Kamus Bahasa Mbojo-Indonesia-Inggris

Authors

Muhammad Hidayat
Universitas Bina Bangsa
Helius Sjamsuddin
Universitas Pendidikan Indonesia
Muhammad Chaidir

Keywords:

#bahasa #bahasadaerah #kamus

Synopsis

Syair Karambangan merupakan salah satu kekayaan tradisi lisan masyarakat Pamona yang sarat akan keindahan bahasa, makna simbolik, dan nilai-nilai kehidupan. Dituturkan secara lisan dalam berbagai upacara adat maupun peristiwa sosial, syair ini menjadi media untuk menyampaikan nasihat, ungkapan kasih sayang, pesan moral, nilai religius, hingga rekam jejak sejarah dan identitas budaya masyarakat Pamona.

Syair Karambangan Pamona: Kajian Bahasa, Budaya, dan Revitalisasi mengajak pembaca mengenal salah satu warisan sastra lisan masyarakat Pamona yang sarat makna, keindahan bahasa, dan nilai-nilai kehidupan. Buku ini menghimpun 93 Syair Karambangan beserta terjemahannya ke dalam bahasa Indonesia, disertai pembahasan mengenai bentuk, gaya bahasa, cara penyampaian, serta nilai budaya yang dikandungnya. Melalui perpaduan kajian linguistik dan budaya, buku ini menunjukkan bahwa Syair Karambangan bukan sekadar tuturan puitis, melainkan cerminan sejarah, identitas, dan kearifan lokal masyarakat Pamona.

Diharapkan buku ini menjadi referensi sekaligus mendorong pelestarian dan revitalisasi tradisi lisan Indonesia bagi generasi masa kini dan mendatang.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Muhammad Hidayat, Universitas Bina Bangsa

Seorang pendidik sekaligus penikmat sejarah dan sastra. Lahir dan besar di Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), 12 November 1986. Dheyo menyelesaikan pendidikan sarjana pendidikan (S.Pd) di Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mataram. Kemudian ia memperoleh beasiswa LPDP untuk melanjutkan studi di School of Education, The University of Adelaide, South Australia. Sebelumnya pernah mengajar Bahasa Inggris di berbagai lembaga pendidikan non-formal sejak 2011. Dheyo menulis beberapa buku, novel, esai/artikel populer dan ilmiah di jurnal maupun berbagai media lokal dan nasional. Tulisannya tersebar di Kompas.com, IDNTimes, Detik, Tribun Bali, Suara NTB, dan lain-lain. Kini ia menjadi staf pengajar di Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan - Universitas Bina Bangsa, Serang, Banten.

Helius Sjamsuddin, Universitas Pendidikan Indonesia

Helius Sjamsuddin (Hisyam), Guru Besar Ilmu Sejarah di Jurusan Pendidikan Sejarah, Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung. Lahir di Bima (Sumbawa), 7 April 1938. Pendidikan S1 di Jurusan Sejarah FKIS-IKIP Bandung: S2 (M.A) dengan beasiswa Fulbright belajar di Northern Illinois University, USA (1974), mengambil ilmu sejarah dengan major Sejarah Eropa dan Amerika Modern: S3 (Ph.D) atas biaya Monash University, belajar di Monash, Australia (1990) mengambil ilmu sejarah. Sebelumnya ia pernah dikirim oleh Prof. Sartono Kartodirdjo untuk mengikuti program kerjasama Indonesia – Belanda di Leiden, Negeri Belanda (1978-1979). Selain Metodologi Sejarah yang menjadi mata kuliah utamanya, ia telah menulis sejumlah besar karya tulis dan/atau makalah seminar sejarah lokal, nasional, internasional, baik tentang Kalimantan maupun Sumbawa. Ia juga menulis tentang pendidikan sejarah dan pengajaran sejarah. Begitu pula buku-buku ajar untuk sekolah-sekolah menengah dan perguruan tinggi.

Muhammad Chaidir

Muhammad Chaidir (Ado), lahir di kampung Benteng, Bima, 27 Mei 1940. Ia adalah putra Dompu yang sangat peduli terhadap perkembangan dan kemajuan sejarah dan budaya di daerahnya. Dalam rentang usianya, Muhammad Chaidir telah banyak memberikan kontribusi bagi kemajuan budaya di daerah Dompu. Pernah belajar musik klasik di Yogyakarta (Biola). Tidak sedikit karya yang pernah dihasilkan, sebut saja cerita-cerita rakyat, pantun (patu), dan lagu-lagu daerah. Mantan Kasi Kebudayaan Dinas P & K Kabupaten Dompu tahun ini, di usia pensiunnya masih tetap produktif menulis.

References

Budasi, I. G. (2015, August). Pembeda fonologis dan leksikal antara bahasa Sawu di NTT dan bahasa Bima di NTB [Paper presentation]. The 7th International Seminar on Austronesian-non Austronesian Languages and Literature, Denpasar, Indonesia.

Echols, J. M., & Shadily, H. (1995). Kamus Inggris-Indonesia: An English-Indonesian dictionary. Gramedia Pustaka Utama.

Hakim, L., Muslim, N., Hartini, H., Nuryati, N., & Yudiastini, N. M. (2015). Kamus Mbojo-Indonesia. Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Hasan, H. (2021). Pola penggunaan sapaan bahasa Bima. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 7(2), 470–477. https://www.google.com/search?q=https://e-journal.my.id/onoma/article/view/1000

Jonker, J. C. G. (1893). Bimaneesch-Hollandsch woordenboek. Landsdrukkerij.

Jonker, J. C. G. (1894). Bimaneesche texten. Landsdrukkerij.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (n.d.). Bima. Peta Bahasa. Retrieved April 18, 2024, from https://www.google.com/search?q=https://petabahasa.kemdikbud.go.id/bima.php

Novriyadi. (2023, December 21). Peta Nusa Tenggara Barat lengkap dengan nama kota. Lamudi. https://www.lamudi.co.id/journal/peta-nusa-tenggara-barat/

Rachman, A., dkk. (1985). Sistem morfologi kata kerja bahasa Bima. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Rachmawati, D., Yudiastini, N. M., Hakim, L., & Djuwairijah, S. (2018). Kamus peribahasa Mbojo. Kantor Bahasa Nusa Tenggara Barat.

Ridwan, M. (2018). Bentuk pertindihan kelas kata dalam Nggahi Mbojo di Kabupaten Dompu [Doctoral dissertation, Universitas Mataram].

Satyawati, M. S., Purnawati, K. W., & Kardana, I. N. (2019). Ekspresi verba dan pelibatan argumen dalam klausa bahasa Bima (Verbal expressions and argument engagement in the clause of Bimanese language). Mozaik, 19(2), 181–193. https://www.google.com/search?q=https://doi.org/10.20473/mozaik.v19i2.14088

Sugerman. (2014). Sistem morfologi kata kerja bahasa Bima: Perspektif linguistik struktural [Unpublished master’s thesis]. Universitas Mataram.

Sugerman. (2016). Keunikan-keunikan bahasa Bima. Lentera: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(7), 10–21.

Sugerman, Hasan, & Yulianti, E. (2021). Pemarkah deiksis bahasa Bima (sebuah kajian pragmatik). An-Nas: Jurnal Humaniora, 5(2), 27–40. https://www.google.com/search?q=https://doi.org/10.37252/an-nas.v5i2.53

Sugerman, S., Arifin, A., & Marlina, L. (2021). Entitas aspektualitas bahasa daerah dan pengintegrasiannya pada matapelajaran muatan lokal di SMA. Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan), 2(3), 182–192. https://www.google.com/search?q=https://doi.org/10.54371/ainara.v2i3.86

Suryansyah, U. (2017). Interferensi fonologi dan gramatikal bahasa Bima ke dalam bahasa Indonesia pada komunitas mahasiswa Bima-Dompu di lingkungan Universitas Mataram [Doctoral dissertation, Universitas Mataram].

Taman, I. W., et al. (1996). Fonologi bahasa Bima. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Downloads

Published

October 29, 2026

Categories

HOW TO CITE