovernance.com/posts/sustainability-as-a-competitive-advantage/

Kastner, T., Chaudhary, A., Gingrich, A., Marques, A., Persson, U. M., Bidoglio, G., Provost, G. L., & Schwarzmüller, F. (2021). Global agricultural trade and land system sustainability: Implications for ecosystem carbon storage, biodiversity, and human nutrition. One Earth, 4(10), 1425-1443. https://doi.org/10.1016/j.oneear.2021.09.006

Kementerian Pertanian. (2017). Kinerja 2016 dan program pembangunan pertanian 2017. Jakarta: Kementerian Pertanian.

Kementerian Pertanian. (2023). Laporan tahunan sektor pertanian 2023. Jakarta: Kementerian Pertanian RI.

Kementerian Pertanian RI. (2023). Master plan pengembangan pertanian presisi. Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian. https://psp.pertanian.go.id/storage/1441/ e_Book-- Pertanian-Presisi-4-April--2023.pdf

KMMB. (2025). Transformasi bisnis berkelanjutan untuk daya saing global. https://kmmb.co.id/blog/transformasi-bisnis-berkelanjutan/. Diunduh: 21 Desember 2025

Lestari, Y. S., Kresna, M., Endah, N. H., Atmaja, N. N., Irwanto, E. P., & Pratistha, B. (2025). Policy strategy to stimulate Indonesia’s palm oil downstream industries. The Journal of Indonesia Sustainable Development Planning, 6(2), 214-224. https://doi.org/10.46456/jisdep.v6i2.726

Li, T. M. (2017). The price of un/freedom: Indonesia’s colonial and contemporary plantation labor regimes. Comparative Studies in Society and History, 59(2), 245-276. https://doi.org/10.1017/s0010417517000044

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia. (2022). Sambutan. Dalam Azahari et al., Bunga rampai perkebunan Indonesia untuk dunia. 978-623-467-519-1

Mongabay. (2025). EUDR compliance costs to be minimal, report finds – but industry disagrees. https://news.mongabay.com/2025/03/eudr-compliance-costs-to-be-minimal-report-finds-but-industry-disagrees/

Mubyarto (1992). Tanah dan Tenaga Kerja Perkebunan: Kajian Sosial Ekonomi. Yogyakarta: Aditya Media. ISBN 979-539-010-4.

Narjoko, D., Anas, T., & Herdiyanto, R. (2018). The elusive pursuit of import substitution in 21st century Indonesia. Asian Economic Papers, 17, 73-93. https://doi.org/10.1162/asep_a_00588

Neilson, J., Dwiartama, A., Fold, N., & Permadi, D. (2020). Resource-based industrial policy in an era of global production networks: Strategic coupling in the Indonesian cocoa sector. World Development, 135, 105045. https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2020.105045

Noerdin, E., & Mar’iyah, C. (2024). Regulatory capture by corporations, liberalization of industrial forest sector and deforestation in Indonesia. Journal of Humanities and Social Sciences Studies, 6(7), 17-31. https://doi.org/10.32996/jhsss.2024.6.7.3

Nurkhoiry, R., et al. (2021). Environmental effect of biodiesel mandatory policy. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 892, 012093. https://doi.org/10.1088/1755-1315/892/1/012093

OECD. (2022). Financing green transitions in emerging economies. Paris: OECD Publishing. 978-92-64-96087-9

Paleologo, M, Acampora, M, Barello, S and Graffigna, G. 2025. Uncovering the Landscape of Participatory Research in Agricultural Innovation: A Scoping Review. Citizen Science: Theory and Practice, 10(1):17, 1–14. https://doi.org/10.5334/ cstp.767

Panjaitan, M., Sardjono, A., & Nursadi, H. (2025). Design for strengthening and optimizing business investment policies in the Indonesian palm oil plantation sector. International Journal of Law and Management. https://doi.org/10.1108/IJLMA-09-2024-0340

Pasaribu, S. M., et al. (2015). Study on preparation of agricultural sector facing ASEAN 2015 integrated markets. ICASEPS Newsletter, 8(1), 1–8.

Prajapati, C., Priya, N., Bishnoi, S., Vishwakarma, S., Buvaneswari, K., Shastri, S., Tripathi, S., & Jadhav, A. (2025). The role of participatory approaches in modern agricultural extension: Bridging knowledge gaps for sustainable farming practices. Journal of Experimental Agriculture International, 47(2), 204-222. https://doi.org/10.9734/jeai/2025/v47i23281.

Pranoto, M. H., Winanti, A., & Sugiyono, H. (2024). Spatial Analysis of Regional Planning Related to Moratorium Right to Cultivate (Plantation) in Indonesia. International Journal of Social Science and Human Research, 7(10), 7362-7369. https://doi.org/10.47191/ijsshr/v7-i10-03

Purba, S. F., Yulianti, A., Astana, S., H., Djaenudin, R. D., Hariyadi, Simandjorang, B. M. T. V., Haradongan, F., & Istriningsih. (2023). The contribution of agricultural crop production towards the economic growth of Indonesia’s agricultural sector. E3S Web of Conferences, 444, 02034. https://doi.org/10.1051/e3sconf/202344402034

Purnomo, H., Okarda, B., Dermawan, A., Ilham, Q. P., Pacheco, P., Nurfatriani, F., & Suhendang, E. (2020). Reconciling oil palm economic development and environmental conservation in Indonesia: A value chain dynamic approach. Forest Policy and Economics, 111, 102089. https://doi.org/10.1016/j.forpol.2020.102089

Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian. (2022). Outlook komoditas lada 2022. Kementerian Pertanian. Jakarta.

Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian. (2022). Outlook komoditas pala 2022. Kementerian Pertanian. Jakarta.

Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian. (2024). Analisis kinerja perdagangan komoditas perkebunan. Kementerian Pertanian. Jakarta.

Rauf, R., Yuslaini, N., Febrian, R., & Maulidiah, S. (2024). Policy governance in the plantation sector: Challenges and impacts of palm oil in Riau Province, Indonesia. Journal of Infrastructure, Policy and Development, 8(5), 3181. https://doi.org/10.24294/jipd.v8i5.3181

Rum, I. A., Tukker, A., de Koning, A., & Yusuf, A. A. (2022). Impact assessment of the EU import ban on Indonesian palm oil: Using environmental extended multi-scale MRIO. Science of The Total Environment, 853, 158695. https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2022.158695

Saragih, B. (2021). Transformasi digital dalam sektor perkebunan. Bogor: IPB Press.

Scherzinger, F., Schädler, M., Reitz, T., et al. (2024). Sustainable land management enhances ecological and economic multifunctionality under ambient and future climate. Nature Communications, 15, 4930. https://doi.org/10.1038/s41467-024-48830-z

Septia, E. D., Aqualdo, N., & Darmayuda. (2023). Comparative analysis of export competitiveness of Indonesia cocoa beans to Malaysia before and after the export duty policy. Inovbiz: Jurnal Inovasi Bisnis, 3, 224-230. https://doi.org/10.35314/inovbizmik.v3i1.3315

Setyawan, R. Y., Leksono, R. A. K., & Wulandari, E. Y. (2023). Korporatisasi petani sawit melalui koperasi: Model kemitraan yang tidak mengikis kepemilikan lahan. Jurnal Agriekonomika, 12(2), 123–138. https://doi.org/10.20961/agriekonomika.v12i2.71234

Simatupang, A. (2025). ESG dan keberlanjutan jadi faktor utama untuk menciptakan daya saing perusahaan. Investor Daily.

Sulaiman, A., Ali, M. S. S., & Ahmad, A. (2020). Encouraging comparative advantages of export-oriented Indonesian agriculture products. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 575, 012073. https://doi.org/10.1088/1755-1315/575/1/012073

Sulaiman, A. A., Sulaeman, Y., Mustikasari, N., Nursyamsi, D., & Syakir, A. M. (2019). Increasing sugar production in Indonesia through Land suitability analysis and sugar mill restructuring. Land, 8(4), 61. https://doi.org/10.3390/land8040061

Sulaiman, A. A., Arsyad, M., Amiruddin, A., Teshome, T. T., & Nishanta, B. (2023). New trends of sugarcane cultivation systems toward sugar production on the free market: A review. AGRIVITA Journal of Agricultural Science, 45(2), 395-406. https://doi.org/10.17503/agrivita.v45i2.4066

Susila, I. W. (2005). Peluang pengembangan perkebunan di Indonesia: Perspektif jangka panjang 2025. Bogor: Lembaga Riset Perkebunan Indonesia.

Susila, W. R. (2005). Prospek jangka panjang industri perkebunan Indonesia. Jurnal Agro Ekonomi, 23(1), 45–62.

Syahza, A., Bakce, D., Irianti, M., Asmit, B., & Nasrul, B. (2021). Development of superior plantation commodities based on sustainable development. International Journal of Sustainable Development and Planning, 16(4), 683-692. https://doi.org/10.18280/ijsdp.160408

Transparency International Indonesia & Forest Watch Indonesia. (2025). Proyek sawit 20 juta hektar: Deforestasi masif atau korupsi sistemik? https://ti.or.id/proyek-sawit-20-juta-hektar-deforestasi-masif-atau-korupsi-sistemik/

United Nations. (2015). Transforming our world: The 2030 agenda for sustainable development. New York: United Nations. https://sdgs.un.org/2030agenda

van Assen, B. W., et al. (2021). Beyond the myths about Indonesia’s deforestation. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 892, 012084. https://doi.org/10.1088/1755-1315/892/1/012084

World Bank. (2020). Transforming agriculture value chains for inclusive growth. Washington, DC: World Bank Group.

Downloads

Published

April 14, 2026

Online ISSN

3090-8485
HOW TO CITE

Details about this monograph

ISBN-13 (15)

3090-8485