Bedugul dari Angkasa

Authors

Sutomo, Rajif Iryadi, dan Wawan Sujarwo

Keywords:

Bedugul, dari, Angkasa

Synopsis

Penulis: Sutomo, Rajif Iryadi, dan Wawan Sujarwo

Buku Bedugul dari Angkasa menyajikan tampilan citra satelit kawasan dataran tinggi Bedugul dari Pulau Bali yang dilengkapi dengan foto on-ground serta narasi semi-ilmiahnya.

Selain itu, buku ini juga dilengkapi dengan uraian singkat mengenai pengindraan jauh dan sistem informasi geografi serta informasi menarik dari aspek etnografi seputar sejarah kampung Candikuning sebagai cikal bakal kawasan Bedugul itu sendiri.

Buku pertama yang mendeskripsikan kawasan Bedugul, baik dari citra maupun on-ground ini diharapkan dapat menarik minat baca berbagai macam komunitas masyarakat, dari mulai anak sekolah, khalayak umum, sampai para wisatawan.

Selamat Membaca!

 

Copyeditor :  Heru Yulistiyan Layouter : Siti Qomariyah dan Meita Safitri Cover designer  : Rusli Fazi Registrasi : ISBN 978-602-496-115-2 Halaman : xvi + 70 hal. Dimensi : A5 (14,8 × 21 cm)

©2019 Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Pusat Statistik. (2018). Bali dalam angka 2018. Denpasar: Badan Pusat Statistik Press.

Bakosurtanal. (2003). Bali from space. Bogor: Bakosurtanal.

Candrawan, I. B. G. (2017). Kosmologis masyarakat Hindu di Kawasan Tri Danu dalam pelestarian lingkungan hidup. Jurnal Ilmu Agama dan Kebudayaan, 14(27).

Danoedoro, P. (2012). Pengantar penginderaan jauh. Yogyakarta: Penerbit ANDI.

GrindGIS. (2015). Know basics of remote sensing quickly and become expert. Diakses pada 1 Januari 2019 dari https://grindgis.com/ know-basics-of-remote-sensing/#1.

Iryadi, R., & Sadewo, M. N. (2015). In uence the existence of the Bali Botanical Garden for land cover change in Bedugul basin using Landsat time series. Procedia Environmental Sciences, 24, 158–164.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. (2017). Potensi panas bumi Indonesia jilid 1. Jakarta: Kementerian ESDM.

Kebun Raya Bali. (2018). Sejarah Kebun Raya Bali. Diakses pada 4 September 2018 dari https://www.kebunrayabali.com/sejarah.html.

Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional. (2015). Spesi kasi citra satelit pleiades. Diakses pada 5 Februari 2016 dari http://pusfatekgan.lapan. go.id/wp-content/uploads/2015/02/Informasi-Satelit-Pleiades.pdf.

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. (1992). Studi daya dukung habitat, hidrologi, dan ora fauna endemik di Batukahu Bali untuk perencanaan tenaga listrik panas bumi. Bogor: Pusat Penelitian Biologi LIPI.

Nusa, B. (2018). Habib Umar bin Yusuf Al-Magribi sempat menjadi raja Beratan. Diakses pada 4 Februari 2019 dari https://www.nusabali.com/ berita/31148/habib-umar-bin-yusuf-al-magribi-sempat-menjadi-raja- beratan.

Planck, U., & Sutawan, N. (1983). Die sozial organisation Balinesischer re- isdörfer unter besonderer Berücksichtigung des subak-systems ( e social organization of Balinese rice-growing Villages with special regard to the subak system). Erdkunde, 282–292.

Primack, R. B. (2006). Essentials of conservation biology (Vol. 23). Sunderland: Sinauer Associates.

Purnama, I. N., & Ardyanti, A. A. A. P. (2017). Peramalan kunjungan wisa- tawan di obyek wisata Bedugul menggunakan algoritma fuzzy time series. Smartics Journal, 3(2), 55–58.

Sanjaya, A. (2015). Penginderaan jauh untuk pengelolaan wilayah pesisir. Diakses pada 22 Januari 2019 dari http://aditsanjaya.blogspot. com/2015/05/penginderaan-jauh-untuk-pengelolaan.html.

Septiana, A. (2018). Mengenal pohon rasamala, si tinggi besar dari Tanah Pasundan. Diakses pada 22 Januari 2019 dari https://alampriangan.com/ rasamala-si-eksotis-dari-tanah-pasundan/.

Soedjito, H. (2004). Pedoman pengelolaan cagar biosfer di Indonesia. Jakarta: Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.

Sujarwo, W., & Caneva, G. (2015). Ethnobotanical study of cultivated plants in home gardens of traditional villages in Bali (Indonesia). Human Ecology, 43(5), 769–778.

Sujarwo, W., Lugrayasa, I. N., & Kuswantoro, F. (2018). Studi etnobotani tiga pasar tradisional di Kabupaten Tabanan. Berita Biologi, 17(3), 283–297.

Sumantera, I. W. (2004). Potensi hutan Bukit Tapak sebagai sarana upacara adat, pendidikan, dan konservasi lingkungan. Biodiversitas, 5(2), 81–84.

Sutanto. (1986). Penginderaan jauh 1. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Sutomo. (2009). Kondisi vegetasi dan panduan inisiasi restorasi ekosistem hutan di bekas areal kebakaran Bukit Pohen Cagar Alam Batukahu Bali (suatu kajian pustaka). Jurnal Biologi Universitas Udayana, 13(2), 45–50.

Sutomo, Darma, I., Priyadi, A., Sujarwo, W., Iryadi, R., & Kuswantoro, F. (2018). Ecology of Bedugul basin Bali. Bogor: SEAMEO BIOTROP.

Sutomo & Darma, I. D. P. (2011). Vegetation analysis of Lake Buyan- Tamblingan forest areas Bali for its sustainability management. Bumi Lestari, 11(1), 78–84.

Downloads

Published

December 4, 2019

Categories