Templates
REFORMULASI SISTEM AGRIBISNIS JAGUNG BERBASIS RANTAI NILAI DALAM MEMPERKUAT KETAHANAN PANGAN NASIONAL YANG INKLUSIF DAN BERKELANJUTAN: Dinamika perkembangan agribisnis jagung, Peranan, Tantangan, Peluang Komoditas jagung dan dukungan kebijakan, Arah, Sasaran, dan Strategi Reformulasi agribisnis jagung
Keywords:
Reformulasi, Agribisnis Jagung, Rantai Nilai, Ketahanan Pangan, Nasional, Inklusif dan BerkelanjutanSynopsis
Jagung merupakan komoditas strategis nasional yang berperan penting sebagai sumber pangan, bahan baku industri pakan, pangan olahan, bioenergi, dan berbagai produk bioindustri, sehingga menjadi salah satu penopang utama ketahanan pangan nasional yang inklusif dan berkelanjutan. Signifikansi peran tersebut semakin meningkat seiring dengan bertambahnya kebutuhan pangan dan pakan, pertumbuhan jumlah penduduk, perubahan iklim, serta tuntutan terhadap sistem pangan yang lebih efisien, tangguh, dan berdaya saing. Tulisan ini membahas peran agribisnis jagung dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi daya adaptasi komoditas, percepatan inovasi teknologi, penguatan kelembagaan pemasaran, dan dukungan kebijakan yang terintegrasi. Jagung memiliki kemampuan adaptasi agroekologi yang tinggi sehingga dapat dibudidayakan pada beragam kondisi lahan, termasuk lahan sawah, lahan kering, lahan tadah hujan, maupun lahan marginal di berbagai wilayah Indonesia, menjadikannya komoditas yang resilien terhadap perubahan iklim sekaligus berkontribusi dalam menjaga stabilitas produksi nasional. Kemajuan teknologi pra panen melalui pemanfaatan varietas unggul berpotensi hasil tinggi dan toleran terhadap berbagai cekaman, penggunaan benih bermutu, mekanisasi budidaya, pemupukan spesifik lokasi, penerapan pertanian presisi, serta pengendalian organisme pengganggu tanaman secara terpadu telah meningkatkan produktivitas, efisiensi usahatani, dan keberlanjutan sistem produksi. Di sisi lain, inovasi teknologi pasca panen berupa mekanisasi panen, sistem pengeringan modern, penyimpanan menggunakan silo dan teknologi hermetik, standardisasi mutu, serta diversifikasi pengolahan hasil terbukti mampu mengurangi kehilangan hasil, meningkatkan mutu produk, memperpanjang daya simpan, dan menciptakan nilai tambah. Penguatan kelembagaan pemasaran melalui pengembangan koperasi, gabungan kelompok tani, kelembagaan ekonomi petani, kemitraan dengan industri, serta digitalisasi pemasaran dan sistem informasi pasar telah meningkatkan efisiensi distribusi, transparansi harga, akses pasar, posisi tawar petani, dan keterpaduan antarpelaku dalam sistem agribisnis. Selain itu, penguatan kebijakan pemerintah melalui penyediaan benih unggul dan sarana produksi, pembangunan infrastruktur pertanian dan logistik, kemudahan akses pembiayaan, stabilisasi harga, perlindungan perdagangan, penguatan cadangan pangan, serta sinkronisasi kebijakan lintas sektor menjadi faktor penting dalam memperkuat rantai pasok dan rantai nilai jagung dari hulu hingga hilir. Sinergi yang erat antara inovasi teknologi, penguatan kelembagaan, transformasi digital, dan kebijakan yang konsisten menjadi prasyarat utama bagi terwujudnya sistem agribisnis jagung yang produktif, efisien, tangguh, berdaya saing, dan berkelanjutan, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan petani, memperkuat kemandirian pangan nasional, mengurangi ketergantungan terhadap impor, serta meningkatkan ketahanan pangan Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan global.
Downloads
Download data is not yet available.
References
Arief, F., dan Bahtiar (2018). Prospek keberlanjutan desa mandiri benih dalam memproduksi benih jagung hibrida di Sulawesi Selatan. Media Litbang Sulawesi Selatan:, 1(2), 12-25.
Azrai, M., Aqil, M., Andayani, N. N., Efendi, R., Suarni, Suwardi, Jihad, M., Zainuddin, B., Salim, Bahtiar, Muliadi, A., Yasin, M., Hannan, M. F. I., Rahman, & Syam, A. (2024). Optimizing ensembles machine learning, genetic algorithms, and multivariate modeling for enhanced prediction of maize yield and stress tolerance index. Frontiers in Sustainable Food Systems, 8. https://doi.org/10.3389/fsufs.2024.1334421
Azrai, M., Aqil, M., Efendi, R., Andayani, N. N., Makkulawu, A. T., Iriany, R. N., Suarni, Yasin, M., Suwardi, Zainuddin, B., Salim, Sitaresmi, T., Bahtiar, Paesal, & Suwarno, W. B. (2023). A comparative study on single and multiple trait selections of equatorial grown maize hybrids. Frontiers in Sustainable Food Systems, 7. https://doi.org/10.3389/ fsufs.2023.1185102
Azrai M, Bahrun, H. A., Andayani, N. N., Jihad M, Bahtiar, Zainuddin B, Muslimin, & Aqil M. (2024). Global drought tolerant maize research and development: Analysis and visualization of cutting-edge scientific technologies. Journal of Agriculture and Food Research, 18, 101323. https://doi.org/10.1016/j.jafr.2024.101323
Bachrein S, Bahtiar, dan Hasanuddin A. (1994). Paket teknologi dan kendala pengembangan kedelai di tingkat petani: Studi kasus di kecamatan Merauke, Irian Jaya. Edisi Khusus Berimbang, 1994. ISSN:0854-6614.
Bachrein S., Noor M.N., dan Bahtiar (1994). Peranan kelembagaan dalam pengembangan padi gogorancah di Kawasan Danau Tempe. Jurnal Berita Penelitian Pengembangan (BERIMBANG), 15-32. issn: 0854-6614
Bahitar, Sahari, D., Bachrein, S. (1994). Identifikasi faktor determinan dalam sistem usahatanidi Provinsi Irian Jaya. Edisi Khusus: Penelitian Pengembangan. issn: 0854-6614
Bahtiar dan Hipi, A. (1995). Teknologi budidaya jagung menunjang ketersediaan pakan ternak di Nusa Tenggara Barat. In M. D. Wahid, S., Akil (Ed.), Publikasi Wilayah Kering, 4(2), pp 92-97 (pp. 92-97). Proyek Pembangunan Pertanian Nusa Tenggara Timur. isbn: 0854-1979
Bahtiar dan Kumontoi, B. (2015). Tantangan produksi benih jagung komposit di kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara. Prosiding Seminar Nasional Serealia. Tema: Meningkatkan Peran Penelitian Dan Pengembangan Serealia Dalam Mendukung Swasembada Pangan. ISBN: 978-979-8940-8.
Bahtiar dan Pandang, M. S. (1987). Alternatif pola tanam dan pendapatan petani pada lahan sawah tadah hujan di kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Agrikam Penelitian Pertanian Maros, 2(2), 15-19. ISSN 0215-0042
Bahtiar dan Tenrirawe, A. (2006). Hama utama jagung dan cara pengendaliannya pada tingkat petani di Sulawesi Selatan. Prosiding Seminar Ilmiah Dan Pertemuan Tahunan XVI Perhepi Komda Sulsel.
Bahtiar dan Turang, A. (2015). Analisis usahatani terhadap keunggulan VUB jagung di Provinsi Sulawesi Utara. In M. Muis, A., Syafrudin, Bahtiar, Aqil (Ed.), Prosiding Seminar Nasional Serealia. Tema: Meningkatkan Peran Penelitian dan Pengembangan Serealia dalam Mendukung Swasembada Pangan. ISBN: 978-979-8940-8. (pp. 736-744). Balitsereal, Puslitbangtan. isbn: 978-979-8940-40-8
Bahtiar, Demmallino E.B, Ali. M.S. (2021). Komoditas Jagung dalam Persfektif Ilmu-Ilmu Sosial Menyorot Agribisnis Jagung di Indonesia. In Halik, S.H. (Ed.), Teori Ilmu Ilmu Sosial dan Aplikasinya (pp. 1-22). CV. INZANI Makassar.
Bahtiar, Faesal, Juddawi, H. (1997). Tanggapan petani terhadap kredit pola khusus di kabupaten Sidrap. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian. Fakultas Pertanian Dan Kehutanan. Universitas Hasanuddin., 2, 55–59. isbn: 0853-8395
Bahtiar, Sarasutha, IGP., Rauf, M., Syamsuddin T., Sopianit, A., Wally, F., dan Batseba, M.W.T. (1998). Dampak SADP terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahrteraan petani asli Iriian Jaya. Sistem Usahatani Irian Jaya, 1-35. ISBN 979-8094-58-1
Bahtiar, Azrai, M. dan Aqil, M. (2021). The role of institutions in enhancing farmer motivation to carryout corn seed production under corporation system. IOP Conf. Series: Earth and Environmental Science 911 (2021) 012082 IOP Publishing. https://doi.org/10.1088/1755-1315/911/1/ 012082.
Bahtiar, Maamun, M.Y., dan Hasanuddin, A. (1993). Partisipasi kelompok tani dalam sistem produksi lumintu (Studi kasus Desa Selli, kabupaten Bone). Edisi Khusus Penelitian Pengembangan, Balai Penelitian Tanaman Pangan Maros, 1993, Hal. 83-, 83-93. ISBN 979-8045-5-X
Bahtiar, Muchdiana, Margaretha, Rahmi, Muis, Sarasutha, IGP., dan Maamun, M.Y. (1997). Peluang dan kendala pemasaran jagung di Sulawesi Selatan. Risalah Penelitian Jagung Dan Serealia Lain., 13–20. issn: 1410-8259.
Bahtiar, Noor, M.N., Sarasutha, IGP., Nadjamuddin A., dan Sahari, D. (1996). Rekayasa alih teknologi pertanian di Provinsi Irian Jaya. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian No. 1, 1996., 35-47. issn:0853-8395.
Bahtiar, Pakki, S., dan Zubachtirodin (2007). Sistem Perbinihan Jagung. Kelayakan Sosial Usahatani Ekonomi Jagung. Buku JAGUNG Teknik Produksi dan Pengembangan. In Sumarno, Suyamto, Widjono, A., Hermanto dan Kasim, H. (Ed.), Jagung Teknik Produksi dan Pengembangan (pp. 177-191). Pusat Penelitian dan Pengembangan Pertanian Tanaman Pangan.
Bahtiar, Salman, D., Azrai, M., Tenrirawe, A., & Astaman, P. (2023). Role of local institution and indigenous knowledge linkages in overcoming the problem of hybrid corn seeds in remote area. Indigenous Agriculture, 1(1), 1-17. https://doi.org/10.20956/ia
Bahtiar, Sarasutha, IGP., dan Maamun, M.Y. (2001). Potensi dan prosfek pemanfaatan lahan untuk tanaman jagung di Sulawesi Selatan. In Rusastra, I.W., Saenong, S., Ella, A., Sudana, W., Nappu, M.B., Syam (Ed.), Prosiding Seminar Regional Pengembangan Teknologi Pertanian Spesifik Lokasi di Sulaweso Selatan. Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial Ekonomi Pertanian Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Departemen Penelitian, 2001. ISBN%09979-8094-71-9
Bahtiar (1994). Pengelolaan kedelai: Peluang pemanfaatan sawah tadah hujan secara optimal di Bone, Sulawesi Selatan. Jurnal Berita Penelitian Pengembangan (BERIMBANG), 2, 23-32. issn:0854-6614
Bahtiar (2006). Prosfek agribisnis jagung dalam peningkatan pendapatan masyarakat: Studi Kasus Provinsi Gorontalo. Prosiding Seminar Nasional Jagung, ISBN 979-99953-8-8. isbn: 979-99953-8-8
Bahtiar (2007). Pemberdayaan lembaga lokal dalam percepatan adopsi teknologi produksi benih jagung. Prosiding Lokakarya Nasional Akselerasi Diseminasi Inovasi Teknologi Pertanian Mendukung Pembangunan Daerah Dari Desa, 177-186. isbn: 978-979-1415-06-4
Bahtiar (2013). Dinamika kelembagaan penangkaran benih jagung bersari bebas. In A. Muis, A. Syafruddin; Bahtiar, Aqil (Ed.), Prosiding Seminar Nasional Serealia. Tema: Meningkatkan Peran Penelitian Serealia Menuju Pertanian Bioindustri. (pp. 215-345). Balai Penelitian Tanaman Serealia. Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan. isbn:978-979-8940-37-8
Bahtiar (2014). Kelayakan usahatani kedelai pada lahan kering di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Sulawesi Utara. Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian Tanaman Aneka Kacang Dan Umbi Tahun 2014. Pusat Penelitian Dan Pengembangan Tanaman Pangan, Bogor.
Bahtiar (2018). Sorgum sebagai pangan alternatif bagi petani di Flores Timur, NTT. In A. Netty S., Amran, F.D., Hapid (Ed.), Prosiding Seminar Nasional “InovasiTeknologi Pertanian Lahan Kering dalam mewujudkan Ketahanan Pangan Nasional berkelanjutan” (pp. 457-465). Fakultas Pertanian Universitas Muslim Indonesia. ISBN 978-Syam623-90499-0-4
Bahtiar (2023). Keterkaitan Lembaga dalam Memperkuat Produsen Benih Jagung Hibrida Nasional. Universitas Hasanuddin. https://doi.org/https: Hasanuddin University
Bahtiar, Azrai, M., Salman, D., & Arsyad, M. (2023). Efforts to provide national hybrid corn seed for farmers in Gold Mining Area. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1134(1). https://doi.org/10.1088/ 1755-1315/1134/1/012032
Bahtiar, Aqil, M., & Azrai, M. (2021). The role of institutions in enhancing farmer motivation to carryout corn seed production under corporation system. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 911(1), 1-10. https://doi.org/10.1088/1755-1315/911/1/012082
Bahtiar, Arsyad, M., Salman, D., Azrai, M., Tenrirawe, A., Yasin, M., Gaffar, A., Sebayang, A., & Ochieng, P. J. (2023). Promoting the New Superior Variety of National Hybrid Maize: Improve Farmer Satisfaction to Enhance Production. Agriculture (Switzerland), 13(1). https://doi.org/10.3390/agriculture13010174
Bahtiar & Azrai, M. (2019). Respon pengguna terhadap potensi hasil tiga varietas jagung unggul baru Badan Litbang Pertanian di Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Buletin Penelitian Tanaman Serealia, 3(1), 39-48. issn: 2460-6138
Bahtiar & Azrai, M. (2020). Challenges and opportunities for the development of national hybrid seed production in the agribusiness perspective in Indonesia. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 484(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/484/1/012135
Bahtiar, Azrai, M., Biba, M. A., & Syakir, M. (2018). Daya saing calon varietas hibrida Nasa 29 di Jawa Timur. Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan, 2(1), 35. https://doi.org/10.21082/jpptp.v2n1.2018.p35-42
Bahtiar dan Syuryawati. (2018). Tanggapan penyuluh pertanian terhadap pembangunan industri tepung jagung di Kabupaten Bantaeng. Buletin Penelitian Tanaman Serealia Vol. 2, No. 2, Desember 2018. ISSN: 2460-6138.
Bahtiar, Salman, D., Arsyad, M., & Azrai, M. (2022). Synergy of innovation between hybrid corn seed production and seed companies: A Review. Agrivita, 44(3), 604-615. https://doi.org/10.17503/agrivita.v44i3.3907
Bahtiar, Zanuddin, B., & Azrai, M. (2020). Advantages of Hybrid Corn Seed Production Compared to Corn Grain. International Journal of Agriculture System, 8(1), 44. https://doi.org/10.20956/ijas.v8i1.2327
BRIN (2024). Feed Industry Development and Policy Direction in Indonesia. Jurnal Ilmu Peternakan Dan Veteriner, 29(3), 175-188. https://journal.brin.go.id/ jurnalilmu-peternakan
Djamaluddin, Bahtiar, dan Supadmo, H. (1994). Uji teknologi tepat guna budidaya kacang hijau di Nusa Tenggara Timur. Publikasi Lahan Kering. Proyek Penelitian Dan Pengembangan Nusa Tenggara, 12-25. isbn: 0854-1967
Djamaluddin dan Bahtiar (1988). Efisiensi Penggunaan tenaga kerja dalam pengendalian gulma pada pertanaman padi gogorancah di Jeneponto. Jurnal Agrikam Penelitian Pertanian Maros, 3(2), 11-23. ISSN 0215-0042
Faesal, Hartin K., dan Bahtiar (2013). Kajian pemberian berbagai dosis pupuk kompos dalam upaya penerapan pertanian ramah lingkungan dalam usahatani padi. In R. Hendayana, D. M. Arsyad, M. Arifin, E. Ananto, S. Bustaman, A. Djauhari, & R. S. H. Mulyandari (Eds.), Percepatan Pemanfaatan Inovasi Teknologi Pertanian Spesifik Lokasi Mendukung Sulawesi Sebagai Lumbung Pangan Nasional (pp. 58-62). Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian ISBN 978-979-1415-90-3.
Fanzo, J., Davis, C., McLaren, R., & Choufani, J. (2018). The Importance of Food Systems and the Environment for Nutrition.” Food Policy, 79, 1-7.
Firdaus, M., & Fariyanti, A. (2020). Pengembangan kawasan jagung berbasis korporasi petani di Indonesia. Jurnal Agro Ekonomi, 38(2), 95-112. https://journal.ipb.ac.id/ index.php/jagroekonomi
Fitriani, E., Humaedi, A., & Wahyuni, S. (2021). Peran penyuluhan dalam penguatan kapasitas petani berbasis kawasan. Jurnal Agrisocionomics, 5(1), 45-56. https://journal.unhas.ac.id/index.php/agrisosioekonomi
Ginting, R., Utami, W. D., & Azhari, A. (2023). Efektivitas platform digital dalam pemasaran hasil pertanian: Studi pada petani jagung di Sumatera Utara. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 10(1), 39-47.
Hafsah, M. J. (2009). Revitalisasi Pertanian dan Pembangunan Agribisnis di Indonesia. Jurnal Analisis Kebijakan Pertanian, 7(1), 11-25. https://doi.org/10.21082/ akp.v7n1.2009.11-25
Handayani, T., Saptana, & Nurmanaf, A. R. (2020). Skema pembiayaan pertanian melalui KUR dan asuransi untuk mendukung ketahanan pangan. Jurnal Pangan, 29(2), 75-86. https://journalpangan.litbang.pertanian.go.id
Haryanto, B. (2021). Mekanisasi pertanian untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pertanian, 40(1), 1-10. https://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jppp
Haryono, A., & Nasrullah, N. (2023). Maize Utilization and Feed Demand in Indonesia. Tropical Animal Science Journal, 46(2), 97-110.
Hendayana, R., Rachman, B., & Kuncoro, A. M. (2020). Efisiensi penggunaan input pada usahatani jagung di Indonesia. , 38(1), 15-29. Jurnal Agro Ekonomi, 38(1), 15-29. https://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jae
Hutabarat, B., Pasandaran, E., & S. (2013). Kemitraan dalam pemasaran jagung: studi kasus di Jawa Timur dan Sulawesi Selatan. Jurnal Agro Ekonomi, 31(1), 21-39.
Irawan, B. (2005). Pengendalian Alih Fungsi Lahan Pertanian: Perspektif Ekonomi. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 23(1), 1-18. https://doi.org/ 10.21082/ fae.v23n1.2005.1-18
Ismail, I., (2020). Integrasi Jagung-Peternakan untuk Ketahanan Pangan Nasional. Jurnal Agribisnis Indonesia.
Langgara S.B., Noor M.N, Sarasutha IGP, Bahtiar, Nadjamuddin A, dan Suherman. O., (1996). Peluang dan kendala pengembangan jagung dan sorgum di kabupaten selayar. Jurnal Sosial Ekonomo Pertanian. Fakultas Pertanian Dan Kehutanan. Universitas Hasanuddin, 1, 87-102. issn:0853-8395
Malia, E. I., dan Bahtiar (2011). Kajian kelayakan usahatani VUB inpari. Prosiding Semnas Inovasi Teknologi Pertanian Spesifik Lokasi, 1105-1109. ISBN 978-979-1415-74-3
Nadjamuddin A, Noor M.N, Sarasutha, IGP., Bahtiar, Suherman, O., Dahlan, H. A. (1996). Analisis permintaan dan penawaran jagung. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 1, 17-28. issn:0853-8395
Nadjamuddin A, Sarasutha IGP, Noor M.N, Bahtiar, dan Gemas (1998). Karakteristik sumberdaya wilayah andalan Irian Jaya. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian No. 3, 1998. ISSN:0853-8395.
Najamuddin, E., Sebayang, A., Tenrirawe, A., Yasin, M., Manwan, S. W., Djaya, E., Arrahman, A., Salim, Rohimatun, Djaenuddin, N., Saenong, M. S., Fattah, A., Bahtiar, Kuswinanti, T., Aminah, & Hasbi. (2024). Selection and molecular identification of specific entomopathogens in South Sulawesi and the pathogenicity to fall armyworm (Spodopterafrugiperda JE. Smith) (Lepidoptera: Noctuidae). Egyptian Journal of Biological Pest Control, 34(1). https://doi.org/10.1186/s41938-024-00786-4
Noor, M.N., Bachrein, S., dan Bahtiar (1995). Studi kelembagaan saran produksi menunjang usahatani tanaman pangan terlanjutkan. Jurnal Berita Ilmiah Pengembangan (BERIMBANG). issn:0854-6614
Noor, M.N., Bahtiar, dan Maamun, M.Y. (1993). Dampak penerapan teknologi tanaman pangan pada lahan sawah tadah hujan di kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Edisi Khusus Penelitian Pengembangan, Balai Penelitian Tanaman Pangan Maros, 149-163. issn:0854-1965
Pandang, M.S., Zubachtirodin, Subandi, dan Bahtiar (1993). Usahatani lorong sebagai teknologi alternatif dalam pengelolaan lahan kritis bergelombang di Sulawesi Selatan. Penelitian Sistem Usahatani. Balai Penelitian Tanaman Pangan Maros ., 4, 16-29. issn: 0854-1965
Pandang M.S, Yasin, M., dan Bahtiar (1989). Perbaikan budidaya dan proteksi untuk peningkatan hasil kacang-kacangan di Bone, Sulawesi Selatan. Jurnal Agrikam Vol, 4 No.1989., 4(1), 27-35. ISSN 0215-0042.
Panikkai, S., Hidayat & Bahtiar (2019). Perencanaan spasial dan strategi peningkatan hasil produksi benih jagung hibrida di Kabupaten Bone. In Diarta, D.B., Surya, I.K.S., Dera, D. (Ed.), Seminar Nasional Pengembangan Agribisnis (pp. 15-25). Program Studi Agribisnis. Fakultas Pertanian, Universitas Udayana.
Prasetyo, E., & Rachman, B. (2020). Pengembangan industri hilir jagung dalam mendukung ketahanan pangan. Jurnal Agro Ekonomi, 38(2), 121-135. https://ejurnal.litbang. pertanian.go.id/index.php/jae
Prayoga, K. (2021). Analisis rantai pasok jagung nasional dalam mendukung industri pakan. Jurnal Manajemen Agribisnis, 19(1), 45-56. https://jurnal.ipb.ac.id/index.php/jmagr
Priyanto, D., Rachman, B., & Suryana, A. (2021). Peran BUMDes dalam penguatan ekonomi petani dan pengembangan kawasan pertanian. Jurnal Pembangunan Pertanian, 42(1), 55-66. https://ejurnal.litbang. pertanian. go.id/index.php/jpp
Purba, R., & Nasution, Z. (2021). Ketersediaan Jagung dan Implikasinya terhadap Industri Pakan Unggas di Indonesia. Jurnal Peternakan Indonesia, 23(3), 211-222.
Saptana, & Daryanto, A. (2019). Strategi adaptasi pertanian terhadap perubahan iklim dalam perspektif ketahanan pangan. Jurnal Forum Penelitian Agro Ekonomi, 37(2), 85-98. ttps://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/fae
Saptana, & Daryanto, A. (2020). Pengembangan infrastruktur agribisnis dalam mendukung ketahanan pangan. Jurnal Pangan, 29(3), 211-222. https://journalpangan. litbang.pertanian.go.id
Saragih, B. (2017). Peran Jagung dalam Industri Pakan Nasional. Jurnal Agro Ekonomi, 35(2), 101-118. https://doi.org/10.21082/jae.v35n2.2017.101-118
Septiani, D., Darwanto, D. H., & Widodo, S. (2021). Diversifikasi pangan berbasis jagung dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Jurnal Agro Ekonomi, 39(2), 141-156.
Simatupang, P., Saliem, H. P., & Rachman, B. (2020). Pengembangan kemitraan jagung–industri pakan dalam mendukung ketahanan pangan./journalpangan. litbang.pertanian.go.id. Jurnal Pangan, 29(1), 15-26.
Soekartawi. (2001). Agribusiness: Theory and Its Application in Indonesia. Agricultural Economics Journal of Indonesia, 9(1), 15-28. https://doi.org/ 10.21082 /aeji.v9n1.2001.
Suarni, S., Harnowo, D., & Azrai, M. (2020). Modernisasi penanganan pascapanen jagung di Indonesia. Jurnal Litbang Pertanian, 39(1), 15-27.
Sudaryanto, T., & Swastika, D.K.S. (2007). Perkembangan Agribisnis Jagung di Indonesia. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pertanian, 26(2), 47-55.
Sudaryanto, T., & Syahyuti (2009). Perkembangan Mekanisasi Pertanian di Indonesia. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 27(1).https://ejurnal.litbang.pertanian. go.id/index.php/fae/ article/view/3113
Sunandar, & Haryanto, B. (2019). Strategi pengembangan industri hilir berbasis jagung di Indonesia. Jurnal Teknologi Industri Pertanian, 29(1), 45-56. https://journal.ipb.ac.id/index.php/jurnaltin
Suprapto, H., Azrai, M., & Efendi, R. (2020). Adaptasi varietas jagung unggul terhadap perubahan iklim. Jurnal Agro, 7(2), 55-63.
Suriadikarta, D. A., & Simanungkalit, R. D. M. (1997). Pemanfaatan pupuk organik untuk meningkatkan produktivitas tanah pertanian. Buletin Tanah Dan Iklim, 15, 31-39.
Suryana, A., & Saliem, H. P. (2017). Masalah dan kebijakan pemasaran hasil pertanian. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 35(1), 1-12.
Suryana, A. (1995). Perkembangan produksi dan konsumsi jagung di Indonesia. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 13(1), 1-17.
Suryana, A. (1996). Kehilangan hasil pascapanen jagung di Indonesia. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pertanian, 15(2), 45-53.
Suryana, A. (2014). Kebijakan ketahanan pangan dan keberlanjutan sistem agribisnis di Indonesia. Jurnal Pangan, 23(1), 1-14.
Suryana, A. (2016). Pengembangan agribisnis jagung berbasis diversifikasi pemanfaatan. Jurnal Agro Ekonomi, 34(2), 101-116. https://doi.org/https://doi.org/10.21082/ jae.v34n2.2016.
Susilowati, S. H., & Maryani, E. (2022). Transformasi sistem pemasaran jagung berbasis digital di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis, 6(2), 153-165.
Sutaryo, D., & Kurniawan, A. (2024). Prospect of Poultry Feed Industry in Indonesia under Feed Raw Material Challenges. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1372. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1372/1/012045
Suwandi (2020). Prospek Pengembangan Jagung Hibrida untuk Mendukung Industri Pakan di Indonesia.” Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan, 39(1), 25-34. Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan, 39(1), 25-34.
Suwarno, A., Harnowo, D., & Azrai, M. (2020). Inovasi teknologi jagung menuju swasembada. Jurnal Litbang Pertanian, 39(1), 1-12.
Suwarno, A. (1994). Karakteristik varietas lokal jagung Indonesia. Buletin Plasma Nutfah, 1(2), 33-41.
Swastika, D. K. S. (2002a). Corn Self-Sufficiency in Indonesia: The Past 30 years and Future Prospects. Jurnal Litbang Pertanian, 21(3), 75-83.
Swastika, D. K. S. (2015). The Four Decades Journey and Future Prospects of Indonesia to Meet Its Demand for Maize. Economics and Finance in Indonesia, 54(1), 25. https://doi.org/10.7454/efi.v54i1.91
Swastika, D. K. S., Agustian, A., & Sudaryanto, T. (2011). Analisis senjang penawaran dan permintaan jagung pakan. Informatika Pertanian, 2(2), 65-75.
Syuryawati, Lalu, M.S., dan Bahtiar (2018). Peranan kelembagaan terhadap pengembangan sorgum di Flores Timur, NTT. In A. Netty S., Amran, F.D., Hapid (Ed.), InovasiTeknologi Pertanian Lahan Kering dalam mewujudkan Ketahanan Pangan Nasional berkelanjutan (pp. 749-760). Fakultas Pertanian Universitas Muslim Indonesia ISBN 978-623-90499-0-4.
Syuryawati, Panikkai, S., Arvan, R. Y., & Bahtiar (2019). Respon petani penerima bantuan benih jagung Balitbangtan di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Bulletin Penelitian Tanaman Sereal, 3(2), 31-39. issn: 2460-6138
Syuryawati, Panikkai, S., & Bahtiar (2020). Sistem produksi benih jagung hibrida di Sulawesi Tengah. Buletin Penelitian Tanaman Serealia, 4(2), 41-52. issn:2460-6138
Tenrirawe, A., Sebayang, A., Rahman, A. A., Bahtiar, & Yasin, M. (2023). Insect-resistance test of Sitophilus zeamais Motschulsky (Coleoptera: Curculionidae) on several maize hybrid lines. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1192(1), 6-12. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1192/1/012020
Wardana, I.P., Widiarta, N., Ramadhan, P. R., Patriyawaty, R. N., Nuning A.S., Priatna S., N. S., D., H., & Bahtiar (2023). Village seed production groups supported by network and capacity building in disseminating modern varieties in Indonesia. BIO Web of Conferences, 69, 1-12. https://doi.org/10.1051/bioconf/20236904012
Wulandari, E., Nugroho, P., & Suryani, D. (2021). Peran kelembagaan kelompok tani dalam mendukung agribisnis jagung. Jurnal Penyuluhan Pertanian, 16(2), 89-100. https://jurnal.ipb.ac.id/index.php/jupe
Yusdja, Y., & Ilham, N. (2006). Kebijakan pengembangan agribisnis jagung dalam mendukung ketahanan pangan. Jurnal Analisis Kebijakan Pertanian, 4(3), 213-229.
Zhao, X., Chen, L., & Li, Y. (2015). Design and Optimization of Corn Sheller with Low Kernel Damage.”. International Journal of Agricultural Engineering, 8(1), 14-21.
Downloads
Published
July 28, 2026
Categories
HOW TO CITE
Copyright (c) 2026 National Research and Innovation Agency
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












