Pengamatan Penelitian Agronomi dengan Peralatan Terbatas
Keywords:
agronomi, penelitian, pengukuran, fotosintesis, transpirasi, karbonSynopsis
Kualitas hasil penelitian dalam bidang agronomi sangat bervariasi. Hal ini dipengaruhi salah satunya oleh ketersediaan sarana dan prasarana penelitian. Sayangnya, peningkatan kualitas hasil penelitian seringkali dihadapi oleh kendala keterbatasan dana, sarana, dan prasarana penelitian. Namun demikian, pengamatan yang lebih rinci
dapat dilakukan dalam bentuk modifikasi pengamatan dengan menggunakan peralatan sederhana yang biasa ditemukan di pasaran dan peralatan buatan sendiri. Penggunaan telepon pintar juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengamatan di lapangan.
Buku Pengamatan Penelitian Agronomi dengan Peralatan Terbatas hadir untuk mendukung penggalian informasi penelitian agronomi dengan pengamatan yang lebih luas dan mendalam dalam kondisi dana, sarana, dan prasarana penelitian yang terbatas. Selain itu, dalam buku ini dijelaskan teknik-tenik pengukuran variabel secara lebih bervariasi untuk penelitian dengan menggunakan peralatan terbatas. Buku ini dapat dimanfaatkan sebagai sumber referensi bagi para peneliti agronomi, baik mahasiswa, dosen, maupun peneliti di lembaga penelitian dan universitas yang dukungan peralatannya terbatas untuk dapat melakukan penelitian agronomi secara mendalam menggunakan variabel yang lebih
bervariatif.
Downloads
References
Abdurachman, U. Haryati & Juarsah, I. (2022). Penetapan kadar air tanah dengan metode gravimetrik. Balittanah Litbang Pertanian. https://balittanah.litbang.pertanian.go.id/ind/dokumentasi/buku/buku%20sifat%20fisik%20tanah/12gravimetrik.pdf
Ai, N. S. & Banyo, Y. (2011). Konsentrasi klorofil daun sebagai indikator kekurangan air pada tanaman. J. Ilmiah Sains, 11(2), 166-173. https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/JIS/article/view/202/153
Aliyaman & Indradewa, D. (2019.) Growth and yield characters of two cashew (Anacardium occidentale L.) cultivars at different ages in Baubau City, South-East Sulawesi Province. Il. Pert. (Agric. Sci.), 4(1), 1–8. https://jurnal.ugm.ac.id/jip/article/view/40216/24477
Alvim, P. de T & Kazlowski, T. T. (Ed.). (1977). Ecophysiology of tropical crops . New York: Academic Press. https://www.sciencedirect.com/book/9780120556502/ecophysiology-of-tropical-crops.
Apsari, T. (2021). Kajian hasil dan mutu buah karika (Carica pubescens l.) pada tiga tinggi tempat berbeda di wilayah dieng. [Skripsi tidak diterbitkan]. Fakultas Pertanian UGM.
Arifin, M., Putri, N. D., Sandrawati, A. & Harryanto, R. (2018). Pengaruh Posisi Lereng terhadap Sifat Fisika dan Kimia Tanah pada Inceptisols di Jatinangor. Soilrens, 16(2), 37 – 44. file:///C:/Users/USER/Downloads/20858-56065-1-SM%20(2).pdf
Aswatini. (2014). Empat masalah penelitian indonesia versi LIPI. LIPI. http://lipi.go.id/berita/single/Empat-Masalah-Penelitian-Indonesia-Versi-LIPI/9408
Ayu, L., Indradewa, D & Ambarwati, E. (2012). Pertumbuhan, hasil dan kualitas pucuk teh (Camelia sinensis l.) kuntze) di berbagai tinggi tempat. Vegetalika, 1(4), 1-12. https://journal.ugm.ac.id/jbp/article/view/1598/1414
Azkiyah, D. R. & Tohari. (2019). Pengaruh ketinggian tempat terhadap pertumbuhan, hasil dan kandungan steviol glikosida pada tanaman stevia (Stevia rebaudiana). Vegetalika, 8(1), 1-12. https://jurnal.ugm.ac.id/jbp/article/view/37165/23784
Baley, L. F., Rothacher, J. S. & Cumming, W. H. (1951). A critical study of the cobalt chloride methode of measuring transpiration. Research Paper no. 1026, Journal Series, University of Arkansas, Botany and Bacteriology Department. https://www.jstor.org/stable/4258566
Binsasi, R., Sancayaningsih, R. P. & Murti, S. H. (2016). Evaporasi dan transpirasi tiga spesies dominan dalam konservasi air di daerah tangkapan air (dta) mata air Geger Kabupaten Bantul Yogyakarta. Bio Edu., 1(3), 32-34. https://jurnal.unimor.ac.id/index.php/JBE/article/view/510/293
Published
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


























